Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen

M Nurhadi

Selasa, 06 Januari 2026 | 18:04 WIB
Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen
Menkeu Purbaya [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Kondisi fiskal Indonesia akhir 2025 menunjukkan defisit APBN sedikit melebihi target awal, namun masih aman di bawah tiga persen PDB.
  • Pertumbuhan ekonomi 2025 diproyeksikan ekonom antara 5,00 hingga 5,05 persen akibat konsumsi domestik yang belum pulih.
  • Faktor pelemahan daya beli, realisasi belanja negara rendah, dan dampak bencana alam menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Suara.com - Kondisi ekonomi Indonesia di penghujung tahun 2025 menjadi sorotan tajam para pakar dan pembuat kebijakan.

Fokus utama tertuju pada kemampuan pemerintah dalam mengelola fiskal di tengah tantangan konsumsi domestik yang belum sepenuhnya pulih.

Meskipun dihadapkan pada sejumlah tekanan struktural, arah pertumbuhan ekonomi nasional masih menunjukkan resiliensi yang cukup stabil.

Salah satu instrumen penting yang dipantau adalah kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui adanya tantangan besar dari sisi penerimaan pajak yang sempat meleset dari target awal. Hal ini memberikan tekanan langsung pada postur anggaran negara.

Berdasarkan evaluasi hingga akhir Desember 2025, defisit APBN memang diproyeksikan sedikit membengkak dari target awal yang sebesar 2,78 persen.

Namun, pemerintah memastikan bahwa pelebaran ini masih berada dalam batas aman yang ditetapkan undang-undang, yakni di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pemerintah tetap optimis bahwa melalui manajemen fiskal yang disiplin, performa ekonomi nasional akan tetap solid tanpa mengganggu stabilitas makroekonomi.

Proyeksi Pertumbuhan dan Realita Daya Beli

baca juga

Ekonom dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, memberikan proyeksi yang sedikit lebih konservatif dibandingkan target pemerintah.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 akan mendarat di kisaran 5,00 hingga 5,05 persen. Angka ini mencerminkan keseimbangan antara daya tahan pasar domestik dan beban struktural yang ada.

Wijayanto menyoroti beberapa faktor utama yang menahan laju pertumbuhan, di antaranya:

  • Pemulihan Daya Beli yang Lamban: Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 terpantau lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya, yang menjadi indikasi kuat masih lemahnya konsumsi masyarakat.
  • Belanja Pemerintah: Realisasi belanja negara yang berada di bawah target turut mengurangi stimulus ekonomi di tingkat akar rumput.
  • Faktor Alam: Banjir yang melanda wilayah Sumatera juga memberikan dampak negatif pada produktivitas dan distribusi logistik.

Sektor dunia usaha juga menunjukkan kewaspadaan yang tinggi. Pertumbuhan kredit modal kerja tercatat hanya tumbuh tipis sekitar 2 persen (yoy), sedangkan kredit konsumsi berada di angka 7 persen.

Data ini mengisyaratkan bahwa pada kuartal IV-2025, para pelaku bisnis cenderung menahan ekspansi besar-besaran karena ketidakpastian pendapatan di masa depan.

Indikator menarik lainnya datang dari sektor telekomunikasi. Wijayanto mengungkapkan bahwa konsumsi data pada tiga operator seluler terbesar nasional cenderung stagnan atau bahkan menurun.

"Belanja data yang relatif stagnan dan cenderung turun merupakan indikasi lain; seperti kita tahu, konsumsi data merupakan leading indicator pertumbuhan ekonomi yang cukup akurat," tambah Wijayanto.

Di sisi lain, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tetap memegang teguh target pertumbuhan 5,2 persen yang dipatok dalam APBN 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:40 WIB

Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN

Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:24 WIB

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:08 WIB

×