Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas

M Nurhadi

Senin, 12 Januari 2026 | 18:38 WIB
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
Donald Trump (instagram)
  • Ketidakpastian politik AS akibat sengketa Trump-The Fed memicu kenaikan harga emas dan perak pada 12 Januari 2026.
  • Ketua The Fed, Jerome Powell, diselidiki kriminal oleh Departemen Kehakiman terkait biaya renovasi gedung The Fed.
  • Powell meyakini penyelidikan ini merupakan intimidasi politik karena menolak tekanan Trump untuk menurunkan suku bunga acuan.

Suara.com - Ketidakpastian politik di Amerika Serikat telah memicu kepanikan investor global, yang berujung pada lonjakan drastis harga aset aman (safe-haven).

Pada perdagangan Senin (12/1/2026), harga emas dunia melesat 1,4% ke level USD 4.572,36 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.600,33.

Tak hanya emas, harga perak juga mencetak sejarah baru dengan menyentuh rekor USD 84,58 per ons sebelum terkoreksi tipis ke level USD 83,26.

Eskalasi harga logam mulia ini merupakan respons langsung pasar terhadap sengketa tajam antara administrasi Presiden Donald Trump dengan bank sentral.

Kondisi ini diperparah oleh sentimen global akibat ketegangan yang masih berlanjut di Iran, sehingga membuat pelaku pasar mengalihkan modal mereka ke komoditas yang dinilai lebih stabil di masa krisis.

Puncak dari kegaduhan ini terjadi ketika Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, mengonfirmasi bahwa dirinya kini menjadi subjek penyelidikan kriminal oleh jaksa penuntut federal.

Melalui pernyataan resminya pada hari Minggu, Powell mengungkapkan bahwa Departemen Kehakiman AS telah melayangkan somasi (subpoena) serta mengancam akan mengeluarkan dakwaan pidana.

Secara formal, otoritas hukum membidik kesaksian Powell di hadapan Senat terkait proyek renovasi gedung-gedung Federal Reserve, termasuk Eccles Building dan 1951 Constitution Avenue.

Proyek modernisasi bangunan dari era 1930-an tersebut menuai kritik tajam dari Donald Trump karena pembengkakan biaya yang diklaim mencapai USD 3,1 miliar—jauh melampaui estimasi awal The Fed yang sebesar USD 2,5 miliar.

Meski berkedok sengketa biaya bangunan, Jerome Powell secara terbuka menyebut langkah hukum ini sebagai tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya (unprecedented).

Ia meyakini bahwa penyelidikan ini merupakan bentuk intimidasi karena dirinya menolak tekanan Trump untuk menurunkan suku bunga demi kepentingan politik jangka pendek.

"Hal ini menegaskan apakah The Fed akan mampu terus menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, atau apakah kebijakan moneter justru akan dipengaruhi oleh tekanan atau intimidasi politik," tegas Powell sebagaimana dikutip dari BBC.

Ia memperingatkan bahwa masa depan ekonomi AS akan sangat berbahaya jika bank sentral kehilangan objektivitasnya akibat tekanan eksekutif.

Langkah Departemen Kehakiman yang dianggap sebagai "perpanjangan tangan" politik ini menuai kecaman dari Capitol Hill. Senator Partai Republik, Thom Tillis, mengancam akan memblokir setiap kandidat pengganti Powell yang diajukan Trump hingga masalah hukum ini selesai.

Ia mempertanyakan kredibilitas Departemen Kehakiman yang dianggap telah kehilangan independensinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:20 WIB

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:37 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB