Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Pemerintah Usul WFA Diterapkan saat Mudik Lebaran

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 14:42 WIB
Pemerintah Usul WFA Diterapkan saat Mudik Lebaran
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Kementerian Perhubungan mengusulkan kebijakan WFA bagi ASN dan BUMN saat mudik Lebaran tahun ini.
  • Kebijakan WFA ini bertujuan mengantisipasi dan mengurai potensi kepadatan kendaraan selama arus mudik.
  • Penerapan WFA akan diputuskan berdasarkan hasil survei pergerakan orang saat periode Lebaran.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan rencana kebjakan bekerja di mana saja atau Work From Anywhere (WFA) selama mudik lebaran tahun ini. WFA ini khususnya, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menjelaskan kebijakan WFA ini sangat efektif untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat arus mudik.

"(WFA) itu adalah salah satu upaya kita untuk mengatur atau mengurai apabila terjadi kepadatan, dan itu akan kita lakukan setelah kita melakukan survei pergerakan orang," ujarnya di Kantor Kemehub, Jakarta yang dikutip, Selasa (6/1/2026).

Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]

Menhub menuturkan, kebijakan WFA ini juga akan diterapkan atau tidak tergantung dari hasil survei pergerakan orang di mudik lebaran yang dilakukan Kemenhub.

Bila hasil survei memang dilihat banyak masyarakat yang pulang ke kampung halamannya di lebaran, maka kebijakan WFA akan diterapakan.

"Dari hasil survei tersebut, kita akan melihat seberapa jauh animo masyarakat melakukan perjalanan, kemudian puncaknya seperti apa. Apabila dirasa saat puncak (arus mudik) terlalu tinggi, kami berkoordinasi dengan pihak Korlantas, apakah perlu mengeluarkan kebijakan WFA," bebernya.

Menurut Menhub, opsi WFA tetap terbuka dalam setiap hajatan besar baik libur natal dan tahun baru maupun mudik lebaran. Apalagi WFA bisa memecah pergerakan masyarakat, sehingga tidak lagi adanya kepadatan kendaraan saat mudik lebaran.

"Kita pastikan, kita sangat terbuka untuk memberlakukan WFA, untuk mengurai agar tidak terjadi kepadatan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial

Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 16:15 WIB

Menhub Beri 4 Catatan dalam Pelaksanaan Nataru

Menhub Beri 4 Catatan dalam Pelaksanaan Nataru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:53 WIB

Menhub Ungkap Hari Ini Puncak Arus Balik Nataru

Menhub Ungkap Hari Ini Puncak Arus Balik Nataru

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB