Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 01 Januari 2026 | 12:06 WIB
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai
Ilustrasi Starbucks. [Dom J via Pexel]
baca 10 detik
  • Starbucks berencana mengurangi toko di kota-kota besar AS seperti New York dan Los Angeles karena persaingan ketat.
  • CEO Starbucks, Brian Niccol, menutup sekitar 400 toko sebagai bagian dari restrukturisasi bernilai satu miliar dolar AS.
  • Penutupan gerai dilakukan karena kinerja buruk, tidak memenuhi standar merek, dan dampak kompetisi minuman baru.

Suara.com - Starbucks menyusun rencana untuk bisa bersaing dengan perusahaan kopi di seluruh dunia.

Salah satunya mengurangi tokonya di sekitar jalanan New York, Los Angeles, dan kota-kota besar lainnya di Amerika.

Lantaran, Starbucks saat ini sedang berjuang, dan strateginya untuk memenuhi area perkotaan untuk menarik para peminum kopi.

Sebab, persaingan yang meningkat dan kenaikan biaya menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan.

CEO Starbuck, Brian Niccol, akhirnya menutup sekitar 400 toko di seluruh negeri yang terkonsentrasi di area metropolitan besar.

Hal ini sebagai bagian dari rencana restrukturisasi senilai 1 miliar dolar AS.

Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)
Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)

Selain itu, Starbucks menutup 42 gerai di New York, atau 12 perssn dari total gerainya di kota tersebut.

Perusahaan juga dilaporkan menutup lebih dari 20 gerai di Los Angeles tahun ini.

Disusul 15 gerai di Chicago tutup dan tujuh di San Francisco juga tidak beroperasi. Lalu, enam di Minneapolis; lima di Baltimore dan puluhan gerai lainnya di kota-kota lain.

baca juga

" Kami meninjau lebih dari 18.000 gerainya di Amerika Serikat dan Kanada, dan "menutup gerai yang berkinerja buruk atau tidak mampu memenuhi standar merek kami," kata juru bicara Starbucks dalam sebuah email dilansir CNN Internantional.

Selain itu, perusahaan berencana untuk menutup gerainya pada tahun 2026. Nantinya, akan dilakukan di kota-kota besar seperti New York dan Los Angeles.

Tentunya rencana ini juga membuat kekhawatiran karyawan yang bisa saja diberhentikan.

Apalagi, Starbucks menutup gerai-gerai di perkotaan sebagian karena kewalahan oleh persaingan dari kedai kopi khusus, jaringan yang lebih kecil seperti Gregory’s dan Joe’s Coffee, serta gelombang toko smoothie, bubble tea, dan minuman lainnya.

“Perkotaan Amerika telah menyaksikan peningkatan dramatis dalam pembukaan kedai kopi kompetitif yang menggerogoti volume penjualan toko,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6.000 Karyawan Kena PHK, CEO Microsoft Lebih Berminat Gunakan AI

6.000 Karyawan Kena PHK, CEO Microsoft Lebih Berminat Gunakan AI

Bisnis | Minggu, 02 November 2025 | 13:17 WIB

Pabrik Ban Michelin Cikarang PHK 280 Pekerja Secara Sepihak

Pabrik Ban Michelin Cikarang PHK 280 Pekerja Secara Sepihak

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan

Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:20 WIB

X Bikin Marketplace, Tapi Cuma untuk Jual Beli Akun Langka

X Bikin Marketplace, Tapi Cuma untuk Jual Beli Akun Langka

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:08 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:40 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

×