Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tips Efisiensi Bisnis dengan Switchgear Digital, Tekan OPEX Hingga 30 Persen

M Nurhadi

Jum'at, 21 November 2025 | 20:43 WIB
Tips Efisiensi Bisnis dengan Switchgear Digital, Tekan OPEX Hingga 30 Persen
Schneider Electric Luncurkan Switchgear Digital untuk dukung usaha [Suara.com/HO]
baca 10 detik
  • Schneider Electric meluncurkan switchgear tegangan menengah MCSet yang dukung operasional usaha.
  • Solusi ini memberikan data operasional rinci, termasuk kecepatan respon.
  • Penggunaan MCSet digital ini diproyeksikan menekan biaya operasional (OPEX) pelanggan hingga 20 hingga 30 persen.

Suara.com - Schneider Electric meluncurkan generasi terbaru dari switchgear tegangan menengah MCSet yang kini dilengkapi dengan kemampuan monitoring digital terintegrasi.

Solusi ini menjadi jawaban atas tuntutan industri modern, terutama sektor vital seperti data center, yang membutuhkan keandalan listrik tinggi (uptime), serta efisiensi biaya operasional (OPEX) di tengah kompleksitas infrastruktur.

President Director Schneider Electric Indonesia dan Timor Leste, Martin Setiawan, menjelaskan bahwa digitalisasi peralatan listrik kini telah bergeser dari opsi menjadi kebutuhan mendasar.

"Pelanggan kami, terutama di sektor data center, membutuhkan uptime hingga 99,9999%. Dengan standar setinggi itu, data real-time menjadi sangat krusial. Solusi monitoring yang kami hadirkan memberikan data operasional yang jauh lebih lengkap dibandingkan sistem konvensional,” ujar Martin Setiawan, pada Jumat (21/11/2025).

Generasi terbaru switchgear MCSet ini mampu menyediakan informasi rinci yang sebelumnya tidak terjangkau. Martin mencontohkan, jika sebelumnya perusahaan hanya mengetahui kondisi breaker secara sederhana ('on-off'), kini solusi digital ini mampu menyediakan detail mengenai kecepatan respons dalam milidetik, tingkat interaksi, hingga indikasi degradasi komponen.

Solusi ini memberikan visibilitas real-time melalui dua fitur utama:

  1. Sensor Suhu (Thermal Monitoring): Berfungsi mendeteksi kenaikan suhu yang tidak normal pada sambungan kabel, yang merupakan salah satu penyebab umum pemicu kebakaran.
  2. Sensor Lingkungan (Environmental Monitoring): Memantau kelembapan ruang panel. Kelembapan berlebih dapat menyebabkan korosi, short circuit, hingga kegagalan isolasi.

Dengan kemampuan ini, operator dapat mendeteksi masalah lebih awal, sebelum memicu gangguan besar, yang menjadi langkah awal menuju condition-based maintenance (pemeliharaan berdasarkan kondisi aktual, bukan sekadar jadwal).

Konsep ini merupakan bagian integral dari visi perusahaan mengenai Grids of the Future—jaringan listrik yang lebih cerdas, responsif, dan aman.

Martin Setiawan menjamin, adopsi switchgear digital ini sangat efektif dalam menekan biaya OPEX pelanggan, dengan potensi penghematan mencapai 20 hingga 30% secara umum. Pengurangan biaya ini berasal dari beberapa sumber:

baca juga
  1. Efisiensi Manpower: Di fasilitas yang beroperasi 24 jam seperti hyperscale data center, pengawasan manual dengan tenaga manusia dalam jumlah besar menjadi tidak efisien dan tidak scalable. 
  2. Percepatan Troubleshooting: Data yang mengalir mulus ke platform cloud memungkinkan penentuan masalah menjadi lebih presisi dan cepat, bahkan memungkinkan Service Level Agreement (SLA) ketat. 
  3. Pengelolaan Inventory yang Cerdas: Fitur monitoring dapat mendeteksi degradasi komponen sejak dini, mirip seperti indikasi baterai ponsel yang mulai rusak. 

Untuk kebutuhan yang lebih kompleks, Schneider Electric juga menawarkan MCSet Active Plus. Teknologi lanjutan ini menambahkan sensor untuk memantau kondisi breaker (komponen vital pelindung jaringan).

Setiap detik gangguan listrik dapat menyebabkan kerugian besar dalam operasional bisnis, menjadikan switchgear digital ini sebagai aset berharga bagi keandalan bisnis modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Kosmetik Indonesia Tembus Rp 34,6 Triliun di Tahun 2025

Pasar Kosmetik Indonesia Tembus Rp 34,6 Triliun di Tahun 2025

Foto | Rabu, 19 November 2025 | 19:48 WIB

7 Ide Usaha Modal 1 Juta, Anti Gagal dan Auto Cuan

7 Ide Usaha Modal 1 Juta, Anti Gagal dan Auto Cuan

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 20:00 WIB

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:15 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×