Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 14 Desember 2025 | 09:39 WIB
BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen
Bank Neo Commerce (BBYB) vs Superbank (SUPA) [Neobank/Superbank/Kolase oleh Suara.com]
  • PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) berjanji membagikan dividen hingga 85% dari laba bersih, diperkirakan mulai tahun 2029 atau 2030.
  • Komitmen dividen tinggi SUPA ini menjadi pembanding prospek investasi dengan pesaing di segmen bank digital.
  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menghentikan pembagian dividen demi memperkuat permodalan.

Suara.com - Persaingan di sektor bank digital Indonesia kian memanas, terutama dengan masuknya pemain baru yang didukung konsorsium kuat, PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank.

Superbank, yang diperkuat oleh raksasa seperti Emtek, Singtel, dan Kakao Bank, kini menantang dominasi pemain lama seperti PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), dan terutama PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Superbank tengah melangsungkan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO) saham, menargetkan perolehan dana segar senilai Rp2,79 triliun.

Dalam aksi korporasi ini, SUPA melepas 4.406.612.300 saham, setara 13% dari modal disetor, dengan harga penawaran ditetapkan Rp635 per saham. Pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 17 Desember 2025.

Valuasi: SUPA di Bawah Rata-Rata Industri, tetapi Lebih Mahal dari BBYB

KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya mencatat bahwa harga penawaran Rp635 per saham menempatkan valuasi SUPA setara dengan Price to Book Value (PBV) tahun 2025 sebesar 2,64 kali.

Angka ini dinilai lebih rendah dibandingkan rata-rata industri bank digital yang mencapai 2,92 kali.

Valuasi PBV 2,64 kali ini membuat SUPA tampak lebih murah dibandingkan dua pesaing utamanya, ARTO (PBV 3,3 kali) dan BBHI (PBV 4,3 kali).

Namun, jika dibandingkan dengan BBYB, valuasi SUPA masih tercatat lebih mahal. BBYB saat ini diperdagangkan dengan PBV yang jauh lebih rendah, yakni sekitar 1,5 kali.

Keunggulan Operasional Superbank atas BBYB

Meskipun valuasi BBYB di pasar lebih murah, secara pangsa pasar dan performa operasional, SUPA menunjukkan keunggulan.

Data lanskap industri bank digital per Juni 2025 menunjukkan bahwa Superbank telah menguasai 9,4% pangsa pasar, menempatkannya di posisi ketiga dengan total penyaluran pinjaman mencapai Rp8,3 triliun.

Angka ini lebih unggul dibandingkan BBYB, yang menguasai 9,1% pangsa pasar dengan total pinjaman sebesar Rp8,1 triliun.

Keunggulan ini didukung oleh integrasi langsung SUPA dengan ekosistem kuat seperti platform Grab dan OVO, serta diperkuat oleh konsorsium pemegang saham besarnya.

Sejak bertransformasi menjadi bank digital, SUPA juga telah mencatat pertumbuhan signifikan pada jumlah nasabah hingga 4 juta, bahkan telah mencetak profitabilitas kuartalan pertama pada kuartal I-2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:10 WIB

Investor Saham Makin Doyan Market Order, Nilai Transaksi Tembus Rp1 Triliun Per Hari

Investor Saham Makin Doyan Market Order, Nilai Transaksi Tembus Rp1 Triliun Per Hari

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:44 WIB

Sandiaga Uno Dorong Wirausaha Muda Untuk Melantai Bursa

Sandiaga Uno Dorong Wirausaha Muda Untuk Melantai Bursa

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:23 WIB

IHSG Bergerak 2 Arah di Awal Sesi Hari Ini, Tapi Cenderung Melemah

IHSG Bergerak 2 Arah di Awal Sesi Hari Ini, Tapi Cenderung Melemah

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:26 WIB

IHSG Turun Dibayangi The Fed, Ini Analisis Rekomendasi Saham Trading Jumat 12 Desember

IHSG Turun Dibayangi The Fed, Ini Analisis Rekomendasi Saham Trading Jumat 12 Desember

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:10 WIB

PT Titan Infra Sejahtera: Bisnis, Profil Pemilik, Direksi, dan Prospek Saham

PT Titan Infra Sejahtera: Bisnis, Profil Pemilik, Direksi, dan Prospek Saham

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:52 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:54 WIB

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:52 WIB

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:20 WIB

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:54 WIB

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB