Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Wamentan Sudaryono Ajak Jajaran Kementan Perkuat Integritas: Korupsi Adalah Extraordinary Crime!

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 11 Desember 2025 | 08:22 WIB
Wamentan Sudaryono Ajak Jajaran Kementan Perkuat Integritas: Korupsi Adalah Extraordinary Crime!
Wamentan Sudaryono mengajak seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat kewaspadaan serta meningkatkan budaya saling mengingatkan guna mencegah praktik korupsi (Dok: Kementan)

Suara.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat kewaspadaan serta meningkatkan budaya saling mengingatkan guna mencegah praktik korupsi. Ia menegaskan bahwa korupsi merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang merusak berbagai sendi kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Menurutnya, Hakordia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum global yang lahir dari kesepakatan lebih dari 100 negara.

“Ada lebih dari 100 negara tahun 2003, berkumpul kemudian menyempakati bahwa korupsi adalah extraordinary crime. Jadi korupsi adalah extraordinary crime yang harus disikapi oleh banyak negara,” kata Wamentan Sudaryono.

Wamentan Sudaryono (Dok: Kementan)
Wamentan Sudaryono (Dok: Kementan)

Wamentan Sudaryono menjelaskan bahwa sejumlah negara maju kini bahkan memperingati hari antikorupsi secara lebih sederhana karena indeks antikorupsinya sudah sangat baik. Ia berharap Kementan terus konsisten meningkatkan upaya pencegahan serta memperbaiki tata kelola agar bebas dari praktik korupsi.

“Kita terus pacu, baik itu dari sisi pencegahan khususnya. Kita berharap dari sisi pencegahan bisa sangat maksimal sehingga betul-betul korupsi itu tidak ada di lingkungan kita. Di lingkungan yang paling kecil, di tempat kita bekerja tidak ada lagi praktik-praktik korupsi,” tegasnya.

Wamentan Sudaryono menyampaikan bahwa indeks antikorupsi di Kementan saat ini menunjukkan tren yang terus membaik.

“So far perbaikan, mengalami perbaikan yang baik. Hanya memang masih perlu untuk lebih ditingkatkan. Saya memiliki target bahwa ke depan Kementerian Pertanian harus juara anti korupsi dibanding dengan Kementerian lain,” sebutnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa integritas bukan sekadar slogan yang ditempel di kantor, melainkan harus tertanam dalam diri setiap pegawai.

“Di kantor-kantor itu sering ada tulisannya ‘kawasan berintegritas’, ‘kawasan antikorupsi’. Bukan berarti kemudian di kawasan itu saja kita tidak melakukan kegiatan tercela itu, bukan kemudian pindah tempat, salah. Yang dimaksud bukan tempatnya, tapi di hatinya Bapak Ibu semua,” tuturnya.

Wamentan yang berlatar belakang anak petani dari Grobogan, Jawa Tengah ini mengajak seluruh pegawai Kementan untuk berkaca pada kasus-kasus yang muncul di televisi, sebagai pengingat agar tidak terjerumus.

“Mari kita selalu mengelus dada manakala ada di antara kita nonton TV, lihat seseorang di pesakitan memakai rompi warna oranye atau rompi merah. Kita elus dada, semoga peristiwa itu tidak menimpa kita dan kita tidak berbuat seperti yang dilakukan,” ujarnya.

Wamentan lebih lanjut menekankan bahwa godaan uang tidak sebanding dengan kehancuran martabat dan keluarga yang mungkin terjadi bila seseorang terlibat korupsi. Ia mengutip pepatah tentang kejahatan yang sering terjadi bukan karena niat, melainkan karena kesempatan.

“Saya minta sekali Anda ingat anak istri di rumah. Anda ingat keluarga di rumah, sebelum Anda memutuskan melakukan sesuatu yang melanggar,” pesannya.

Wamentan Sudaryono kembali menegaskan bahwa perilaku korupsi berdampak terhadap berbagai aspek pembangunan nasional.

“Sekali lagi, korupsi adalah extraordinary crime. Dengan korupsi, penjara terjadi. Dengan korupsi, jalan-jalan rusak. Dengan korupsi, orang tidak bisa makan. Dengan korupsi, orang tidak bisa sekolah. Dengan korupsi, orang tidak bisa mendapatkan pelayanan yang baik,” tegasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Targetkan Indonesia Mandiri Vaksin Hewan, Fasilitas di Surabaya Akan Ditingkatkan

Kementan Targetkan Indonesia Mandiri Vaksin Hewan, Fasilitas di Surabaya Akan Ditingkatkan

News | Sabtu, 22 November 2025 | 11:54 WIB

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:56 WIB

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Litbang Kompas: Masyarakat Puas dengan Kinerja Kementan, Produksi Meningkat, Stok Beras Berlimpah

Litbang Kompas: Masyarakat Puas dengan Kinerja Kementan, Produksi Meningkat, Stok Beras Berlimpah

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:36 WIB

Berdasar Survei Litbang Kompas, 71,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Kementan

Berdasar Survei Litbang Kompas, 71,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Kementan

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 19:27 WIB

Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Transparan, Kementan Pastikan Tepat Sasaran

Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Transparan, Kementan Pastikan Tepat Sasaran

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 14:09 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB