Ambisi Swasembada Gula 2026: Target Bongkar Raton 100 Ribu Hektare Terganjal Masalah Bibit

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:52 WIB
Ambisi Swasembada Gula 2026: Target Bongkar Raton 100 Ribu Hektare Terganjal Masalah Bibit
ilustarsi - Seorang pekerja membawa karung gula [Antara]
baca 10 detik
  • Target bongkar raton 100 ribu ha tahun 2026 sulit tercapai akibat kendala bibit tebu.
  • Realisasi di Jatim baru 5.629 ha, jauh di bawah target usulan 29.608 ha.
  • Pemerintah diminta replikasi praktik petani Lumajang yang sukses kepras tebu berulang kali.

Suara.com - Target pemerintah untuk melakukan bongkar raton tebu seluas 100.000 hektare pada tahun 2026 dinilai menghadapi tantangan berat.

Meski program ini diproyeksikan sebagai tulang punggung swasembada gula nasional, realisasi di lapangan menunjukkan progres yang masih melambat, terutama di wilayah lumbung tebu seperti Jawa Timur.

Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, mengungkapkan bahwa Jawa Timur kembali menjadi tumpuan utama dengan target bongkar raton sebesar 70.000 hektare. Namun, data per akhir Desember 2025 menunjukkan capaian yang masih sangat minim.

“Merujuk data Direktorat Jenderal Perkebunan, hingga 26 Desember 2025 yang lolos bongkar raton 2026 di Jawa Timur baru mencapai 5.629 ha dari 29.608 ha usulan,” ujar Khudori, Jumat (2/1/2026).

Persoalan krusial yang membayangi ambisi ini adalah ketersediaan bibit tebu yang memadai. Tanpa pasokan bibit berkualitas dalam jumlah besar, peningkatan produktivitas melalui bongkar raton sulit dicapai secara maksimal.

Secara teoritis, riset menunjukkan bahwa penggantian raton disertai penerapan Good Agricultural Practices (GAP) mampu mendongkrak produktivitas secara fantastis, dari rata-rata 5 ton gula/ha menjadi hingga 20 ton gula/ha.

Namun, Khudori mengingatkan bahwa mereplikasi hasil riset ke skala nasional membutuhkan strategi komprehensif. "Meskipun menjanjikan, memperluas hasil ini menjadi perkebunan skala besar bukan hal mudah: perlu strategi, program, dan rencana aksi komprehensif," tambahnya.

Di tengah sulitnya mengejar target bongkar raton, Khudori menyarankan pemerintah untuk melirik alternatif lain, yakni optimalisasi teknik kepras tebu. Di Thailand, tebu yang dikepras lebih dari tujuh kali terbukti tetap memiliki produktivitas tinggi.

Praktik serupa ternyata sudah dilakukan secara mandiri oleh sejumlah petani di Lumajang, Jawa Timur. Mereka mampu melakukan kepras hingga 8-9 kali namun tetap menghasilkan lebih dari 100 ton tebu per hektare.

baca juga

“Mengapa ‘praktik baik’ petani tebu di Lumajang ini tidak didalami kemudian ‘resep’-nya ditularkan ke petani lain?” pungkas Khudori. Optimalisasi praktik lokal ini dinilai bisa menjadi solusi cerdas untuk menjaga kestabilan pasokan tebu nasional tanpa harus bergantung sepenuhnya pada target bongkar raton yang sulit terpenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Produksi Gula 3 Juta Ton Dinilai Ambisius

Target Produksi Gula 3 Juta Ton Dinilai Ambisius

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:44 WIB

9 Film Horor Asia Terbaik 2025, Didominasi Thailand dan Indonesia

9 Film Horor Asia Terbaik 2025, Didominasi Thailand dan Indonesia

Entertainment | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:23 WIB

Target Swasembada Gula Putih 2026, Mentan Bakal Bongkar 300 Ribu Hektare Lahan Tebu

Target Swasembada Gula Putih 2026, Mentan Bakal Bongkar 300 Ribu Hektare Lahan Tebu

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 11:47 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×