Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 03 November 2025 | 14:37 WIB
CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy
Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Patria Sjahrir. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • TOBA tidak ikuti tender proyek waste-to-energy Danantara.

  • TOBA fokus ekspansi bisnis pengelolaan limbah ke Asia Tenggara.

  • Akuisisi CORA Environment perkuat posisi TOBA di bisnis limbah.

Suara.com - Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Patria Sjahrir membantah bahwa PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mengikuti proyek tender sampah jadi listrik atau waste-to-energy.

Menurut Pandu, manajemen TOBA sudah mengumumkan bahwa tidak berpatisipasi pada megaproyek yang dikelola oleh Danantara.

"Teman-teman Toba udah declare tidak bakal ikutan untuk proyek yang menyangkut WTE Danantara,” ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara Jakarta, Senin (3/11).

Danantara mengatakan proyek waste to energy - yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, akan diluncurkan pada akhir 2025. Foto: Antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [Antara/Fakhri Hermansyah].
Danantara mengatakan proyek waste to energy - yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, akan diluncurkan pada akhir 2025. Foto: Antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). [Antara/Fakhri Hermansyah].

Sebelumnya, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) memastikan akan fokus memperluas bisnis pengelolaan limbah ke pasar internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat transformasi menuju bisnis hijau dan energi bersih secara global.

Corporate Finance and Investor Relations PT TBS Energi Utama Tbk, Mirza Rinaldy Hippy, mengatakan pihaknya tengah memperluas peluang ekspansi di kawasan Asia Tenggara, ketimbang mengikuti tender proyek waste-to-energy (WTE) yang dijalankan PT Danantara Investment Management (Persero).

"Inisiasi bisnis waste management TBS telah dimulai sejak 2018. Kami melanjutkan ekspansi ke pasar Asia Tenggara pada 2023 melalui akuisisi Asia Medical Enviro Services (AMES), dan terakhir dengan mengakuisisi CORA Environment pada 2025,"ujar Mirza dalam paparan kinerja kuartal III-2025, Selasa (28/10).

Menurut Mirza, pengembangan bisnis pengelolaan limbah regional menjadi keunggulan kompetitif bagi TBS untuk membentuk platform pengolahan limbah di Asia Tenggara. Potensi bisnis limbah di kawasan tersebut dinilai sangat menarik, sehingga keterlibatan dalam proyek WTE Danantara saat ini belum menjadi prioritas.

Saat ini, TBS tengah menjajaki peluang investasi dan akuisisi bisnis hijau di negara-negara seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

"Selain akuisisi, kami juga aktif melakukan ekspansi organik melalui investasi belanja modal untuk menambah kapasitas pengelolaan dan fasilitas daur ulang di Singapura. Aspirasi menjadi pemain global ini menegaskan transformasi kami menjadi perusahaan yang sepenuhnya fokus pada bisnis hijau dan energi bersih di kancah internasional," kata Mirja,

CORA Environment, yang sebelumnya dikenal sebagai SembWaste dan Sembcorp Environment, kini menjadi anak usaha TOBA dan disiapkan sebagai pilar utama bisnis setelah perusahaan resmi keluar dari sektor batubara pada 2030. CORA merupakan perusahaan pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular berbasis di Singapura dengan operasi di berbagai negara Asia Tenggara.

Sebelumnya, Danantara mengumumkan ada lebih dari 120 perusahaan yang berminat mengikuti tender proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), dengan tahap awal mencakup 10 proyek di 10 kota di Indonesia. Namun, TBS menegaskan tidak terlibat dalam tender tersebut.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan rumor yang menyebut TOBA akan diuntungkan dalam proyek Danantara, lantaran salah satu petinggi Danantara, Pandu Sjahrir, merupakan mantan Wakil Direktur Utama TOBA yang kini menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) Danantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Sebut Ekspatriat di Garuda Indonesia Bawa Contoh Sukses yang Wajib Ditiru

Danantara Sebut Ekspatriat di Garuda Indonesia Bawa Contoh Sukses yang Wajib Ditiru

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:25 WIB

Saham TOBA Milik Opung Luhut Kebakaran, Aksi Jual Investor Marak

Saham TOBA Milik Opung Luhut Kebakaran, Aksi Jual Investor Marak

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:34 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB