Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 16:21 WIB
Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lahan bekas tambang (Tom Fisk/Pexels)
  • Solar Depot dan Huawei Indonesia berkolaborasi mengembangkan solusi energi terbarukan berbasis microgrid untuk sektor tambang dan perkebunan.
  • Kolaborasi ini bertujuan memenuhi kebutuhan listrik di lokasi terpencil melalui integrasi PLTS dan BESS.
  • Kerja sama tersebut diharapkan mempercepat transisi energi bersih dan mengurangi ketergantungan industri pada energi fosil.

Suara.com - Pemanfaatan energi terbarukan kini mulai merambah sektor tambang dan perkebunan yang selama ini identik dengan penggunaan energi fosil.

Hal tersebut ditandai dengan kerja sama strategis antara Solar Depot (PT ATW Sejahtera) dan Huawei Indonesia (PT Huawei Tech Investment) dalam pengembangan solusi energi terbarukan berbasis microgrid.

Kolaborasi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik di sektor pertambangan dan perkebunan, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik.

Langkah tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam mempercepat transisi energi bersih sekaligus memperkuat ekosistem energi baru terbarukan nasional.

Ilustrasi investasi sekotr pertambangan di Kaltim. [Ist]
Ilustrasi investasi sekotr pertambangan di Kaltim. [Ist]

President Director Triputra Visi Energi, Juan Davis, menjelaskan kerja sama ini lahir dari meningkatnya kebutuhan industri tambang dan perkebunan akan pasokan energi yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

Menurutnya, strategi pemenuhan energi di sektor intensif energi kini mulai bergeser menuju kombinasi sumber daya yang mampu memberikan efisiensi jangka panjang tanpa mengorbankan keandalan operasional.

"Lewat teknologi microgrid berbasis PLTS dan BESS, kami ingin mempercepat adopsi energi bersih di sektor industri," ujar Juan di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan dan penyediaan solusi microgrid terintegrasi, mulai dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS), manajemen energi berbasis digital, hingga dukungan teknologi dan implementasi secara menyeluruh.

Sejumlah proyek percontohan telah disiapkan di area tambang dan perkebunan yang memiliki kebutuhan energi besar namun terkendala akses jaringan listrik.

Juan menambahkan, Huawei dipilih sebagai mitra teknologi karena memiliki visi keberlanjutan yang sejalan serta rekam jejak inovasi dan keandalan produk di tingkat global.

"Kolaborasi ini memungkinkan kami menghadirkan teknologi kelas dunia yang sesuai kebutuhan operasional industri di Indonesia," jelasnya.

Dari sisi mitra teknologi, CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, menilai Solar Depot sebagai mitra strategis yang memahami karakter sektor industri intensif energi, serta memiliki ekosistem bisnis yang kuat melalui dukungan Triputra Group.

"Kami akan menyediakan solusi microgrid terintegrasi berbasis PLTS dan baterai industri dengan sistem kontrol dan monitoring real time untuk memastikan stabilitas serta efisiensi operasi," kata Jin.

Ia menegaskan, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Huawei dalam mendukung percepatan target Net Zero Emission Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital yang cerdas dan berkelanjutan.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi pendorong masuknya energi bersih secara lebih masif ke sektor tambang dan perkebunan, sekaligus mengurangi ketergantungan industri terhadap energi berbasis fosil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

23 Perizinan Tambang di Aceh-Sumbar, ESDM: Diterbitkan Pemerintah Daerah!

23 Perizinan Tambang di Aceh-Sumbar, ESDM: Diterbitkan Pemerintah Daerah!

Bisnis | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:48 WIB

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:48 WIB

Siap-siap! Bahlil Bakal Beri Sanksi Perusahaan Tambang Jika Terbukti Pemicu Bencana

Siap-siap! Bahlil Bakal Beri Sanksi Perusahaan Tambang Jika Terbukti Pemicu Bencana

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 13:11 WIB

Terkini

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:31 WIB

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:23 WIB

15 Saham Antre IPO: Mayoritas Perusahaan Besar, Ini Rinciannya

15 Saham Antre IPO: Mayoritas Perusahaan Besar, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:17 WIB

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB