Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Bank Mandiri Perkuat Ekspansi Layanan Treasury untuk Dorong Percepatan Ekonomi Nasional

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 22:22 WIB
Bank Mandiri Perkuat Ekspansi Layanan Treasury untuk Dorong Percepatan Ekonomi Nasional
Kinerja bisnis treasury Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi keuangan global. (Dok: Mandiri)

Suara.com - Di tengah meningkatnya kompleksitas pasar keuangan global, Bank Mandiri menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan pelaku usaha nasional melalui penyediaan solusi treasury dan hedging yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Langkah ini mencerminkan peran aktif perseroan dalam mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sektor produktif serta memperluas kontribusi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Kinerja bisnis treasury Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi keuangan global. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, mengungkapkan volume transaksi foreign exchange (FX) treasury Bank Mandiri tumbuh 5,67 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal III 2025, melanjutkan tren positif selama tiga tahun berturut-turut.

Ari menilai, hal tersebut mempertegas kepercayaan dunia usaha terhadap kemampuan Bank Mandiri dalam menyediakan solusi transaksi valuta asing dan lindung nilai (hedging) yang efektif di tengah dinamika pasar global. Kemudian, pada layanan digital, platform Kopra by Mandiri turut berhasil menjadi penggerak utama pertumbuhan bisnis treasury. Volume transaksi foreign exchange melalui Kopra tumbuh 47,09 persen YoY, sementara frekuensinya meningkat 24,13 persen YoY hingga kuartal III 2025.

Menurut bank berkode emiten BMRI ini, pertumbuhan tersebut menegaskan peran perseroan dalam mempercepat digitalisasi layanan treasury guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi bagi pelaku usaha di sektor yang berorientasi ekspor. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi strategis antara penguatan kapabilitas dealer, inovasi produk yang berkelanjutan, serta pendampingan nasabah korporasi secara proaktif.

“Kinerja yang positif tersebut kami nilai sebagai wujud kepercayaan nasabah terhadap Bank Mandiri dalam menyediakan solusi finansial yang komprehensif dan relevan. Melalui layanan foreign exchange, hedging, serta insight pasar yang mendalam, kami berupaya menjadi mitra strategis bagi korporasi untuk mengelola risiko sekaligus memperluas peluang pertumbuhan,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Selasa (18/11).

Melalui lini bisnis treasury, Bank Mandiri menghadirkan rangkaian solusi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sektor produktif secara menyeluruh. Salah satunya, solusi foreign exchange seperti transaksi spot, forward, swap, dan option memberikan kurs yang kompetitif dengan penyelesaian cepat.

Selain itu, instrumen hedging seperti interest rate swap dan cross currency swap dapat membantu nasabah melindungi eksposur terhadap fluktuasi kurs dan suku bunga. Untuk kebutuhan pengelolaan likuiditas dan investasi, Bank Mandiri juga menyediakan instrumen pasar uang dan surat berharga yang mampu mengoptimalkan dana korporasi.

“Seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam sistem digital treasury yang memungkinkan nasabah bertransaksi dan memantau posisi keuangan secara real-time,” imbuhnya.  

Konsistensi Bank Mandiri dalam mengembangkan layanan treasury berstandar internasional pun turut berbuah manis. Bank berlogo pita emas  ini meraih penghargaan “Best for Hedging and Foreign Exchange Solutions 2025” untuk kawasan Asia Tenggara dari Haymarket Corporate Treasurer Awards 2025 yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura.

Ajang yang diinisiasi oleh Corporate Treasurer, media keuangan ternama di Asia Pasifik tersebut dikenal sebagai barometer kinerja manajemen treasury bagi korporasi dan institusi finansial di kawasan. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai penyedia solusi treasury yang kompetitif dan berkelas regional.

“Penghargaan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendukung stabilitas sektor keuangan dan aktivitas bisnis nasabah korporasi. Kami meyakini, optimalisasi layanan treasury dan hedging yang terintegrasi akan berkontribusi pada peningkatan daya saing pelaku usaha serta ketahanan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” ujar Ari. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Himbara Ramai-ramai Buyback, DPR Nilai itu Aksi yang Wajar

Himbara Ramai-ramai Buyback, DPR Nilai itu Aksi yang Wajar

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 14:04 WIB

Gabung Jakarta Livin Mandiri, Arimbi Syifana Berpotensi Pecahkan Rekor dalam Sejarah Proliga

Gabung Jakarta Livin Mandiri, Arimbi Syifana Berpotensi Pecahkan Rekor dalam Sejarah Proliga

Sport | Selasa, 18 November 2025 | 12:05 WIB

Layanan Digital Makin Tinggi, Bank Mandiri Hasilkan Fee Based Income Rp 5,48 Triliun

Layanan Digital Makin Tinggi, Bank Mandiri Hasilkan Fee Based Income Rp 5,48 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 14:59 WIB

Jakarta Livin Mandiri Rekrut Yolla Yuliana untuk Proliga 2026

Jakarta Livin Mandiri Rekrut Yolla Yuliana untuk Proliga 2026

Sport | Jum'at, 14 November 2025 | 16:05 WIB

Bank BRI, BNI, Mandiri Kompak Gelar RUPSLB, Apa yang Dibahas?

Bank BRI, BNI, Mandiri Kompak Gelar RUPSLB, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:00 WIB

XLSMART Catat Lonjakan Pelanggan dan Trafik Data, Bukti Kekuatan Pascamerger

XLSMART Catat Lonjakan Pelanggan dan Trafik Data, Bukti Kekuatan Pascamerger

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 10:32 WIB

Terkini

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB