UMP 2026 di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur dengan Estimasi Formula Baru

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 18:08 WIB
UMP 2026 di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur dengan Estimasi Formula Baru
Ilustrasi buruh pekerja Sritex [Suara.com/ANTARA]
  • Gubernur di kota besar harus menetapkan UMP 2026 paling lambat 24 Desember 2025 menggunakan formula baru.
  • Formula kenaikan upah melibatkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan variabel alfa (0,5 hingga 0,9).
  • Simulasi UMP DKI Jakarta 2026 diproyeksikan mencapai Rp5.344.059 dengan asumsi kenaikan sekitar 5,46%.

Angka ini dinilai cukup realistis untuk membantu milenial Jakarta menghadapi lonjakan harga pangan dan biaya transportasi di ibu kota.

Jawa Barat dan Jawa Timur: Harapan bagi Pusat Industri dan Manufaktur

Wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur memiliki karakteristik unik karena didominasi oleh sektor manufaktur dan industri pengolahan. Pada 2025, UMP Jawa Barat tercatat sebesar Rp2.057.495 dan Jawa Timur sebesar Rp2.165.244.

Menggunakan asumsi persentase kenaikan yang sama (5,46%) berdasarkan formula alfa 0,7, berikut adalah simulasinya:

UMP Jawa Barat 2026: Diprediksi naik menjadi sekitar Rp2.169.834.

UMP Jawa Timur 2026: Diprediksi naik menjadi sekitar Rp2.283.466.

Penting untuk dicatat bahwa meski UMP ditetapkan oleh gubernur, wilayah-wilayah industri seperti Karawang, Bekasi, dan Sidoarjo biasanya akan menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang jauh lebih tinggi dari UMP.

Terkait hal ini, Mendagri Tito Karnavian telah menegaskan, “Gubernur dapat menetapkan UMK dan UMSK, tetapi sifatnya tidak wajib.” Namun, demi menjaga stabilitas sosial, biasanya gubernur tetap akan menandatangani usulan UMK dari daerah-daerah strategis tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan jaminan moral bagi seluruh buruh bahwa skema baru ini tidak akan merugikan pekerja, bahkan di daerah yang ekonominya sedang lesu.

Ia menegaskan, “Tidak ada istilah upah turun. Formula yang digunakan tetap inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikalikan alfa.”

Bagi para pekerja di kota-kota besar, kenaikan UMP di kisaran 5-7% diharapkan mampu mengimbangi lifestyle inflation dan biaya hunian yang terus merangkak naik.

Di sisi lain, pemerintah juga harus waspada terhadap potensi transmisi kenaikan upah ke harga jual barang ( cost-push inflation) yang bisa kembali menekan daya beli.

Pemerintah daerah kini hanya memiliki waktu hitungan jam untuk mengetok palu. Sesuai instruksi pusat, “Usulan UMP dari dewan pengupahan harus ditetapkan gubernur paling lambat 24 Desember 2025.”

Keputusan ini akan menjadi "kado akhir tahun" yang menentukan stabilitas konsumsi rumah tangga di sepanjang tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Umumkan UMP Jakarta Besok: Mudah-Mudahan Nggak Ada yang Mogok Kerja!

Pramono Anung Umumkan UMP Jakarta Besok: Mudah-Mudahan Nggak Ada yang Mogok Kerja!

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 17:33 WIB

Kenaikan Gaji Pekerja RI Bakal Melambat 5,8 Persen Tahun 2026

Kenaikan Gaji Pekerja RI Bakal Melambat 5,8 Persen Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 15:52 WIB

Pemerintah Janji Tahun 2026 Tidak Ada Potong Gaji, Formulasi Baru Jadi Jaminan

Pemerintah Janji Tahun 2026 Tidak Ada Potong Gaji, Formulasi Baru Jadi Jaminan

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 15:52 WIB

UMP 2026 Diumumkan Hari Ini? Menaker Kasih Bocoran:Insya Allah Menggembirakan

UMP 2026 Diumumkan Hari Ini? Menaker Kasih Bocoran:Insya Allah Menggembirakan

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:03 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB