Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Pasar Privat Diprediksi Jadi Sumber Pendapatan Terbesar Manajemen Aset Global

M Nurhadi

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:24 WIB
Pasar Privat Diprediksi Jadi Sumber Pendapatan Terbesar Manajemen Aset Global
Ilustrasi perumahan [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc]
baca 10 detik
  • PwC memproyeksikan pasar privat menjadi kontributor pendapatan terbesar industri manajemen aset global pada tahun 2030.
  • Industri menghadapi tantangan margin menyempit akibat persaingan ketat dan biaya operasional tinggi sejak 2018.
  • Integrasi AI dan tokenisasi aset dipandang sebagai solusi kunci untuk transformasi model bisnis dan pertumbuhan masa depan.

Suara.com - Berdasarkan proyeksi terbaru dari PricewaterhouseCoopers (PwC), pasar privat diprediksi akan menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi industri manajemen aset global pada tahun 2030.

Segmen ini diperkirakan akan memberikan kontribusi lebih dari separuh total pendapatan industri, dengan nilai fantastis mencapai 432,2 miliar dolar AS.

Lonjakan ini didorong oleh pergeseran minat investor yang kian melirik aset alternatif serta produk investasi yang terintegrasi dengan teknologi terkini.

Penegasan ini disampaikan oleh Penasihat PwC Indonesia, John Dovaston, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Selasa (6/1/2026).

"Pasar privat menjadi mesin pertumbuhan industri, dan tokenisasi muncul sebagai salah satu kekuatan paling transformatif dalam asset manajemen global. Meskipun adopsinya masih berada pada tahap awal, potensinya untuk memperluas akses dan mengubah pengalaman investor tidak dapat disangkal," kata John Dovaston.

Mengacu pada laporan bertajuk PwC's 2025 Global Asset & Wealth Management Report, pasar privat tetap menjadi sektor paling menguntungkan.

Jika dibandingkan dengan manajer aset tradisional, tingkat laba per 1 miliar dolar AS aset kelolaan (Asset Under Management/AUM) di pasar privat tercatat sekitar empat kali lebih tinggi.

Secara makro, total AUM global diproyeksikan tumbuh dari 139 triliun dolar AS pada 2024 menjadi 200 triliun dolar AS pada 2030.

Pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) diperkirakan stabil di angka 6,2 persen. Selain itu, kekayaan global yang dapat diinvestasikan diprediksi melampaui 481 triliun dolar AS, yang dimotori oleh segmen orang kaya baru (mass affluent) dan individu berkekayaan bersih tinggi (high-net-worth individuals).

baca juga

Meski prospek pendapatan terlihat cerah, industri ini tidak lepas dari tantangan berat. Para manajer aset saat ini tengah berjuang menghadapi penyempitan margin akibat persaingan yang kian ketat dan tingginya biaya operasional.

Data PwC mencatat beberapa poin krusial terkait tekanan profitabilitas:

Penurunan Laba: Laba per AUM telah merosot hingga 19 persen sejak tahun 2018.

Biaya Operasional: Sekitar 68 persen dari setiap satu dolar pendapatan terserap untuk biaya operasional.

Resistensi Investor: Sebanyak 60 persen investor institusional cenderung akan mengganti manajer aset jika struktur biaya dinilai terlalu mahal.

Tekanan Margin: Sekitar 89 persen manajer aset melaporkan adanya tekanan pada margin keuntungan mereka dalam lima tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akuntansi Keuangan, Manajemen, atau Perpajakan: Mana yang Cocok untuk Anda?

Akuntansi Keuangan, Manajemen, atau Perpajakan: Mana yang Cocok untuk Anda?

Your Say | Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:05 WIB

Mencari Keseimbangan Kehidupan di Era Sibuk: Panduan Praktis Work-Life Balance

Mencari Keseimbangan Kehidupan di Era Sibuk: Panduan Praktis Work-Life Balance

Your Say | Jum'at, 19 Desember 2025 | 21:05 WIB

Sebenarnya PwC Kantor Apa? Ramai Isu Resign Massal di X

Sebenarnya PwC Kantor Apa? Ramai Isu Resign Massal di X

Lifestyle | Minggu, 14 Desember 2025 | 09:12 WIB

Terkini

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:42 WIB

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:23 WIB

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:39 WIB

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:19 WIB

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:14 WIB

×