Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Melihat Lebih Dekat Pembangunan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia

Achmad Fauzi

Rabu, 26 November 2025 | 18:20 WIB
Melihat Lebih Dekat Pembangunan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi, Puncak, dibangun oleh WIKA dengan panjang total 275 meter, bertujuan dukung pariwisata dan ekonomi.
  • Progres pembangunan mencapai 81,3 persen, proyek bernilai Rp 185,06 miliar dari APBN ini diproyeksikan selesai pada Mei 2026.
  • Jembatan menggunakan teknologi baru termasuk material diuji di luar negeri dan mampu menahan beban 500 kg per meter persegi.

Suara.com - Pemerintah tengah membangun Jembatan Kaca terpanjang di Indonesia. Proyek itu yaitu, Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi, Puncak.

Proyek ini dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR dengan BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat PPK 5.3 Provinsi Jawa Barat dan dikerjakan ole PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA).

Secara Total, panjang jembatan kaca tersebut mencapai 275 meter, tetapi hanya 210 meter yang menggunakan material kaca para pengunjung berpijak. Sisanya di menggunakan Wood Plastic Composite dengan kualitas terbaik.

Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Pembangunan jembatan kaca ini untuk mendukung pariwisata di area Bendungan Sukamahi dengan pemandangan Gunung Salak dan Pangarango.

Selain itu, jembatan kaca ini juga untuk meningkatkan perekonomian di daerah Sukamahi, Kabupaten Bogor dan sekitaranya.

Progres Pembangunan

Adapun, progres pembangunan jembatan kaca tersebut, pada 81,3 persen. Realisasi ini lebih tinggi 3,9 persen dibandingkan rencana awal dengan target 77,4 persen.

Proyek ini telah dikerjakan oleh sejak tahun 2024 dengan memakan waktu proses pengerjaan mencapai 478 hari kalender yang harusnya selesai 31 Desember 2025. Namun, progres itu mundur yang diproyeksikan selesai pada Mei 2026.

Sedangkan, nilai proyek jembatran kaca ini dianggarkan mencapai Rp 185,06 miliar. Di mana, nilai sepenuhnya dibayarkan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proyek jembatan kaca yang digadang-gadang akan menjadi jembatan kaca terbesar di Indonesia tersebut memiliki nilai kontrak awal Rp 185,06 miliar dan dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2022–2025.

Teknologi Baru

Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso, pembangunan jembatan kaca ini menggunakan teknologi baru, bahkan belum pernah diterapkan di Indonesia.

Bahkan, beberapa material dilakukan pengujian di luar negeri untuk memastikan kelayakannya.

Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Site Manager Operasi WIKA, Ridwan Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Teknologi jembatan kaca ini benar-benar baru di Indonesia, jadi ada penyesuaian dari perencanaan sampai ke pelaksanaan. Untuk materialnya saja, kami sampai melakukan pengujian di Australia untuk memastikan kelayakannya," ujarnya di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor Rabu (26/11/2025).

Salah satunya, teknologi kabel baja pilin yang dirangkat dari 14 kawat disusun menjadi satu. Teknologi ini merupakan hal yang baru di Indonesia, akan tetapi memang hal yang lazim bagi konstruksi luar negeri.

Keamanan Jembatan

Ridwan memastikan, seluruh material yang digunakan aman untuk menopang jembatan kaca tersebut. Rata-rata, material yang digunakan dipasok dari produk lokal, tentunya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dari sisi lantai jembatan kaca yang memiliki ketebalan 30 MM, di mana satu panel kaca memiliki berat sekitar 600 kilogram. Dengan spefikasi itu bisa menampung beban hingga 500 kilogram per meter persegi atau sekitar lima orang.

Ridwan menyebut, jika kaca yang terpasang retak, maka tidak langsung remuk dan pecah. Menurutnya, hasil pengujian kaca yang retak tersebut, tetap bisa menopang hingga 4 orang.

Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Proses Pembangunan Jembatan Kaca di Bendungan Sukamahi, Puncak, Bogor. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Jadi setelah kita uji, setelah kacanya pecah ini kita coba ada 4 orang naik, ternyata masih aman. Jadi memang faktor keamanannya sangat tinggi untuk lantai kaca yang akan kita pasang di jembatan ini," ucapnya.

Selanjutnya, jembatan kaca ini juga tahan gempa yang sesuai dengan persyartan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sedangkan, masa layanan atau service jembatan ini bertahan hingga 50 tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger

WIKA Bicara Keuntungan Jika BUMN Karya Jadi Merger

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 16:15 WIB

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 08:51 WIB

Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi

Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 13:36 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB