Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Jum'at, 02 Januari 2026 | 09:51 WIB
Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah melemah pada pembukaan awal tahun 2026, mencapai Rp16.702 per dolar AS pada Jumat (2/1/2025).
  • Pelemahan rupiah diprediksi analis terjadi karena minimnya data ekonomi akibat libur panjang awal tahun.
  • Bank Indonesia diperkirakan akan melakukan intervensi pasar agar rupiah bergerak fluktuatif dalam rentang 16.600-16.750.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah pembukaan awal tahun 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (2/1/2025) dibuka pada level Rp16.702 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini menampilkan, rupiah melemah 0,10 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp16.680 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.720 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan libur panjang yang terjadi di awal tahun. Sebab, tidak adanya data ekonomi yang membuat investor masih menunggu.

"Rupiah diperkirakan akan datar atau berkonsolidasi di tengah absennya data ekonomi dan event penting oleh liburan akhir tahun," katanya saat dihubungi Suara.com.

BI pun diperkirakan akan mengintervensi agar rupiah tidak kembali melemah. Untuk itu, rupiah masih akan bergerak fluktuatif hingga sore nanti.

"Namun BI diperkirakan akan kembali mengintervensi untuk mencegah volatilitas yang tidak jarang terjadi ketika aktifitas perdagangan yang sepi, ini bisa kembali menguatkan rupiah. Range 16.600-16.750," jelasnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI