Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun

M Nurhadi

Kamis, 01 Januari 2026 | 09:58 WIB
Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun
Ilustrasi PPPK Paruh Waktu

Suara.com - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu adalah skema baru rekrutmen pegawai Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Skema ini menjadi jawaban krusial untuk menuntaskan penataan tenaga non-ASN atau honorer yang harus diselesaikan paling lambat pada Desember 2024, guna menyongsong struktur birokrasi yang lebih stabil di tahun 2026.

PPPK Paruh Waktu dirancang sebagai "jalan tengah" untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi jutaan tenaga honorer yang telah mengabdi, namun belum dapat terakomodasi dalam formasi PPPK Penuh Waktu karena keterbatasan anggaran daerah.

Meski bekerja dengan waktu yang lebih fleksibel, mereka yang masuk dalam kategori ini tetap memegang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi.

Satu hal yang paling mendasar adalah kepastian status. Tenaga PPPK Paruh Waktu akan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan secara sah diakui sebagai bagian dari ASN. Hal ini memberikan perlindungan hukum dan kejelasan karier dibandingkan status honorer sebelumnya.

Kriteria utama untuk mengisi posisi ini adalah tenaga non-ASN yang telah terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan telah mengikuti seleksi CASN 2024 (baik CPNS maupun PPPK), namun tidak berhasil lulus atau formasi di instansinya telah terisi penuh.

Skema ini memungkinkan mereka tetap bekerja dan memberikan kontribusi pada pelayanan publik sembari menunggu kesempatan untuk beralih menjadi pegawai penuh waktu di masa depan.

Rincian Gaji, Jam Kerja, dan Tugas

Berbeda dengan pegawai penuh waktu yang bekerja sekitar 40 jam per minggu, PPPK Paruh Waktu memiliki skema jam kerja yang jauh lebih fleksibel.

baca juga

Berdasarkan rincian teknis yang berkembang, jam kerja mereka umumnya berkisar antara 4 jam per hari atau sekitar 20 jam dalam seminggu, menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing instansi.

Mengenai penghasilan, besaran gaji PPPK Paruh Waktu disesuaikan secara proporsional dengan jam kerja dan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Estimasi rentang gaji untuk skema paruh waktu ini diperkirakan berada di angka Rp1.500.000 hingga Rp3.500.000 per bulan, tergantung pada golongan (jabatan pelaksana atau fungsional) serta standar upah minimum regional masing-masing wilayah.

Tugas yang diemban tidak berbeda jauh dengan posisi asalnya, namun beban kerjanya disesuaikan agar tetap efektif dalam durasi waktu yang lebih singkat. Tugas ini meliputi dukungan administratif, teknis operasional, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi perkantoran.

Hak, Kewajiban, dan Jaminan Pensiun

Meski berstatus paruh waktu, ASN dalam skema ini tetap terikat pada kewajiban yang sama dengan ASN lainnya, termasuk kewajiban menjaga kode etik dan pencapaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Di sisi lain, mereka juga berhak atas sejumlah tunjangan dan kesejahteraan, antara lain:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ungkap Peluang Gaji PNS Naik Tahun Depan, Ini Bocorannya

Purbaya Ungkap Peluang Gaji PNS Naik Tahun Depan, Ini Bocorannya

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 21:06 WIB

Kaleidoskop DPR 2025: Dari Revisi UU Hingga Polemik Gaji yang Tuai Protes Publik

Kaleidoskop DPR 2025: Dari Revisi UU Hingga Polemik Gaji yang Tuai Protes Publik

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 07:52 WIB

Simalakama Gaji UMR: Jaring Pengaman Lajang yang Dipaksa Menghidupi Keluarga

Simalakama Gaji UMR: Jaring Pengaman Lajang yang Dipaksa Menghidupi Keluarga

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 20:19 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×