Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Disebut Menteri Berbahaya, Menkeu Purbaya Langsung Skakmat Hasan Nasbi

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 Oktober 2025 | 14:35 WIB
Disebut Menteri Berbahaya, Menkeu Purbaya Langsung Skakmat Hasan Nasbi
Menkeu Purbaya bereaksi keras terhadap kritik yang menyebut gaya komunikasinya yang "ceplas-ceplos" dapat merusak soliditas pemerintahan. Foto Dicky-Suara.com
  • Menkeu Purbaya bereaksi keras terhadap kritik yang menyebut gaya komunikasinya yang "ceplas-ceplos" dapat merusak soliditas pemerintahan.
  • Kritik tersebut dilontarkan oleh Mantan Kepala Bakom sekaligus Komisaris Pertamina, Hasan Nasbi.
  • Ia justru membeberkan data survei terbaru yang menunjukkan bahwa gaya dan kebijakan 'koboi' yang ia jalankan merupakan katalisator positif yang membalikkan sentimen negatif publik pasca-unjuk rasa besar Agustus lalu.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bereaksi keras terhadap kritik yang menyebut gaya komunikasinya yang "ceplas-ceplos" sehingga berbahaya bagi soliditas pemerintahan. Kritik tersebut dilontarkan oleh Mantan Kepala Bakom sekaligus Komisaris Pertamina, Hasan Nasbi.

Purbaya membantah keras tudingan itu. Ia justru membeberkan data survei terbaru yang menunjukkan bahwa gaya dan kebijakan 'koboi' yang ia jalankan merupakan katalisator positif yang membalikkan sentimen negatif publik pasca-unjuk rasa besar Agustus lalu.

"Stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya," sindir Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Menkeu Purbaya menunjukkan hasil survei Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap pemerintah per Oktober 2025 yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Data tersebut memperlihatkan grafik dramatis.

"Juli-Agustus-September turun terus ke titik terendah, ini lah terjadi banyaknya demo. Kita lakukan kebijakan yang mungkin bagi kalangan (lain) agak drastis, agak katakanlah ceplas ceplos, tapi ini berhasil membalikkan sentimen masyarakat ke pemerintah," terang Purbaya sambil menunjukkan grafik.

Ia mengklaim ada korelasi langsung antara kondisi ekonomi dan sentimen publik. "Ketika ekonomi buruk, mereka (masyarakat) nggak suka pemerintah, makanya banyak demo besar-besaran. Ketika balik, mereka juga senang ke pemerintah," jelasnya.

Oleh karena itu, Purbaya menegaskan, gaya bicaranya yang terkesan 'koboi' bukanlah sekadar drama personal, melainkan strategi yang ditujukan untuk mengembalikan kepercayaan publik. "Sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah," imbuhnya.

Tegas: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo!
Untuk menepis anggapan dirinya bergerak sendiri (solo run), Purbaya menekankan bahwa semua kebijakan dan tindakan komunikasi yang diambilnya selalu berada di bawah kendali penuh Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi saya nggak berani gerak sendiri. Jangan dianggap saya koboi, saya hanya perpanjangan tangan dari Bapak Presiden, kira-kira begitu, dengan versi yang lebih halus malah," ucapnya.

Purbaya menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan penyerapan anggaran berjalan tepat waktu demi mencapai target percepatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun ini.

Sebelumnya, Hasan Nasbi mengkritik bahwa perbedaan pandangan antar pejabat seharusnya diselesaikan di ruang tertutup, karena saling serang di depan umum akan "melemahkan pemerintah" dan menguntungkan pihak-pihak yang tidak menyukai pemerintahan. Namun, Purbaya membuktikan bahwa output dari kebijakan tersebut terlepas dari gaya komunikasinya justru berhasil mendongkrak kembali kepercayaan publik yang sempat terpuruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Ungkap Plus Minus Larangan Impor Baju Bekas Menkeu Purbaya

Pengusaha Ungkap Plus Minus Larangan Impor Baju Bekas Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:46 WIB

Menkeu Purbaya Tegas Sikat Impor Ilegal di Pelabuhan: Saya Nggak Akan ke Pasar

Menkeu Purbaya Tegas Sikat Impor Ilegal di Pelabuhan: Saya Nggak Akan ke Pasar

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Pesantren Ditagih PBB, Menkeu Purbaya Siap Cek Kebenarannya

Pesantren Ditagih PBB, Menkeu Purbaya Siap Cek Kebenarannya

Video | Senin, 27 Oktober 2025 | 10:11 WIB

Terkini

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB