Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 09:51 WIB
Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah melemah pada pembukaan awal tahun 2026, mencapai Rp16.702 per dolar AS pada Jumat (2/1/2025).
  • Pelemahan rupiah diprediksi analis terjadi karena minimnya data ekonomi akibat libur panjang awal tahun.
  • Bank Indonesia diperkirakan akan melakukan intervensi pasar agar rupiah bergerak fluktuatif dalam rentang 16.600-16.750.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah pembukaan awal tahun 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (2/1/2025) dibuka pada level Rp16.702 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini menampilkan, rupiah melemah 0,10 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp16.680 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.720 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan libur panjang yang terjadi di awal tahun. Sebab, tidak adanya data ekonomi yang membuat investor masih menunggu.

"Rupiah diperkirakan akan datar atau berkonsolidasi di tengah absennya data ekonomi dan event penting oleh liburan akhir tahun," katanya saat dihubungi Suara.com.

BI pun diperkirakan akan mengintervensi agar rupiah tidak kembali melemah. Untuk itu, rupiah masih akan bergerak fluktuatif hingga sore nanti.

"Namun BI diperkirakan akan kembali mengintervensi untuk mencegah volatilitas yang tidak jarang terjadi ketika aktifitas perdagangan yang sepi, ini bisa kembali menguatkan rupiah. Range 16.600-16.750," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Justru Melempem ke Level Rp 16.667 Setelah BI Tahan Suku Bunga

Rupiah Justru Melempem ke Level Rp 16.667 Setelah BI Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:11 WIB

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:11 WIB

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:38 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:43 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Senis Sore, Antisipasi Kebijakan Suku Bunga BI

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Senis Sore, Antisipasi Kebijakan Suku Bunga BI

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 16:31 WIB

Rupiah Melesat di Senin Pagi Menuju Level Rp 16.635

Rupiah Melesat di Senin Pagi Menuju Level Rp 16.635

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 10:48 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB