Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

Dicky Prastya | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:29 WIB
Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan pelemahan Rupiah adalah kewenangan Bank Indonesia, bukan Kementerian Keuangan.
  • Purbaya memprediksi Rupiah akan menguat otomatis seiring membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi sekitar 6 persen.
  • Ia optimistis Rupiah akan menguat dalam dua minggu ke depan karena fondasi kuat dan masuknya modal asing.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal fenomena mata uang Rupiah lemah hingga ke level tertinggi. Ia menyebut kalau hal itu adalah kewenangan Bank Indonesia (BI), bukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kendati begitu Menkeu Purbaya menilai kalau apabila nanti ekonomi membaik, maka nilai tukar Rupiah otomatis juga akan menguat.

"Kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya Rupiah akan menguat juga, hampir otomatis," kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Ia beralasan kalau ekonomi yang membaik juga berpengaruh pada keyakinan investor. Sebab modal asing bakal masuk ke negara yang menjanjikan pertumbuhan ekonomi tinggi.

Di kuartal empat (Q4) 2025 lalu, Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45 persen. Ia bakal mendorong pertumbuhan ekonomi per kuartal hingga 6 persen.

"Triwulan tahun-tahun ini mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6 persen. Kita akan dorong ke arah sana. Jadi kalau itu mereka sudah yakin, jadi anda enggak usah takut," lanjutnya.

Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]

Selain itu, Purbaya meyakini kalau fondasi Rupiah saat ini juga masih kuat. Ia memprediksi apabila Rupiah menguat dengan banyaknya modal asing yang masuk, maka orang-orang Indonesia yang menyimpan uang di luar negeri bakal balik ke dalam negeri.

Purbaya juga menilai kalau Orang Indonesia tidak bisa berbisnis di luar negeri dengan alasan mereka tak bisa bersaing secara sehat di sana.

"Fondasi kita kuat, Rupiah akan masuk karena modal akan masuk ke sini. Dan orang Indonesia yang menaruh uangnya di sana, ke luar negeri, juga akan balik. Kenapa? Dia akan berbisnis di sini. Karena orang Indonesia enggak bisa berbisnis di luar negeri. Mereka enggak biasa bersaing sehat di sana," paparnya.

Lebih lanjut Purbaya optimistis kalau Rupiah akan menguat dalam dua minggu ke depan.

"Dua minggu ini (Rupiah menguat)," jelasnya.

Sekadar informasi, nilai tukar Rupiah sempat turun ke level terendah pada Selasa, 13 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.876 per USD.

Pelemahan ini membuat mata uang garuda sudah sakit selama delapan hari berturut-turut.  Alhasil, rupiah melemah 0,12 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.855 per USD. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.875 per USD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:41 WIB

Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel

Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29 WIB

Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah

Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:37 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:35 WIB

Reset Bisnis 2026: Mengapa "Berlindung" di Balik Kebijakan Pemerintah Jadi Kunci Bertahan Hidup?

Reset Bisnis 2026: Mengapa "Berlindung" di Balik Kebijakan Pemerintah Jadi Kunci Bertahan Hidup?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:45 WIB

Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi

Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi

Foto | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:04 WIB