Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 05 November 2025 | 14:30 WIB
Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut
Presiden Prabowo Subianto saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-28 ASEAN Plus Three (APT) yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Senin, (27/10/2025). [Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden]
  • Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis hari ini, Rabu (5/11/2025), menunjukkan bahwa upaya penyerapan tenaga kerja nasional berjalan sangat lambat.
  • BPS melaporkan bahwa jumlah pengangguran terbuka di Indonesia per Agustus 2025 hanya berkurang tipis 4.000 orang jika dibandingkan posisi Agustus 2024.
  •  Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengumumkan bahwa total pengangguran saat ini berada di angka 7,46 juta orang.

Suara.com - Komitmen menciptakan lapangan kerja produktif di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan tajam.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis hari ini, Rabu (5/11/2025), menunjukkan bahwa upaya penyerapan tenaga kerja nasional berjalan sangat lambat.

BPS melaporkan bahwa jumlah pengangguran terbuka di Indonesia per Agustus 2025 hanya berkurang tipis 4.000 orang jika dibandingkan posisi Agustus 2024. Artinya, dalam setahun masa pemerintahan, dampak signifikan terhadap penyediaan pekerjaan formal yang ideal belum terasa.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengumumkan bahwa total pengangguran saat ini berada di angka 7,46 juta orang.

“Angkatan kerja yang tidak terserap menjadi pengangguran sebesar 7,46 juta orang atau menurun sekitar 4.000 orang dibandingkan bulan Agustus 2024,” terang Edy.

Data ini terasa ironis mengingat laju pertumbuhan penduduk usia kerja sangat tinggi. BPS mencatat, jumlah penduduk usia kerja meningkat 2,80 juta orang dalam setahun terakhir, dengan total angkatan kerja yang bertambah 1,89 juta orang.

Meskipun tercatat ada penambahan 1,90 juta orang yang bekerja, peningkatan ini didominasi oleh jenis pekerjaan yang kurang stabil, menjadi tanda tanya besar bagi kualitas penyerapan tenaga kerja di bawah kepemimpinan baru.

Secara rinci pekerja paruh waktu melonjak drastis hingga 1,66 juta orang. Sementara itu, jumlah pekerja penuh yang menjadi indikator pekerjaan berkualitas hanya bertambah tipis 0,20 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saya Tanggung Jawab! Prabowo Ambil Alih Utang Whoosh, Sindir Jokowi?

Saya Tanggung Jawab! Prabowo Ambil Alih Utang Whoosh, Sindir Jokowi?

News | Rabu, 05 November 2025 | 14:01 WIB

Pengeluaran Riil Orang RI Hanya Rp12,8 Juta Per Tahun

Pengeluaran Riil Orang RI Hanya Rp12,8 Juta Per Tahun

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 13:57 WIB

Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!

Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB