BPJS Kesehatan Luncurkan Gerak Sehat Prolanis: Dorong Masyarakat Aktif Cegah Penyakit Kronis

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 27 Oktober 2025 | 11:33 WIB
BPJS Kesehatan Luncurkan Gerak Sehat Prolanis: Dorong Masyarakat Aktif Cegah Penyakit Kronis
Peluncuran Gerak Sehat Peserta Prolanis oleh BPJS Kesehatan. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - BPJS Kesehatan meluncurkan gerakan nasional "Gerak Sehat Prolanis" sebagai upaya mendorong peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk hidup lebih aktif dan sehat. Program ini menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif dalam menghadapi meningkatnya kasus penyakit kronis di Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menjelaskan, Indonesia kini menghadapi beban ganda penyakit (double burden of disease). Di satu sisi, penyakit menular masih ada, namun di sisi lain, jumlah penderita penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung terus meningkat.

"Peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai lebih dari 281 juta orang atau sekitar 98% penduduk Indonesia. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana menjaga mereka tetap sehat di tengah meningkatnya kasus penyakit kronis," ujar Ghufron.

Dalam kegiatan peluncuran tersebut, BPJS Kesehatan memperkenalkan metode olahraga sederhana bernama "3-3-5", yakni 3 menit jalan santai, 3 menit jalan cepat, dilakukan 5 kali. Gerakan ini diharapkan menjadi kebiasaan mudah dan menyenangkan bagi peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis).

"Tujuannya agar masyarakat terhindar atau setidaknya bisa mengendalikan penyakit kronis. Tidak perlu lama, cukup rutin dilakukan. Yang penting bergerak," tambahnya.

Program ini menyasar peserta BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, terutama mereka yang berisiko atau sudah menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi. Tahun 2024, ada 20,5 juta peserta JKN terdiagnosis hipertensi dan 7,4 juta peserta JKN terdiagnosis diabetes melitus. Total biaya pelayanan kesehatan kedua penyakit tersebut mencapai Rp35,3 triliun, termasuk untuk penanganan penyakit penyerta seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung.

"Kalau gerakan sehat ini berhasil, harapannya pengeluaran bisa menurun. Kendali biaya akan semakin baik, karena masyarakatnya makin sehat," ujarnya.

Untuk mengelola kondisi peserta JKN yang sakit kronis, pihaknya bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menyediakan Klub Prolanis yang memungkinkan peserta mendapat pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, dan pemeriksaan penunjang rutin. Selain itu, peserta Prolanis juga diedukasi dan diajak beraktivitas fisik rutin oleh FKTP supaya kondisi kesehatannya terkendali.

Ghufron menambahkan, seiring dengan penguatan peran fasilitas kesehatan, jumlah peserta yang terlibat aktif dalam Prolanis pun terus bertumbuh. Hingga September 2025, ada 5,1 juta peserta JKN terdaftar di 49.637 Klub Prolanis yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut, tercatat 2,18 juta peserta merupakan penderita hipertensi dan 3,47 juta peserta lainnya adalah penderita diabetes.

baca juga

“Angka harapan hidup di Indonesia meningkat. Di satu sisi itu kabar baik, namun di sisi lain artinya risiko terkena penyakit-penyakit kronis non infeksi pun bertambah, sehingga harus dikelola dengan baik. Karena itulah BPJS Kesehatan bersama FKTP di seluruh Indonesia berupaya memperkuat upaya promotif preventif melalui Prolanis. Harapan kita, dengan masyarakat kita semakin sehat, kendala biaya juga makin bagus,” katanya.

Menariknya, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan inisiatif “Prolanis Muda”, yang ditujukan bagi masyarakat usia produktif namun sudah menunjukkan gejala awal penyakit kronis.

"Sekarang banyak yang belum berusia 40 tahun tapi sudah hipertensi atau diabetes tipe 2. Karena itu, kami dorong mereka ikut Prolanis Muda untuk mulai bergerak dan menjaga kesehatan," jelas Ghufron.

Masyarakat juga dapat melakukan skrining kesehatan secara mudah melalui aplikasi Mobile JKN. Melalui fitur tersebut, peserta cukup menjawab pertanyaan sederhana untuk mengetahui potensi risiko penyakit kronis seperti jantung, hipertensi, atau diabetes.

Inisiatif “Gerak Sehat Prolanis” mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pihak Kemenkes menilai program ini sejalan dengan strategi nasional untuk memperkuat pencegahan (preventif) dan peningkatan kesadaran masyarakat (promotif) terhadap penyakit kronis.

“Kami sangat mendukung langkah BPJS ini. Upaya ini selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dini masyarakat agar tidak harus sampai ke rumah sakit yang biayanya lebih tinggi,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Ahmad Irsan A. Moeis

Kemenkes menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat.

“Kita harus gerakkan seluruh ekosistem kesehatan. FKTP punya peran penting untuk mendekati peserta di wilayahnya, melakukan kunjungan, dan meningkatkan kesadaran warga agar aktif dalam kegiatan Prolanis,” ujarnya.

Selain olahraga, Ghufron juga menekankan pentingnya kesehatan mental dan rasa syukur dalam menjaga kebugaran tubuh.

“Kesehatan itu bukan hanya fisik, tapi juga mental dan spiritual. Orang yang hidupnya bahagia dan bersyukur akan terlihat lebih segar dan sehat. Jadi, Prolanis ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga gaya hidup positif,” pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarankan Pakai AI, Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan

Sarankan Pakai AI, Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan

Video | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Anggaran Subsidi BPJS Kesehatan Ditambah, Iuran Masyarakat Jadi Lebih Murah?

Anggaran Subsidi BPJS Kesehatan Ditambah, Iuran Masyarakat Jadi Lebih Murah?

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 11:03 WIB

Program JKN Bagi Pengobatan Kesehatan Mental: Dosen Ini Paparkan Betapa Besar Manfaatnya

Program JKN Bagi Pengobatan Kesehatan Mental: Dosen Ini Paparkan Betapa Besar Manfaatnya

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:39 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan: Ekonomi Belum Pulih

Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan: Ekonomi Belum Pulih

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:05 WIB

Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan, Sarankan Pakai Teknologi AI

Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan, Sarankan Pakai Teknologi AI

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:58 WIB

Terkini

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

×