Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

BPJS Kesehatan Luncurkan Gerak Sehat Prolanis: Dorong Masyarakat Aktif Cegah Penyakit Kronis

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 27 Oktober 2025 | 11:33 WIB
BPJS Kesehatan Luncurkan Gerak Sehat Prolanis: Dorong Masyarakat Aktif Cegah Penyakit Kronis
Peluncuran Gerak Sehat Peserta Prolanis oleh BPJS Kesehatan. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - BPJS Kesehatan meluncurkan gerakan nasional "Gerak Sehat Prolanis" sebagai upaya mendorong peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk hidup lebih aktif dan sehat. Program ini menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif dalam menghadapi meningkatnya kasus penyakit kronis di Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menjelaskan, Indonesia kini menghadapi beban ganda penyakit (double burden of disease). Di satu sisi, penyakit menular masih ada, namun di sisi lain, jumlah penderita penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung terus meningkat.

"Peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai lebih dari 281 juta orang atau sekitar 98% penduduk Indonesia. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana menjaga mereka tetap sehat di tengah meningkatnya kasus penyakit kronis," ujar Ghufron.

Dalam kegiatan peluncuran tersebut, BPJS Kesehatan memperkenalkan metode olahraga sederhana bernama "3-3-5", yakni 3 menit jalan santai, 3 menit jalan cepat, dilakukan 5 kali. Gerakan ini diharapkan menjadi kebiasaan mudah dan menyenangkan bagi peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis).

"Tujuannya agar masyarakat terhindar atau setidaknya bisa mengendalikan penyakit kronis. Tidak perlu lama, cukup rutin dilakukan. Yang penting bergerak," tambahnya.

Program ini menyasar peserta BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, terutama mereka yang berisiko atau sudah menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi. Tahun 2024, ada 20,5 juta peserta JKN terdiagnosis hipertensi dan 7,4 juta peserta JKN terdiagnosis diabetes melitus. Total biaya pelayanan kesehatan kedua penyakit tersebut mencapai Rp35,3 triliun, termasuk untuk penanganan penyakit penyerta seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung.

"Kalau gerakan sehat ini berhasil, harapannya pengeluaran bisa menurun. Kendali biaya akan semakin baik, karena masyarakatnya makin sehat," ujarnya.

Untuk mengelola kondisi peserta JKN yang sakit kronis, pihaknya bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menyediakan Klub Prolanis yang memungkinkan peserta mendapat pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, dan pemeriksaan penunjang rutin. Selain itu, peserta Prolanis juga diedukasi dan diajak beraktivitas fisik rutin oleh FKTP supaya kondisi kesehatannya terkendali.

Ghufron menambahkan, seiring dengan penguatan peran fasilitas kesehatan, jumlah peserta yang terlibat aktif dalam Prolanis pun terus bertumbuh. Hingga September 2025, ada 5,1 juta peserta JKN terdaftar di 49.637 Klub Prolanis yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut, tercatat 2,18 juta peserta merupakan penderita hipertensi dan 3,47 juta peserta lainnya adalah penderita diabetes.

baca juga

“Angka harapan hidup di Indonesia meningkat. Di satu sisi itu kabar baik, namun di sisi lain artinya risiko terkena penyakit-penyakit kronis non infeksi pun bertambah, sehingga harus dikelola dengan baik. Karena itulah BPJS Kesehatan bersama FKTP di seluruh Indonesia berupaya memperkuat upaya promotif preventif melalui Prolanis. Harapan kita, dengan masyarakat kita semakin sehat, kendala biaya juga makin bagus,” katanya.

Menariknya, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan inisiatif “Prolanis Muda”, yang ditujukan bagi masyarakat usia produktif namun sudah menunjukkan gejala awal penyakit kronis.

"Sekarang banyak yang belum berusia 40 tahun tapi sudah hipertensi atau diabetes tipe 2. Karena itu, kami dorong mereka ikut Prolanis Muda untuk mulai bergerak dan menjaga kesehatan," jelas Ghufron.

Masyarakat juga dapat melakukan skrining kesehatan secara mudah melalui aplikasi Mobile JKN. Melalui fitur tersebut, peserta cukup menjawab pertanyaan sederhana untuk mengetahui potensi risiko penyakit kronis seperti jantung, hipertensi, atau diabetes.

Inisiatif “Gerak Sehat Prolanis” mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pihak Kemenkes menilai program ini sejalan dengan strategi nasional untuk memperkuat pencegahan (preventif) dan peningkatan kesadaran masyarakat (promotif) terhadap penyakit kronis.

“Kami sangat mendukung langkah BPJS ini. Upaya ini selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dini masyarakat agar tidak harus sampai ke rumah sakit yang biayanya lebih tinggi,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Ahmad Irsan A. Moeis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarankan Pakai AI, Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan

Sarankan Pakai AI, Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan

Video | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Anggaran Subsidi BPJS Kesehatan Ditambah, Iuran Masyarakat Jadi Lebih Murah?

Anggaran Subsidi BPJS Kesehatan Ditambah, Iuran Masyarakat Jadi Lebih Murah?

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 11:03 WIB

Program JKN Bagi Pengobatan Kesehatan Mental: Dosen Ini Paparkan Betapa Besar Manfaatnya

Program JKN Bagi Pengobatan Kesehatan Mental: Dosen Ini Paparkan Betapa Besar Manfaatnya

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:39 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan: Ekonomi Belum Pulih

Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan: Ekonomi Belum Pulih

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:05 WIB

Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan, Sarankan Pakai Teknologi AI

Purbaya Siapkan Rp 20 Triliun untuk Pemutihan BPJS Kesehatan, Sarankan Pakai Teknologi AI

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:58 WIB

Terkini

Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02 WIB

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:01 WIB

Surat untuk Jenaka: Antara Cinta, Mesin Waktu, Hukum, dan Misteri Tahun 1923

Surat untuk Jenaka: Antara Cinta, Mesin Waktu, Hukum, dan Misteri Tahun 1923

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:00 WIB

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengajukan Pinjaman Tunai

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengajukan Pinjaman Tunai

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:00 WIB

Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti

Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:00 WIB

Deterjen Cair vs Bubuk, Mana yang Lebih Efektif untuk Membersihkan Pakaian?

Deterjen Cair vs Bubuk, Mana yang Lebih Efektif untuk Membersihkan Pakaian?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:00 WIB

Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?

Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:56 WIB

Datang ke Kuburan, Anak Gadis Kim Jong Un Langsung Cetak Sejarah Ini

Datang ke Kuburan, Anak Gadis Kim Jong Un Langsung Cetak Sejarah Ini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:55 WIB

Jakarta Tak Boleh Hanya Jadi Pengguna AI, Harus Cetak Inovator Masa Depan

Jakarta Tak Boleh Hanya Jadi Pengguna AI, Harus Cetak Inovator Masa Depan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:55 WIB

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:54 WIB

×