Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Usai Kantongi Pendanaan Rp5,5 Triliun dari BCA, EDGE DC Umumkan Rebranding

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Desember 2025 | 15:07 WIB
Usai Kantongi Pendanaan Rp5,5 Triliun dari BCA, EDGE DC Umumkan Rebranding
Digital Edge Indonesia baru-baru ini mengantongi pendanaan sebesar USD 325 juta atau sekitar Rp5,5 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Foto ist
  • Digital Edge rebranding perkuat posisi pusat data di Asia Pasifik.
  • BCA kucurkan USD 325 juta untuk ekspansi Digital Edge Indonesia.
  • Kapasitas 29MW jadikan Digital Edge terbesar di pusat Jakarta

Suara.com - Digital Edge Indonesia sebelumnya dikenal sebagai EDGE DC mengumumkan rebranding resmi sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat integrasi dalam ekosistem Digital Edge di Asia Pasifik.

Perubahan identitas ini menandai babak baru perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital yang mengusung standar global tanpa meninggalkan keunggulan lokal yang telah menjadi fondasi pertumbuhannya sejak 2018.

Rebranding ini menegaskan posisi Digital Edge Indonesia sebagai pemain kunci pusat data nasional yang siap menghadapi lonjakan kebutuhan kapasitas digital, cloud computing, serta transformasi teknologi di berbagai sektor industri.

Dengan dua fasilitas utama, EDGE1 dan EDGE2, perusahaan kini mengoperasikan kapasitas gabungan 29MW menjadikannya operator pusat data terbesar di pusat kota Jakarta.

Sebagai bagian dari ekspansi agresifnya, Digital Edge Indonesia baru-baru ini mengantongi pendanaan sebesar USD 325 juta atau sekitar Rp5,5 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur digital baru di Jakarta, refinancing fasilitas yang sedang berjalan, serta penyelesaian pembangunan pusat data EDGE2. Investasi ini sekaligus mencerminkan keyakinan sektor keuangan terhadap prospek industri pusat data Indonesia yang tengah tumbuh cepat menjadi salah satu yang terbesar di Asia.

Keberadaan infrastruktur pusat data berstandar global ini diharapkan mendorong percepatan ekonomi digital Indonesia, memperkuat daya saing sektor teknologi, membuka lapangan kerja baru, hingga memberi akses infrastruktur kelas dunia bagi perusahaan lokal dan UMKM.

“Indonesia memiliki salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia,” ujar John Freeman, CEO Digital Edge. “Rebranding ini memperkuat identitas regional kami dan memastikan kesiapan kami untuk berkembang dengan standar operasional kelas dunia.” tambahnya.

Stephanus Oscar, CEO Digital Edge Indonesia, menambahkan bahwa perusahaan akan terus memainkan peran strategis dalam mendukung transformasi digital nasional. “Kami berkomitmen untuk memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia melalui layanan pusat data yang andal, aman, dan sesuai standar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Pusat Ambil Alih Pendanaan Bencana Sumatra karena APBD Daerah Tak Mampu

DPR Desak Pusat Ambil Alih Pendanaan Bencana Sumatra karena APBD Daerah Tak Mampu

News | Senin, 08 Desember 2025 | 12:53 WIB

Promo Akhir Pekan! Cara Nonton Film di XXI Cuma Bayar Setengah Harga

Promo Akhir Pekan! Cara Nonton Film di XXI Cuma Bayar Setengah Harga

Entertainment | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:21 WIB

Roblox Ditunjuk Jadi Pemungut PPN Baru, Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp43,75 T

Roblox Ditunjuk Jadi Pemungut PPN Baru, Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp43,75 T

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:50 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB