Melihat Lebih Dekat Pembangunan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia

Achmad Fauzi

Rabu, 26 November 2025 | 18:20 WIB
Melihat Lebih Dekat Pembangunan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi, Puncak, dibangun oleh WIKA dengan panjang total 275 meter, bertujuan dukung pariwisata dan ekonomi.
  • Progres pembangunan mencapai 81,3 persen, proyek bernilai Rp 185,06 miliar dari APBN ini diproyeksikan selesai pada Mei 2026.
  • Jembatan menggunakan teknologi baru termasuk material diuji di luar negeri dan mampu menahan beban 500 kg per meter persegi.

Suara.com - Pemerintah tengah membangun Jembatan Kaca terpanjang di Indonesia. Proyek itu yaitu, Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi, Puncak.

Proyek ini dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR dengan BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat PPK 5.3 Provinsi Jawa Barat dan dikerjakan ole PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA).

Secara Total, panjang jembatan kaca tersebut mencapai 275 meter, tetapi hanya 210 meter yang menggunakan material kaca para pengunjung berpijak. Sisanya di menggunakan Wood Plastic Composite dengan kualitas terbaik.

Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Pembangunan jembatan kaca ini untuk mendukung pariwisata di area Bendungan Sukamahi dengan pemandangan Gunung Salak dan Pangarango.

Selain itu, jembatan kaca ini juga untuk meningkatkan perekonomian di daerah Sukamahi, Kabupaten Bogor dan sekitaranya.

Progres Pembangunan

Adapun, progres pembangunan jembatan kaca tersebut, pada 81,3 persen. Realisasi ini lebih tinggi 3,9 persen dibandingkan rencana awal dengan target 77,4 persen.

Proyek ini telah dikerjakan oleh sejak tahun 2024 dengan memakan waktu proses pengerjaan mencapai 478 hari kalender yang harusnya selesai 31 Desember 2025. Namun, progres itu mundur yang diproyeksikan selesai pada Mei 2026.

Sedangkan, nilai proyek jembatran kaca ini dianggarkan mencapai Rp 185,06 miliar. Di mana, nilai sepenuhnya dibayarkan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

baca juga

Proyek jembatan kaca yang digadang-gadang akan menjadi jembatan kaca terbesar di Indonesia tersebut memiliki nilai kontrak awal Rp 185,06 miliar dan dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2022–2025.

Teknologi Baru

Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso, pembangunan jembatan kaca ini menggunakan teknologi baru, bahkan belum pernah diterapkan di Indonesia.

Bahkan, beberapa material dilakukan pengujian di luar negeri untuk memastikan kelayakannya.

Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Teknologi jembatan kaca ini benar-benar baru di Indonesia, jadi ada penyesuaian dari perencanaan sampai ke pelaksanaan. Untuk materialnya saja, kami sampai melakukan pengujian di Australia untuk memastikan kelayakannya," ujarnya di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor Rabu (26/11/2025).

Salah satunya, teknologi kabel baja pilin yang dirangkat dari 14 kawat disusun menjadi satu. Teknologi ini merupakan hal yang baru di Indonesia, akan tetapi memang hal yang lazim bagi konstruksi luar negeri.

Keamanan Jembatan

Ridwan memastikan, seluruh material yang digunakan aman untuk menopang jembatan kaca tersebut. Rata-rata, material yang digunakan dipasok dari produk lokal, tentunya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dari sisi lantai jembatan kaca yang memiliki ketebalan 30 MM, di mana satu panel kaca memiliki berat sekitar 600 kilogram. Dengan spefikasi itu bisa menampung beban hingga 500 kilogram per meter persegi atau sekitar lima orang.

Ridwan menyebut, jika kaca yang terpasang retak, maka tidak langsung remuk dan pecah. Menurutnya, hasil pengujian kaca yang retak tersebut, tetap bisa menopang hingga 4 orang.

Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Jadi setelah kita uji, setelah kacanya pecah ini kita coba ada 4 orang naik, ternyata masih aman. Jadi memang faktor keamanannya sangat tinggi untuk lantai kaca yang akan kita pasang di jembatan ini," ucapnya.

Selanjutnya, jembatan kaca ini juga tahan gempa yang sesuai dengan persyartan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sedangkan, masa layanan atau service jembatan ini bertahan hingga 50 tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger

WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 16:15 WIB

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 08:51 WIB

Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi

Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×