Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen

M Nurhadi

Selasa, 06 Januari 2026 | 18:04 WIB
Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen
Menkeu Purbaya [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Kondisi fiskal Indonesia akhir 2025 menunjukkan defisit APBN sedikit melebihi target awal, namun masih aman di bawah tiga persen PDB.
  • Pertumbuhan ekonomi 2025 diproyeksikan ekonom antara 5,00 hingga 5,05 persen akibat konsumsi domestik yang belum pulih.
  • Faktor pelemahan daya beli, realisasi belanja negara rendah, dan dampak bencana alam menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Suara.com - Kondisi ekonomi Indonesia di penghujung tahun 2025 menjadi sorotan tajam para pakar dan pembuat kebijakan.

Fokus utama tertuju pada kemampuan pemerintah dalam mengelola fiskal di tengah tantangan konsumsi domestik yang belum sepenuhnya pulih.

Meskipun dihadapkan pada sejumlah tekanan struktural, arah pertumbuhan ekonomi nasional masih menunjukkan resiliensi yang cukup stabil.

Salah satu instrumen penting yang dipantau adalah kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui adanya tantangan besar dari sisi penerimaan pajak yang sempat meleset dari target awal. Hal ini memberikan tekanan langsung pada postur anggaran negara.

Berdasarkan evaluasi hingga akhir Desember 2025, defisit APBN memang diproyeksikan sedikit membengkak dari target awal yang sebesar 2,78 persen.

Namun, pemerintah memastikan bahwa pelebaran ini masih berada dalam batas aman yang ditetapkan undang-undang, yakni di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pemerintah tetap optimis bahwa melalui manajemen fiskal yang disiplin, performa ekonomi nasional akan tetap solid tanpa mengganggu stabilitas makroekonomi.

Proyeksi Pertumbuhan dan Realita Daya Beli

baca juga

Ekonom dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, memberikan proyeksi yang sedikit lebih konservatif dibandingkan target pemerintah.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 akan mendarat di kisaran 5,00 hingga 5,05 persen. Angka ini mencerminkan keseimbangan antara daya tahan pasar domestik dan beban struktural yang ada.

Wijayanto menyoroti beberapa faktor utama yang menahan laju pertumbuhan, di antaranya:

  • Pemulihan Daya Beli yang Lamban: Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 terpantau lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya, yang menjadi indikasi kuat masih lemahnya konsumsi masyarakat.
  • Belanja Pemerintah: Realisasi belanja negara yang berada di bawah target turut mengurangi stimulus ekonomi di tingkat akar rumput.
  • Faktor Alam: Banjir yang melanda wilayah Sumatera juga memberikan dampak negatif pada produktivitas dan distribusi logistik.

Sektor dunia usaha juga menunjukkan kewaspadaan yang tinggi. Pertumbuhan kredit modal kerja tercatat hanya tumbuh tipis sekitar 2 persen (yoy), sedangkan kredit konsumsi berada di angka 7 persen.

Data ini mengisyaratkan bahwa pada kuartal IV-2025, para pelaku bisnis cenderung menahan ekspansi besar-besaran karena ketidakpastian pendapatan di masa depan.

Indikator menarik lainnya datang dari sektor telekomunikasi. Wijayanto mengungkapkan bahwa konsumsi data pada tiga operator seluler terbesar nasional cenderung stagnan atau bahkan menurun.

"Belanja data yang relatif stagnan dan cenderung turun merupakan indikasi lain; seperti kita tahu, konsumsi data merupakan leading indicator pertumbuhan ekonomi yang cukup akurat," tambah Wijayanto.

Di sisi lain, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tetap memegang teguh target pertumbuhan 5,2 persen yang dipatok dalam APBN 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:40 WIB

Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN

Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:24 WIB

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Buronan Kasus Penipuan Rp50 Miliar Ditangkap Saat Liburan di Bali

Buronan Kasus Penipuan Rp50 Miliar Ditangkap Saat Liburan di Bali

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Potterhead Siap-siap! J.K. Rowling Rilis 2 Buku Terbaru Harry Potter 2027

Potterhead Siap-siap! J.K. Rowling Rilis 2 Buku Terbaru Harry Potter 2027

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Perbedaan Ampoule Pad SKIN1004 Kemasan Pink dan Biru, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Perbedaan Ampoule Pad SKIN1004 Kemasan Pink dan Biru, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 07:05 WIB

10 Sunscreen Spray Anti Air untuk Reapply saat Cuaca Lembap

10 Sunscreen Spray Anti Air untuk Reapply saat Cuaca Lembap

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Pentingnya Berdamai dengan Masa Lalu dalam Buku Heal from the Things You Don't Talk About

Pentingnya Berdamai dengan Masa Lalu dalam Buku Heal from the Things You Don't Talk About

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:14 WIB

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

×