BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen

M Nurhadi

Minggu, 14 Desember 2025 | 09:39 WIB
BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen
Bank Neo Commerce (BBYB) vs Superbank (SUPA) [Neobank/Superbank/Kolase oleh Suara.com]
baca 10 detik
  • PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) berjanji membagikan dividen hingga 85% dari laba bersih, diperkirakan mulai tahun 2029 atau 2030.
  • Komitmen dividen tinggi SUPA ini menjadi pembanding prospek investasi dengan pesaing di segmen bank digital.
  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menghentikan pembagian dividen demi memperkuat permodalan.

Suara.com - Persaingan di sektor bank digital Indonesia kian memanas, terutama dengan masuknya pemain baru yang didukung konsorsium kuat, PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank.

Superbank, yang diperkuat oleh raksasa seperti Emtek, Singtel, dan Kakao Bank, kini menantang dominasi pemain lama seperti PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), dan terutama PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Superbank tengah melangsungkan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO) saham, menargetkan perolehan dana segar senilai Rp2,79 triliun.

Dalam aksi korporasi ini, SUPA melepas 4.406.612.300 saham, setara 13% dari modal disetor, dengan harga penawaran ditetapkan Rp635 per saham. Pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 17 Desember 2025.

Valuasi: SUPA di Bawah Rata-Rata Industri, tetapi Lebih Mahal dari BBYB

KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya mencatat bahwa harga penawaran Rp635 per saham menempatkan valuasi SUPA setara dengan Price to Book Value (PBV) tahun 2025 sebesar 2,64 kali.

Angka ini dinilai lebih rendah dibandingkan rata-rata industri bank digital yang mencapai 2,92 kali.

Valuasi PBV 2,64 kali ini membuat SUPA tampak lebih murah dibandingkan dua pesaing utamanya, ARTO (PBV 3,3 kali) dan BBHI (PBV 4,3 kali).

Namun, jika dibandingkan dengan BBYB, valuasi SUPA masih tercatat lebih mahal. BBYB saat ini diperdagangkan dengan PBV yang jauh lebih rendah, yakni sekitar 1,5 kali.

baca juga

Keunggulan Operasional Superbank atas BBYB

Meskipun valuasi BBYB di pasar lebih murah, secara pangsa pasar dan performa operasional, SUPA menunjukkan keunggulan.

Data lanskap industri bank digital per Juni 2025 menunjukkan bahwa Superbank telah menguasai 9,4% pangsa pasar, menempatkannya di posisi ketiga dengan total penyaluran pinjaman mencapai Rp8,3 triliun.

Angka ini lebih unggul dibandingkan BBYB, yang menguasai 9,1% pangsa pasar dengan total pinjaman sebesar Rp8,1 triliun.

Keunggulan ini didukung oleh integrasi langsung SUPA dengan ekosistem kuat seperti platform Grab dan OVO, serta diperkuat oleh konsorsium pemegang saham besarnya.

Sejak bertransformasi menjadi bank digital, SUPA juga telah mencatat pertumbuhan signifikan pada jumlah nasabah hingga 4 juta, bahkan telah mencetak profitabilitas kuartalan pertama pada kuartal I-2025.

Sementara Superbank menawarkan prospek pertumbuhan yang didukung fundamental kuat dan anchor strategis, pergerakan saham BBYB dalam beberapa pekan terakhir mengindikasikan pola yang berbeda.

Meskipun secara harga BBYB mencatatkan reli yang mencolok, pergerakannya disinyalir memiliki pola spekulatif berisiko tinggi dan tidak dapat dikategorikan sebagai tren naik yang sehat.

Dalam satu bulan terakhir, BBYB mencatatkan kenaikan sekitar 26,6% dengan rentang pergerakan yang sangat ekstrem. Harga sempat menyentuh area bawah Rp368 dan melonjak hingga Rp545 sebelum kembali turun ke kisaran Rp470-an.

Volatilitas ekstrem ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga BBYB bukan didorong oleh akumulasi bertahap yang mencerminkan keyakinan fundamental jangka panjang, melainkan didorong oleh dorongan cepat yang sarat tarik-menarik kepentingan jangka pendek dan spekulasi.

Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa kenaikan terbesar terjadi pada 27 November 2025 (hampir 25%), namun sehari kemudian terpangkas lebih dari 12%.

Dividen SUPA: Komitmen Jangka Panjang dan Tantangan Realisasi

Komitmen dividen hingga 85% dari laba bersih oleh Superbank merupakan langkah strategis untuk menarik investor. Namun, implementasi kebijakan ini terikat pada sejumlah faktor yang memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan bank, di antaranya:

  • Pencapaian kinerja keuangan yang berkelanjutan.
  • Tingkat rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).
  • Kondisi keuangan dan kesehatan bank secara keseluruhan.
  • Rencana pengembangan, kebutuhan permodalan, dan strategi pertumbuhan bank di masa depan.

Manajemen Superbank merencanakan untuk membagikan dividen berdasarkan laba tahun buku yang akan dimulai paling cepat pada tahun 2029 atau 2030.

Hal ini mengindikasikan bahwa investasi pada SUPA saat ini masih berada dalam fase scaling bisnis dan penguatan modal, di mana fokus utama perusahaan adalah pertumbuhan dan ekspansi.

Riwayat Dividen BBYB di Tengah Defisit Ekuitas

Berbeda dengan SUPA yang menjanjikan rasio tinggi untuk masa depan, BBYB sempat memiliki riwayat pembagian dividen di tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data historis, BBYB pernah membagikan dividen kepada pemegang saham pada:

Tahun Buku 2020: Membagikan dividen sebesar Rp0,24 per lembar saham.
Tahun Buku 2021: Membagikan dividen sebesar Rp0,23 per lembar saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:10 WIB

Investor Saham Makin Doyan Market Order, Nilai Transaksi Tembus Rp1 Triliun Per Hari

Investor Saham Makin Doyan Market Order, Nilai Transaksi Tembus Rp1 Triliun Per Hari

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:44 WIB

Sandiaga Uno Dorong Wirausaha Muda Untuk Melantai Bursa

Sandiaga Uno Dorong Wirausaha Muda Untuk Melantai Bursa

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:23 WIB

IHSG Bergerak 2 Arah di Awal Sesi Hari Ini, Tapi Cenderung Melemah

IHSG Bergerak 2 Arah di Awal Sesi Hari Ini, Tapi Cenderung Melemah

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:26 WIB

IHSG Turun Dibayangi The Fed, Ini Analisis Rekomendasi Saham Trading Jumat 12 Desember

IHSG Turun Dibayangi The Fed, Ini Analisis Rekomendasi Saham Trading Jumat 12 Desember

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:10 WIB

PT Titan Infra Sejahtera: Bisnis, Profil Pemilik, Direksi, dan Prospek Saham

PT Titan Infra Sejahtera: Bisnis, Profil Pemilik, Direksi, dan Prospek Saham

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:52 WIB

Terkini

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

×