Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 29 Desember 2025 | 14:10 WIB
Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg
Pembeli membeli cabai rawit merah di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
  • Menko Pangan Zulhas menemukan harga cabai rawit tinggi, mencapai Rp 60.000 per kilogram saat sidak di Kramatjati.
  • Inspeksi mendadak di Jakarta menunjukkan kenaikan harga ayam eceran dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.000 per kilogram.
  • Harga beras premium dilaporkan mengalami penurunan, sementara stok pangan secara umum diklaim terkendali oleh pemerintah.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan harga cabai rawit masih tinggi pada masa natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026.

Hal ini diketahui, setelah dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. Pada sidak tersebut, harga cabai rawit mencapai Rp 60.000 per kilogram.

"Di Jakarta cabai Rp 40.000 - Rp 50.000. Yang agak malah memang cabai rawit belum turun banyak masih ada Rp 60.000 per kg," ujarnya dalam sidak seperti yang dikutip, Senin (29/12/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Selain itu, Zulhas menemukan, harga ayam juga mengalami kenaikan dari harga eceran penjualan yang sebesar Rp 40.000 per kg, menjadi Rp 42.000 per kg.

"Tadi ayam di sini antara Rp 39.000, Rp 40.000 Rp 41.000. Tapi memang kualitas di sini Jakarta beda pak. Dia pengen yang terbaik, ayamnya tadi paling fresh segar. Jadi ayam itu yang terbaik Rp 41.000 dan Rp 42.000," katanya.

Kemudian, harga pangan lainnya, seperti telur ayam yang harganya beda-beda di setiap daerah, seperti di Lampung lebih mahal dari Jawa barat.

Lalu, harga beras alami penurunan, di mana beras premium harganya sebesar Rp 70.000 per 5 kg.

"Kalau premium itu standar pemrintah Rp 14.900 per kg. Jadi Alhamdulillah harga stok terkendali. Daging sapi 130rb per kg. Kalau belinya agak banyak bisa kurang. Itu yang HAS terbaik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 12:39 WIB

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 07:34 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB