Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Sebut Dana SAL Rp 200 Triliun Sukses Turunkan Suku Bunga, Ini Buktinya

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:19 WIB
Purbaya Sebut Dana SAL Rp 200 Triliun Sukses Turunkan Suku Bunga, Ini Buktinya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan menempatkan dana SAL Rp 276 triliun ke perbankan untuk dorong pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Penempatan dana Rp 200 triliun di Himbara telah berhasil menurunkan suku bunga deposito secara signifikan pada November 2025.
  • Kemenkeu akan koordinasi erat dengan Bank Indonesia agar transmisi kebijakan sukses menurunkan suku bunga kredit ke sektor riil.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 276 triliun ke perbankan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Diketahui Menkeu Purbaya menempatkan dana SAL Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Negara (Himbara) meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI. Ia lalu menambahkan Rp 76 triliun lagi ke Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Jakarta.

"Penempatan kas negara sebesar Rp 200 triliun di bank umum diharapkan memperkuat likuiditas sistem keuangan dan sudah memperkuat. Dampaknya telah terlihat dari penurunan signifikan suku bunga deposito, yang kami yakin segera diikuti penurunan suku bunga kredit lebih signifikan lagi," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan paparan Purbaya, suku bunga deposito satu bulan turun dari 4,33 persen pada September, menjadi 4,14 persen di November 2025.

Sedangkan untuk suku bunga kredit penurunannya lebih lambat, dari 9,20 persen pada Januari 2025 menjadi 8,96 persen di November 2025.

Maka dari itu Purbaya bakal terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) agar prospek ekonomi Indonesia ke depan semakin membaik.

"Jadi prospek ekonomi kita ke depan akan semakin bagus lagi. Kami dengan bank sentral sekarang lebih dekat koordinasinya dibanding sebelum-sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, transmisi kebijakan ini diharapkan semakin kuat sehingga penurunan suku bunga kredit dapat mendorong pembayaran yang lebih efisien dan mempercepat likuiditas ke sektor riil," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Balas Ramalan Bank Dunia

Menkeu Purbaya Balas Ramalan Bank Dunia

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:04 WIB

6 Perbedaan Tabungan Konvensional dan Syariah, Mana yang Lebih Sesuai untuk Anda?

6 Perbedaan Tabungan Konvensional dan Syariah, Mana yang Lebih Sesuai untuk Anda?

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:18 WIB

Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya

Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:37 WIB

RUPSLB Bank Mandiri Mau Ganti Susunan Pengurus, Ini Bocorannya

RUPSLB Bank Mandiri Mau Ganti Susunan Pengurus, Ini Bocorannya

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 07:40 WIB

LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian NRB Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian NRB Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:40 WIB

BRI Terus Salurkan Bantuan Bencana di Sumatra, Jangkau Lebih dari 70.000 Masyarakat Terdampak

BRI Terus Salurkan Bantuan Bencana di Sumatra, Jangkau Lebih dari 70.000 Masyarakat Terdampak

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:54 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB