Emiten Milik Grup Bakrie-Salim dan Prajogo Pangestu, BRMS-BREN Resmi Menghuni Indeks MSCI

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 06 November 2025 | 08:52 WIB
Emiten Milik Grup Bakrie-Salim dan Prajogo Pangestu, BRMS-BREN Resmi Menghuni Indeks MSCI
Ilustrasi saham, main saham. (Pexels/energepic.com)
  • BRMS dan BREN resmi masuk MSCI Global Standard Index.

  • KLBF dan ICBP terlempar dari Global Standard Index MSCI.

  • Saham masuk indeks dapat aliran dana asing (MSCI effect).

Suara.com - Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan hasil tinjauannya berkala (index review) pada periode November 2025. Dalam index review, ada saham-saham baru yang masuk MSCI.

Seperti dikutip dari situs resmi MSCI, terdapat dua saham yang resmi masuk daftar MSCI Global Standard Index, yaitu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Dua saham milik Grup Bakrie dan Taipan Prajogo Pangestu itu menggeser posisi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang telah terlempar dari indeks.

Morgan Stanley Capital International (MSCI)
Morgan Stanley Capital International (MSCI)

BRMS ini telah naik kasta setelah sebelumnya mendekam di MSCI Indonesia Small Cap Index. Sedangkan, KLBF terlempar dan menjadi penghuni indeks tersebut.

Tidak hanya KLBF, beberapa emiten juga terlempar ke MSCI Indonesia Small Cap Index yang diantaranya, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA),PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Timah Tbk (TINS).

Sementara itu, beberapa yang terlemapar dari indeks tersebut, yaitu PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

Adapun, perubahaan daftar emiten dalam indeks akan berlaku setelah penutupan perdagangan 24 November 2025 dan efektif pada 25 November 2025. sedangkan, MSCI akan kembali melakukan tinjauan indeks pada 10 Februari 2026, lalu hasilnya berlaku efektif mulai 2 Maret 2026.

Apa Itu MSCI

Untuk diketahui, Indeks MSCI menjadi acuan penting bagi investor institusi global, baik yang mengelola dana pasif maupun aktif. Indeks seperti MSCI Emerging Markets, MSCI Asia ex-Japan, atau MSCI Indonesia, berfungsi sebagai tolok ukur dalam mengalokasikan dana ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Setiap kali rebalancing MSCI diumumkan, pergerakan harga saham yang masuk atau keluar dari daftar tersebut kerap menunjukkan lonjakan atau tekanan tajam dikenal sebagai fenomena MSCI effect.

Saham yang masuk biasanya mendapat aliran dana besar karena diburu investor institusi, sementara saham yang didepak cenderung mengalami tekanan jual.

Tak hanya investor ritel, bahkan fund manager aktif menjadikan momen rebalancing MSCI sebagai waktu krusial untuk mengevaluasi portofolio dan strategi alokasi aset mereka.

Menukil Snips Stockbit, Emiten–emiten yang masuk ke indeks di atas akan diguyur oleh dana asing, sehingga berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan harga sahamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREN Jadi 'Largest Addition' di MSCI, Apa Artinya Bagi Investor Indonesia?

BREN Jadi 'Largest Addition' di MSCI, Apa Artinya Bagi Investor Indonesia?

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 06:11 WIB

Gara-gara PIK2, Emiten Milik Aguan CBDK Raup Laba Bersih Rp 1,4 Triliun di Kuartal III-2025

Gara-gara PIK2, Emiten Milik Aguan CBDK Raup Laba Bersih Rp 1,4 Triliun di Kuartal III-2025

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 12:51 WIB

Saham Big Caps dan Prajogo Pangestu Dorong Reksadana Syailendra Meroket dalam Sehari

Saham Big Caps dan Prajogo Pangestu Dorong Reksadana Syailendra Meroket dalam Sehari

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB