Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Masuk Fase Normalisasi

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 01 Desember 2025 | 14:53 WIB
Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Masuk Fase Normalisasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Antara]
  • Menko Perekonomian optimis pemulihan ekonomi tercapai pada 2026 berkat stimulus fiskal Rp 200 triliun.
  • Kebijakan moneter Bank Indonesia berupa pemotongan suku bunga telah mulai me-restart perekonomian Indonesia.
  • Airlangga Hartarto menyampaikan hal ini dalam sambutannya di Rapimnas Kadin Jakarta pada 1 Desember 2025.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis penurunan suku bunga Bank Indonesia dan penyaluran stimulus fiskal sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara serta bank-bank daerah akan mempercepat pemulihan ekonomi pada 2026. 

Menurutnya, kombinasi dorongan moneter dan fiskal tersebut mulai menciptakan ruang ekspansi yang lebih besar bagi dunia usaha.

Airlangga menyebut tahun 2025 masih dipenuhi tantangan global, karena terjadinya konflik antarnegara yang berdampak pada perekonomian dunia.

Meski begitu, ia melihat indikator ekonomi mulai bergerak ke arah normalisasi. Salah satu pendorong utamanya adalah kebijakan pelonggaran suku bunga oleh Bank Indonesia. 

Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kita melihat perekonomian mulai di-restart, antara lain karena pemotongan suku bunga oleh BI sebesar 125 basis poin," ujar Airlangga dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Airlangga menekankan, pemerintah turut menambah dorongan fiskal dalam jumlah besar. Menurutnya, injeksi anggaran tersebut akan menjadi stimulus langsung ke sektor riil ketika seluruh penyalur termasuk Himbara dan bank pembangunan daerah memperluas pembiayaan ke UMKM dan pelaku usaha. 

"Menteri Keuangan juga menggelontorkan dana sebesar Rp 200 triliun. Efek dari kebijakan ini akan terasa pada 2026," katanya.

Airlangga menambahkan bahwa berbagai risiko yang sebelumnya menekan perekonomian mulai dapat diantisipasi oleh kebijakan yang sudah ditempuh. 

"Dengan indikator tersebut, kita melihat risiko ke depan sudah price in, baik pada rupiah, suku bunga, maupun faktor lainnya," imbuhnya.

Airlangga juga menilai arah pergerakan ekonomi semakin memberi ruang optimisme bagi pengusaha. 

"Ke depan, kita didorong oleh tailwind, dengan risiko yang lebih besar ke arah upside daripada downside," imbuhnya.

Menurutnya, seluruh kebijakan tersebut akan memberikan dampak maksimal pada tahun depan, seiring meluasnya penyaluran kredit, meningkatnya konsumsi, dan ekspansi usaha di sejumlah sektor. Di hadapan para pengusaha, ia kembali menekankan pentingnya optimisme kolektif. 

"Dan kuncinya ada pada para pelaku usaha di ruangan ini. Jika para pengusaha optimis, Indonesia juga optimis," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:47 WIB

5 Kondisi Ini Bakal Pengaruhi Ekonomi Indonesia di Tahun 2026

5 Kondisi Ini Bakal Pengaruhi Ekonomi Indonesia di Tahun 2026

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:09 WIB

Purbaya Buka-bukaan Alasan Penerimaan Pajak Rendah: Ekonomi Sudah Lesu Sejak 2024

Purbaya Buka-bukaan Alasan Penerimaan Pajak Rendah: Ekonomi Sudah Lesu Sejak 2024

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB