Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Cabai dan Daging Sapi Mulai Berangsur Turun

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2026 | 16:53 WIB
Harga Cabai dan Daging Sapi Mulai Berangsur Turun
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga pangan nasional awal Januari 2026 menunjukkan kenaikan merata pada beras dan hortikultura berdasarkan data per Rabu (7/1/2026).
  • Beberapa komoditas penting seperti beras, jagung, kedelai impor, dan bawang merah mengalami kenaikan harga tipis hingga signifikan.
  • Sebaliknya, komoditas tertentu seperti cabai merah besar dan daging sapi murni justru mencatatkan penurunan harga rata-rata nasional.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada awal Januari 2026 masih menunjukkan tekanan di sejumlah komoditas strategis. Data rata-rata nasional memperlihatkan tren kenaikan yang relatif merata, terutama pada kelompok beras dan hortikultura, meski beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan.

Informasi ini berdasarkan data harga rata-rata pangan nasional dari situs milik Badan Pangan Nasional, badanpangan.go.id, per Rabu (7/1/2026).

Pada komoditas beras, kenaikan terjadi di seluruh segmen. Beras SPHP tercatat di level Rp 12.466 per kilogram atau naik Rp 2 setara 0,02 persen dibandingkan hari sebelumnya. Beras medium berada di harga Rp 13.559 per kilogram atau naik Rp 24 setara 0,18 persen.

Pedagang menurunkan sayuran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang menurunkan sayuran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, beras premium juga mengalami penyesuaian harga. Rata-rata nasional beras premium tercatat Rp 15.558 per kilogram atau naik Rp 29 setara 0,19 persen. Kenaikan tipis ini menunjukkan tekanan harga beras masih berlangsung di awal tahun.

Tekanan harga juga terjadi pada komoditas jagung. Jagung tingkat peternak tercatat Rp 6.963 per kilogram atau naik Rp 9 setara 0,13 persen, seiring kebutuhan pakan ternak yang masih cukup tinggi.

Dari kelompok pangan olahan, kedelai biji kering impor turut mencatatkan kenaikan. Harga rata-rata nasional kedelai impor berada di level Rp 10.836 per kilogram atau naik Rp 27 setara 0,25 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Komoditas hortikultura bawang merah menjadi salah satu yang mencatatkan kenaikan cukup terasa. Rata-rata nasional bawang merah berada di level Rp 45.205 per kilogram atau naik Rp 301 setara 0,67 persen, melanjutkan tren fluktuasi harga di pasar.

Sejumlah komoditas protein hewani juga mengalami kenaikan. Daging ayam ras tercatat Rp 39.506 per kilogram atau naik Rp 53 setara 0,13 persen. Telur ayam ras berada di level Rp 31.406 per kilogram atau naik Rp 45 setara 0,14 persen.

Dari sektor perikanan, ikan tongkol tercatat Rp 36.490 per kilogram atau naik Rp 299 setara 0,83 persen. Ikan bandeng berada di harga Rp 36.589 per kilogram atau naik Rp 398 setara 1,10 persen, sedangkan ikan kembung tercatat Rp 44.314 per kilogram atau naik Rp 295 setara 0,67 persen.

Di sisi lain, tidak semua komoditas bergerak naik. Cabai merah besar justru turun ke level Rp 40.946 per kilogram atau turun Rp 527 setara 1,27 persen. Cabai merah keriting juga turun menjadi Rp 44.453 per kilogram atau turun Rp 691 setara 1,53 persen.

Penurunan harga juga terjadi pada daging sapi murni yang tercatat Rp 135.590 per kilogram atau turun Rp 54 setara 0,04 persen.

Daging kerbau beku impor turun lebih dalam ke level Rp 108.047 per kilogram atau turun Rp 1.097 setara 1,01 persen, sementara daging kerbau segar lokal justru naik menjadi Rp 140.833 per kilogram atau naik Rp 160 setara 0,11 persen.

Adapun, berikut daftar harga bahan pangan hari ini:

  • Beras SPHP: Rp 12.466/kg
  • Beras Medium: Rp 13.559/kg
  • Beras Premium: Rp 15.558/kg
  • Jagung tingkat peternak: Rp 6.963/kg
  • Kedelai biji kering impor: Rp 10.836/kg
  • Bawang merah: Rp 45.205/kg
  • Cabai merah besar: Rp 40.946/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 44.453/kg
  • Daging ayam ras: Rp 39.506/kg
  • Telur ayam ras: Rp 31.406/kg
  • Daging sapi murni: Rp 135.590/kg
  • Daging kerbau segar lokal: Rp 140.833/kg
  • Daging kerbau beku impor: Rp 108.047/kg
  • Ikan tongkol: Rp 36.490/kg
  • Ikan bandeng: Rp 36.589/kg
  • Ikan kembung: Rp 44.314/kg

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama

Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 18:09 WIB

Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu

Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:56 WIB

Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan

Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan

Bisnis | Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB