Ratusan Eksportir Sawit Diduga Nakal, Kibuli Negara Dengan Modus Pintar

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 07 November 2025 | 09:11 WIB
Ratusan Eksportir Sawit Diduga Nakal, Kibuli Negara Dengan Modus Pintar
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6.11/2025). Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • Ratusan eksportir sawit mengakali pemerintah dengan cara penyalahgunaan label komoditas untuk menghindari pajak.
  • Data awal menunjukkan 257 Wajib Pajak yang terlibat dalam ekspor POME dengan total nilai PEB yang fantastis, mencapai Rp45,9 triliun.
  • Praktik ini diyakini sebagai bentuk underinvoicing melaporkan nilai barang lebih rendah dari seharusnya yang berpotensi merugikan penerimaan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tengah membongkar dugaan praktik curang masif yang dilakukan ratusan eksportir sawit.

Modusnya dengan memanipulasi data ekspor melalui penyalahgunaan label komoditas rendahan seperti Palm Oil Mill Effluent (POME) dan fatty matter untuk menghindari pajak.

Praktik ini diyakini sebagai bentuk underinvoicing melaporkan nilai barang lebih rendah dari seharusnya yang berpotensi merugikan penerimaan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan bahwa investigasi awal telah mengendus 282 Wajib Pajak (WP) yang terindikasi menjalankan modus serupa.

“Saat ini masih dalam proses investigasi di Direktorat Jenderal Pajak, khususnya di Direktorat Penegakan Hukum,” kata Bimo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025).

Bimo menjelaskan, fokus pemeriksaan saat ini adalah pada modus ekspor fatty matter. Sepanjang tahun 2025 saja, 25 WP eksportir, termasuk PT MMS, diduga menggunakan modus ini dengan total nilai Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) mencapai Rp2,08 triliun.

Dari nilai transaksi tersebut, DJP telah menghitung potensi kerugian negara dari sisi pajak.

"Jadi potensi kerugian negara kami estimasi dari Rp2,08 triliun dari sisi pajak itu sekitar Rp140 miliar," ujar Bimo.

DJP kini sedang melakukan Pemeriksaan Bukti Permulaan terhadap PT MMS dan tiga perusahaan afiliasinya (PT LPMS, PT LPMT, dan PT SUNN) untuk memastikan kepatuhan pajak mereka.

baca juga

DJP mencatat, pola serupa dengan modus pelaporan komoditas POME juga diduga terjadi sejak tahun 2021 hingga 2024. Data awal menunjukkan 257 Wajib Pajak yang terlibat dalam ekspor POME dengan total nilai PEB yang fantastis, mencapai Rp45,9 triliun. Kasus ini masih berada dalam proses investigasi intensif.

Menanggapi temuan ini, DJP tidak akan tinggal diam. Bimo menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan temuan ini kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan siap mengambil tindakan tegas.

"Jadi rencana kami, setelah ini 282 wajib pajak yang melakukan ekspor serupa itu akan kami periksa, akan kami bukper dan akan kami sidik sesuai dengan kecukupan bukti awal," tutupnya..

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Pajak Cium Manipulasi Ekspor Sawit Senilai Rp45,9 Triliun

Bos Pajak Cium Manipulasi Ekspor Sawit Senilai Rp45,9 Triliun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:07 WIB

Berapa Harga Honda Brio Bekas dari Tahun ke Tahun? Cek Spesifikasi dan Pajak

Berapa Harga Honda Brio Bekas dari Tahun ke Tahun? Cek Spesifikasi dan Pajak

Otomotif | Kamis, 06 November 2025 | 18:38 WIB

Pemerintah Bongkar Penyelundupan Turunan CPO di Priok, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah

Pemerintah Bongkar Penyelundupan Turunan CPO di Priok, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:09 WIB

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Mahfud MD Singgung Dokumen Pilpres 2024 Gibran Cacat: Bilang Belajar Akuntansi, Ditulis Bisnis

Mahfud MD Singgung Dokumen Pilpres 2024 Gibran Cacat: Bilang Belajar Akuntansi, Ditulis Bisnis

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6

Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Misi Arema FC Putus Tren Imbang: Siapkan Formula Jinakkan Playmaker Anyar Bhayangkara FC

Misi Arema FC Putus Tren Imbang: Siapkan Formula Jinakkan Playmaker Anyar Bhayangkara FC

Malang | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Shin Tae-yong Tak Bisa Maksimalkan Latihan Persija, Pemanggilan Pemain ke Timnas Jadi Kendala

Shin Tae-yong Tak Bisa Maksimalkan Latihan Persija, Pemanggilan Pemain ke Timnas Jadi Kendala

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Persib Bandung Comeback 3-1 atas Port FC, Marc Klok: Remontada di Asia!

Persib Bandung Comeback 3-1 atas Port FC, Marc Klok: Remontada di Asia!

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Resmi Berganti, Kapolda Kepri Baru Ingin Wujudkan Polri yang Modern

Resmi Berganti, Kapolda Kepri Baru Ingin Wujudkan Polri yang Modern

Batam | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:36 WIB

6 Zodiak Paling Santai dan Anti Drama yang Tak Mau Ikut Campur Urusan Orang Lain

6 Zodiak Paling Santai dan Anti Drama yang Tak Mau Ikut Campur Urusan Orang Lain

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi

Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×