Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja

M Nurhadi

Jum'at, 28 November 2025 | 09:01 WIB
Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA)

Suara.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perindustrian, dikenal sebagai produsen pipa PVC, selang PVC, ember cor, dan produk bahan bangunan lainnya.

Didirikan pada tahun 2005 sebagai persekutuan komanditer (CV) dengan fokus awal pada produksi lem PVC, perseroan bertransformasi menjadi perseroan terbatas pada 2012 dan mencatatkan saham di bursa pada 2023.

PIPA telah mengembangkan bisnisnya menjadi perusahaan terintegrasi, memasok produk ke ritel, end user, hingga proyek-proyek besar pemerintah.

Wilayah operasionalnya mencakup Jabodetabek, seluruh Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Sulawesi.

Perusahaan ini juga didukung tiga anak usaha yang fokus pada proyek pemerintah, ritel, dan keagenan di Jawa Barat, Sukabumi, Banten, hingga Tangerang Raya.

Struktur Kepemilikan Saham Saat Ini (Per Agustus 2025)

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2025, pemegang saham pengendali utama PIPA adalah pihak internal perusahaan. Berikut rincian kepemilikan saham sebelum rencana perubahan pengendali:

Junaedi (Direktur, sekaligus Penerima Manfaat Akhir): Menggenggam 1 miliar saham atau setara dengan 29,2% dari total saham. Junaedi adalah pengendali utama saat ini.

Hendrik Saputra (Direktur): Memiliki 250 juta saham atau 7,3%.

baca juga

Nanang Saputra (Komisaris): Memiliki 250 juta saham atau 7,3%.

Susyanalief (Komisaris): Memiliki 125 juta saham atau 3,65%.

Publik Non-Warkat: Menguasai mayoritas sisanya, yakni 1,80 miliar saham.

Perubahan Pengendali: Morris Capital Indonesia Ambil Alih Mayoritas

Meskipun saat ini Junaedi tercatat sebagai pengendali utama dan penerima manfaat akhir perusahaan, status ini akan segera berubah menyusul adanya transaksi akuisisi saham oleh Morris Capital Indonesia (MCI).

Dalam keterbukaan informasi perseroan pada Senin, 6 Oktober 2025, PIPA mengumumkan telah meneken Perjanjian Jual Beli Bersyarat. Junaedi dan dua pemegang saham lain sepakat menjual 43,80% saham mereka kepada MCI.

Dengan transaksi ini, kepemilikan MCI di PIPA akan bertambah signifikan. MCI yang sebelumnya hanya memiliki 5,1% saham PIPA, kini akan melonjak menjadi 48,90% dari total saham.

Penambahan porsi ini secara efektif menjadikan Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pengendali baru PIPA.

Isu perubahan kepemilikan dan pengendali ini menjadi salah satu sentimen utama yang mendorong pergerakan saham PIPA di Bursa Efek Indonesia.

Dalam lima hari terakhir hingga Selasa, 7 Oktober 2025, harga saham PIPA melonjak 102,92%, mencapai Rp625.

Jika ditarik lebih jauh, kinerja saham PIPA sangat fantastis. Saham yang dicatatkan di bursa pada 2023 dengan harga penawaran Rp105 ini, sempat diperdagangkan di kisaran Rp12 hingga Rp82 pada pertengahan Mei 2025.

Namun, sejak Agustus, harganya merangkak naik dan terus menanjak, mencatatkan kenaikan harga dari awal tahun hingga mencapai lebih dari 5.000%. Kenaikan spektakuler sebesar 3.372% juga tercatat dalam enam bulan terakhir.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025

Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025

Entertainment | Jum'at, 28 November 2025 | 06:45 WIB

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 19:13 WIB

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:52 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×