Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Efek Domino Logam Mulia, Harga Minyak Dunia Melandai

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2025 | 10:21 WIB
Efek Domino Logam Mulia, Harga Minyak Dunia Melandai
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
  • Harga minyak dunia turun tipis pada Selasa 30 Desember 2025, menyusul koreksi signifikan harga logam mulia.
  • Kontrak Brent dan WTI AS tercatat turun sekitar 0,3 persen, setelah sesi sebelumnya naik lebih dari 2 persen.
  • Kekhawatiran pasar masih tinggi terhadap potensi gangguan suplai energi akibat konflik Rusia–Ukraina yang memanas.

Suara.com - Harga minyak dunia tercatat turun tipis pada perdagangan Selasa 30 Desember 2025, setelah sebelumnya sempat naik lebih dari 2 persen.

Penurunan ini merupakan efek domino dari melemahnya harga logam mulia, di tengah kekhawatiran pasar yang masih tinggi terhadap potensi gangguan suplai akibat memanasnya konflik Rusia–Ukraina.

Mengutip dari Investing.com, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari , yang berakhir pada hari Selasa, turun 21 sen, atau 0,3 persen, menjadi 61,73 dolar AS per barel pada pukul 01.50 GMT.

Kontrak Maret yang lebih aktif berada di 61,30, dolar AS turun 19 sen atau 0,3 persen.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 20 sen, atau 0,3 persen, menjadi 57,88 dolar AS.

Kedua kontrak ditutup lebih dari 2 persen lebih tinggi pada sesi sebelumnya.

Menurut analis Marex, Ed Meir, penurunan harga yang terjadi dipicu oleh efek domino dari koreksi besar di pasar logam mulia.

"Penjualan yang Anda lihat sekarang mungkin merupakan dampak lanjutan dari pelemahan yang disebabkan oleh koreksi signifikan yang kita lihat pada logam mulia, yang pasti akan berdampak pada hampir semua komoditas lainnya," kata Meir.

Ilustrasi logam mulia. [Pixabay]
Ilustrasi logam mulia. [Pixabay]

Tercatat, harga logam mulia mengalami koreksi dalam pada perdagangan Senin (29/12/2025).

Perak dan platina merosot dari level tertinggi setelah para investor memutuskan untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking) menyusul penguatan harga yang signifikan belakangan ini.

Bersamaan dengan itu, ketegangan antara Rusia dan Ukraina masih terus terjadi.

Moskow menuduh Kyiv menargetkan kediaman Presiden Vladimir Putin, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Kyiv membantah keras klaim Rusia mengenai rencana serangan terhadap Putin, menyebutnya sebagai tuduhan tak berdasar guna menyabotase dialog damai.

Di sisi lain, memanasnya situasi geopolitik ini berisiko menghidupkan kembali ketakutan pasar akan macetnya pasokan energi, yang berpotensi menyebabkan harga minyak melambung.

Kekhawatiran pun bertambah seiring ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan mendukung serangan militer ke Iran jika Teheran menghidupkan kembali program nuklir atau rudal balistiknya.

Trump juga memberikan peringatan keras kepada Hamas untuk segera melucuti senjata atau menghadapi konsekuensi serius, seiring upayanya mendorong fase kedua gencatan senjata Israel-Hamas.

Sementara itu dari sisi komoditas, Arab Saudi diprediksi akan kembali memangkas harga jual minyak Arab Light ke Asia pada Februari mendatang akibat melimpahnya stok di pasar global.

"Arah harga kemungkinan akan menurun memasuki kuartal pertama tahun 2026 karena adanya kelebihan pasokan minyak di pasar," kata Meir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terpeleset Jatuh Jadi Rp 2.406.000 per Gram, Cek Deretannya

Harga Emas Antam Terpeleset Jatuh Jadi Rp 2.406.000 per Gram, Cek Deretannya

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:07 WIB

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 12:37 WIB

Emas Antam Anjlok Hari Ini Jadi Rp 2.415.000 per Gram, Cek Deretan Harganya

Emas Antam Anjlok Hari Ini Jadi Rp 2.415.000 per Gram, Cek Deretan Harganya

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:32 WIB

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Tetap Kokoh di Pasar Asia

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Tetap Kokoh di Pasar Asia

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:11 WIB

Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Harganya Dipatok Rp 2.425.000 per Gram

Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Harganya Dipatok Rp 2.425.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat 1 Persen

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat 1 Persen

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:58 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:14 WIB

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:38 WIB

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:28 WIB

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:45 WIB