Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 12:41 WIB
Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target
Pekerja Tambang Freeport saat berada di area pertambangan bawah tanah Grasberg, Papua. [Ist]
  • PT Freeport Indonesia memproyeksikan produksi emas 2025 turun 50 persen dari target 67 ton akibat insiden.
  • Longsor material basah di Grasberg Block Cave pada 8 September 2025 menghentikan produksi tambang bawah tanah.
  • Insiden tersebut menyebabkan tujuh karyawan kontraktor terperangkap dan ditemukan meninggal setelah proses pencarian.

Suara.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengungkapkan produksi emas pada tahun 2025 akan meleset dari target. Hal ini imbas dari insiden longsornya area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah pada September 2025 lalu.

Direktur Utama Freeport Indonesia, Tony Wenas, memaparkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan mematok produksi emas sebesar 67 ton.

Namun, setelah adanya insiden tersebut, perusahaan menurunkan target dengan proyeksi produksi hanya 33 persen. Jumlah ini turun hingga 50 persen dari target RKAB.

Tony Wenas [Kadin Indonesia]
Tony Wenas [Kadin Indonesia]

"Namun, dengan adanya insiden di mana kita berhenti, insiden di tanggal 8 September, yaitu insiden luncuran material basah di tambang, menyebabkan kami hentikan semua produksi di tambang bawah tanah. ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

"Kami fokus pada pencarian ketujuh orang karyawan kami, karyawan kontraktor kami yang terperangkap di situ, dan mengakibatkan kami berhenti produksi itu hampir 50 hari keseluruhannya," sambung Tony

Menurutnya, insiden itu, membuat operasional tambang bawah tanah hanya beroperasi secara minimal. Tony menyebut, dari tiga area tambang bawah tanah hanya dua area yang bisa beroperasi.

Operasional dua area tambah batu bawah tanah itu juga baru beroperasi pada 28 Oktober 2025 lalu.

"Di satu kompleks yang sama adalah Graberg Block Cave, ini yang paling besar, ini yang terdampak dengan luncuran material basah tersebut, ini memproduksi dari bijinya sekitar 150 ribu ton per hari," ucapnya.

Tony menambahkan, kontribusi dua area tambang bawah tanah itu juga masih kecil untuk keseluruhan produksi. Di mana pada area Deep Mill Level Zone (DMLZ) hanya berkontribusia sebesar 60 ribu bijih emas per hari, kemudian area Big Gossan hanya beroperasi 10 ribu ton bijih emas per hari.

"Jadi saat ini kami sudah memulai produksi sebesar kira-kira 70 ribu ton biji per hari, atau sekitar 30 persen dari kapasitas produksi kami sekitar 210 ribu ton," imbuhnya.

7 Karyawan Freeport Terjebak

Untuk diketahui, peristiwa longsor terjadi di dalam area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada Senin (8/9) malam sekitar pukul 23.21 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Timika, Selasa, peristiwa longsor terjadi di dalam area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada Senin (8/9) malam sekitar pukul 23.21 WIT.

Lokasi itu persis berada di bawah sekitar area tambang terbuka Grasberg yang sudah tidak lagi beroperasi sejak beberapa tahun lalu. Material basah (wetmuck) diduga berasal dari area panel GBC.

Sertidaknya, ada 7 karyawan yang terjebak atas insiden tersebut dan kesemuanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah pencarian selama sebulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Proses Evaluasi Longsor di Tambang PT Freeport Selesai Antara Maret atau April

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 19:06 WIB

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bahlil Dorong Freeport Olah Konsentrat Tembaga Amman

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 18:51 WIB

Pendapatan Negara Seret, Bahlil Pertimbangkan Segera Buka Lagi Freeport

Pendapatan Negara Seret, Bahlil Pertimbangkan Segera Buka Lagi Freeport

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 20:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:55 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:50 WIB

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:47 WIB

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:40 WIB

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:34 WIB

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:18 WIB

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:16 WIB

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:13 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:05 WIB