Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Kelapa Sawit MKTR Raup Laba Bersih Rp 36,78 Miliar di Kuartal III-2025

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 17 November 2025 | 12:16 WIB
Emiten Kelapa Sawit MKTR Raup Laba Bersih Rp 36,78 Miliar di Kuartal III-2025
Tanaman kelapa sawit yang baru ditanam atau Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di Afdeling I, PT. Perkebunan Nusantara IV Regional1 Kebun Bangun sudah memenuhi standar yang ada.
  • PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) mencapai laba bersih Rp 36,78 miliar pada kuartal III-2025, meningkat 105 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Kenaikan kinerja didorong oleh volume penjualan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) yang melonjak 207 persen berkat operasi penuh fasilitas Kernel Crushing Plant (KCP) sejak 2024.
  • Pencapaian positif ini juga ditopang oleh kenaikan harga jual CPO 13 persen dan CPKO 41 persen, serta implementasi strategi keberlanjutan perusahaan.

Suara.com - PT Menthobi Karyatama Raya Tbk. (MKTR) mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2025 sebesar Rp 36,78 miliar. Raihan itu melesat 105 persen dibandingan periode yang sama tahun 2024.

Seperti dikutip dari laporan keuangannya, emiten kelapa sawit ini meraih sebesar Rp 879,11 miliar atau meningkat 27 persen di sembilan bulan pertama tahun 2025 ini.

Peningkatan penjualan ini didorong oleh penjualan volume minyak inti sawit mentah (Crude Palm Kernel Oil/CPKO) yang melesat 207 persen. disebabkan Kernel Crushing Plant (KCP) yang sudah beroperasi penuh pada 2025.

KCP adalah fasilitas produksi milik MKTR yang investasi pembangunannya sudah mulai dilakukan pada 2023 dan efektif beroperasi pada sekitar pertengahan 2024. Aktivitas KCP di antaranya adalah mengolah Kernel atau biji buah sawit yang merupakan sisa hasil pengolahan CPO menjadi CPKO.

Ilustrasi Pasar Saham (pixabay)
Ilustrasi Pasar Saham (pixabay)

Selain itu, penjualan MKTR juga didorong oleh peningkatan volume penjualan CPO yang meningkat 3 persen dibandingkan tahun lalu.

Kemampuan MKTR untuk tetap meningkatkan produktivitas di tengah tantangan yang terjadi pada 2025 juga didukung dengan terjadinya kenaikan harga jual CPO sekitar 13 persen dan harga jual CPKO yang naik sebesar 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Seperti diketahui bersama, La Nina merupakan salah satu tantangan terberat agribisnis termasuk sektor industri perkebunan kelapa sawit pada tahun 2025. Meski begitu, penuh rasa syukur MKTR masih dalam performa yang positif dan pencapaian ini tidak terlepas dari implementasi kebijakan strategis dari manajemen Perseroan yang telah membuahkan hasil," ujar Head of Corporate Communication MKTR, Anindito Wicaksono seperti dikutip, Senin (17/11/2025).

Dengan capain itu, membuat laba Kotor MKTR pada kuartal ketiga 2025 tercatat naik sebesar 51 persen menjadi Rp 124,48 miliar dibandingkan Rp 94,94 miliar pada kuartal ketiga 2024. Sedanngkan, EBITDA MKTR tumbuh sebesar 49 persen dari Rp 82,63 miliar pada kuartal ketiga 2024 menjadi Rp 124,96 miliar pada kuartal ketiga 2025.

Demikian juga dengan rasio-rasio pertumbuhan dan liquiditas MKTR pada kuartal ketiga 2025 secara umum mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

MKTR menargetkan, pendapatan tahun buku 2025 bisa mencapai sekitar Rp1,2 triliun, atau tumbuh 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Estimasi ini mencerminkan prospek pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabilitas fundamental bisnis perusahaan.

Anindito menambahkan pencapaian positif ini juga didukung oleh implementasi prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam tata kelola perusahaan baik di level kantor pusat maupun area operasional di perkebunan dan pabrik.

Selain menerapkan zero waste management, MKTR melalui anak usaha yaitu PT Menthobi Hijau Lestari (MHL) adalah pionir pupuk organik granul dari produk samping (limbah) kelapa sawit.

"Kebijakan di MKTR yang dilandasi keyakinan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan yang ramah lingkungan dan dampak sosial yang baik pada akhirnya akan berkontribusi positif terhadap kinerja bisnis secara berkelanjutan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten CGAS Torehkan Laba Bersih Rp 9,89 Miliar Hingga Kuartal III-2025

Emiten CGAS Torehkan Laba Bersih Rp 9,89 Miliar Hingga Kuartal III-2025

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 20:33 WIB

Pemerintah Bongkar Penyelundupan Turunan CPO di Priok, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah

Pemerintah Bongkar Penyelundupan Turunan CPO di Priok, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 15:35 WIB

Emiten Milik Grup Bakrie-Salim dan Prajogo Pangestu, BRMS-BREN Resmi Menghuni Indeks MSCI

Emiten Milik Grup Bakrie-Salim dan Prajogo Pangestu, BRMS-BREN Resmi Menghuni Indeks MSCI

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 08:52 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB