PT Tusam Hutani Lestari Punya Siapa? Menguasai Lahan Hutan Aceh Sejak Era Soeharto

M Nurhadi

Kamis, 11 Desember 2025 | 11:58 WIB
PT Tusam Hutani Lestari Punya Siapa? Menguasai Lahan Hutan Aceh Sejak Era Soeharto
PT Tusam Hutani Lestari
baca 10 detik
  • PT Tusam Hutani Lestari (THL) dikaitkan Jatamnas dengan banjir bandang Aceh Desember 2025 karena konsesi HTI 97 ribu hektare.
  • Edhy Prabowo tercatat sebagai Direktur Utama THL sejak perubahan akta tertanggal 28 Agustus 2024.
  • Konsesi THL meliputi area pinus dan hutan sekunder, dengan izin yang berlaku hingga tahun 2043.

Suara.com - PT Tusam Hutani Lestari (THL), perusahaan yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara, menjadi sorotan publik menyusul bencana banjir bandang yang melanda hampir sebagian besar wilayah Aceh pada awal Desember 2025.

Perusahaan ini telah mengantongi izin Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak diterbitkannya SK No. 556/Kpts-II/1997.

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) melalui akun media sosialnya (@jatamnas) mengunggah peta yang menunjukkan kawasan yang kini terendam banjir besar berada di area yang sebagian hak kelola hutannya dimiliki oleh PT Tusam Hutani Lestari.

Jatamnas menyoroti bahwa banjir parah ini terjadi bersamaan dengan hujan ekstrem di wilayah yang telah lama dipenuhi berbagai konsesi.

Kerusakan pada daerah hulu sungai, akibat bertahun-tahun terkikis oleh puluhan izin tambang, HPH, HTI, dan perkebunan sawit skala masif, menyebabkan daerah tangkapan air melemah.

Akibatnya, limpasan hujan langsung meluru ke permukiman, membawa lumpur dan potongan kayu, memicu banjir bandang yang diklaim sebagai salah satu yang terparah dalam puluhan tahun.

Kabupaten yang kini berstatus siaga darurat karena banjir berat, yang juga disorot dalam peta Jatamnas, meliputi Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues, hingga Aceh Singkil.

Jatamnas menambahkan, di kawasan hulu sungai terdapat lebih dari 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare, ditambah jaringan konsesi kayu dan HTI yang merangsek dekat permukiman. Hal ini paling jelas terlihat di wilayah Linge, Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari mengelola hampir 100 ribu hektare dan kerap dipersoalkan warga karena dianggap mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.

Perusahaan pemegang konsesi sekitar 97 ribu hektare ini dikaitkan dengan Prabowo Subianto.

baca juga

Isu kepemilikan Prabowo terhadap Tusam Hutani Lestari pernah mencuat pada Debat Pilpres 2019 ketika Joko Widodo secara terbuka menyebut Prabowo menguasai ratusan ribu hektare lahan konsesi di beberapa daerah, termasuk Aceh Tengah.

Kala itu, Prabowo tidak membantah, namun menegaskan bahwa lahan tersebut adalah Hak Guna Usaha (HGU) yang tetap menjadi milik negara.

Berdasarkan Data Ditjen AHU, struktur kepemilikan saham PT Tusam Hutani Lestari dikuasai oleh PT V (Inhutani V) dengan 7.947 lembar saham, yang mencerminkan perusahaan kehutanan lama (BUMN di bawah jaringan Perhutani Group).

Total modal ditempatkan dan disetor tercatat sebesar Rp19,867 miliar, seluruhnya dalam bentuk uang, tanpa ada penyertaan saham pribadi dari individu mana pun.

Tidak ada nama Prabowo Subianto dalam daftar pemegang saham ini.

Jajaran Direksi Terbaru dan Izin Konsesi

Meskipun Prabowo tidak terdaftar sebagai pemilik saham, dokumen AHU menunjukkan figur mencolok dalam jajaran direksi.

Dalam akta perubahan tertanggal 28 Agustus 2024, Edhy Prabowo, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra (yang mengundurkan diri saat terjerat kasus korupsi November 2020), tercatat masuk sebagai Direktur Utama PT Tusam Hutani Lestari.

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Edhy Prabowo sendiri sebelumnya sempat dikenal dekat dengan Prabowo Subianto, selaku politisi.

Direksi lainnya adalah Muhammad Harrifar Syafar dan Sofyan Alparis, didampingi Sukasno (Komisaris Utama) dan Suhary Zainuddin Basyariah (Komisaris).

Izin HTI PT THL seluas 97.300 hektare yang diterbitkan melalui SK No. 556/Kpts-II/1997, akan berakhir pada tahun 2043.

Izin ini kemudian diperbarui melalui SK Menteri LHK No. 1501/MENLHK/SETJEN/HPL.0/12/2021 yang menegaskan wilayah operasional di Provinsi Aceh.

Dalam pembagian areal PBPH terbaru, konsesi PT THL yang berada di Aceh Tengah dan Bener Meriah—wilayah yang terdampak bencana—terbagi atas:

Area pinus: 29.378 hektare

Hutan sekunder: 17.563 hektare

Lahan kosong berpotensi dikelola: 22.172 hektare

Pertanian lahan campur: 16.557 hektare

Kawasan permukiman: 2.058 hektare

Perlu dicatat dari data Putusan Mahkamah Agung, Tusam Hutani Lestari dilaporkan hanya memiliki izin mengolah getah pinus, sementara izin untuk menebang dan memanfaatkan kayu tidak ada. Namun, surat keputusan menteri yang diberikan kepada perusahaan ini masih dinyatakan berlaku hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Kuat dari Kremlin: Putin Jawab Langsung Undangan Prabowo, Siap Datang ke Indonesia

Sinyal Kuat dari Kremlin: Putin Jawab Langsung Undangan Prabowo, Siap Datang ke Indonesia

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 21:23 WIB

Putin Sampaikan Belasungkawa Terkait Bencana Banjir, Prabowo: Kami Bisa Menghadapi Ini dengan Baik

Putin Sampaikan Belasungkawa Terkait Bencana Banjir, Prabowo: Kami Bisa Menghadapi Ini dengan Baik

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 20:27 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Sebenarnya di Balik Kunjungan ke Moskow Bertemu Putin

Prabowo Ungkap Alasan Sebenarnya di Balik Kunjungan ke Moskow Bertemu Putin

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 20:12 WIB

Intip Sinopsis Film Timur yang Gaet Penjual Burger untuk Perankan Prabowo

Intip Sinopsis Film Timur yang Gaet Penjual Burger untuk Perankan Prabowo

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 20:10 WIB

Usai dari Pakistan, Prabowo Lanjut Lawatan ke Moscow, Bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin

Usai dari Pakistan, Prabowo Lanjut Lawatan ke Moscow, Bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:47 WIB

Duh! Kesepakatan Dagang RI-AS Terancam Batal, Trump Sebut Prabowo Mengingkari?

Duh! Kesepakatan Dagang RI-AS Terancam Batal, Trump Sebut Prabowo Mengingkari?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:45 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×