Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 14 Januari 2026 | 20:05 WIB
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
Managing Director Xurya Daya Indonesia, Eka Himayan. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Industri menilai kuota PLTS Atap Kementerian ESDM menghambat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
  • Permintaan tinggi menyebabkan antrean pemasangan PLTS Atap mencapai waktu tunggu sekitar enam bulan.
  • Kementerian ESDM menetapkan kuota PLTS Atap 2026 sebesar 485 MW, sebagian untuk daftar tunggu.

Suara.com - Pelaku industri menilai sistem kuota yang diterapkan Kementerian ESDM dalam pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap menjadi tantangan dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Managing Director Xurya Daya Indonesia, Eka Himayan berharap pemerintah bisa menambah kuota pemasangan PLTS Atap untuk tahun 2026.

"Ya, kalau diperluas (kuotanya) akan lebih baik jauh, tapi kalau tidak diperluas ya itu tugas kita untuk mencari perluasan sendiri gitu," kata Eka saat ditemui wartawan di The Park Pejaten, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1/2026). 

Ilustrasi PLTS Atap semakin populer di negara-negara Asia Pasifik. (Photo by Kindel Media/Pexels)
Ilustrasi PLTS Atap semakin populer di negara-negara Asia Pasifik. (Photo by Kindel Media/Pexels)

Xurya Daya Indonesia merupakan perusahaan startup yang bergerak dalam pengembangan energi baru terbarukan, salah satunya PLTS Atap.

Eka mengungkap peminat pemasangan PLTS Atap cukup signifikan, tapi karena dibatasi dengan sistem kuota, industri ataupun masyarakat yang ingin memasang PLTS Atap harus menunggu. 

"Sekarang saja, dengan posisi sekarang sih masih ada antrean. Jadi sebenarnya demand dari customer itu jauh lebih banyak daripada itu sih. Dan kita memang lihat sekarang antriannya masih cukup panjang, sekitar 6 bulan," kata Eka. 

Karena adanya pembatasan pemasangan tersebut, Xurya Daya Indonesia mengakalinya dengan mencari alternatif lain.

Salah satunya menyasar lokasi yang belum tersambung jaringan atau off-grid, seperti resort atau hotel-hotel yang tidak terjangkau jaringan listrik PLN. 

Tercatat Kementerian ESDM menetapkan kuota PLTS Atap sebesar sebesar 485 megawatt (MW) untuk 2026. Pendaftaran untuk tahap pertama telah dimulai sejak 25 Desember 2025 lalu melalui aplikasi PLN Mobile. Sementara untuk pendaftaran tahap kedua akan dibuka kembali pada Juni 2026. 

baca juga

Dari total kapasitas 485 (MW) yang tersedia untuk 2026, sebanyak 304 MW akan dialokasikan bagi pelanggan yang telah masuk dalam daftar tunggu.

Sementara sisanya sebesar 183 MW dialokasikan bagi pelanggan baru yang belum masuk daftar tunggu, dan pendaftarannya telah dibuka pada 1 Januari 2026. 

Tercatat penggunaan PLTS Atap mengalami peningkatan sebanyak 18 kali lipat sejak  2018 hingga November 2025. Bersamaan dengan itu juga kapasitas yang terpasang juga melonjak sebanyak 508 kali lipat.

Adapun, kapasitas yang terpasang sebesar 772,98 MW  yang berasal dari 11.392 pelanggan, yang terdiri dari sektor rumah tangga sebesar 63 persen. Sementara kapasitas terbesar berasal sektor industri sebesar 80 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu

ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:41 WIB

Penerapan B50 Batal untuk 2026, Masih Terus Dikaji

Penerapan B50 Batal untuk 2026, Masih Terus Dikaji

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:38 WIB

Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta

Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:54 WIB

Terkini

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:25 WIB

×