Penerapan B50 Batal untuk 2026, Masih Terus Dikaji

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 14 Januari 2026 | 18:38 WIB
Penerapan B50 Batal untuk 2026, Masih Terus Dikaji
Kementerian ESDM memastikan mandatory B50 batal diterapkan tahun ini dan masih memberlakukan kebijakan B40. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Pemerintah membatalkan penerapan wajib biodiesel B50 tahun ini, dan memilih melanjutkan kebijakan wajib B40 yang telah berlaku.
  • Insentif serta alokasi energi pemerintah, termasuk dana Rp51 triliun, saat ini mengacu pada acuan kebijakan mandatori biodiesel B40.
  • Kajian teknis dan uji coba B50 terus berjalan; implementasi final bergantung pada dinamika harga dan hasil pengujian berkelanjutan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa penerapan mandatory B50 pada tahun ini dibatalkan dan sebagai gantinya pemerintah akan meneruskan kebijakan B40 yang telah berlaku sejak tahun lalu.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengatakan insentif dan alokasi yang disiapkan pemerintah masih akan mengacu pada mandatory B40 - kebijakan yang mewajibkan solar untuk memiliki campuran 50 persen minyak biodiesel dari sawit. Tujuan kebijakan ini mengurangi impor solar.

"Namun yang menjadi acuan insentif dan alokasi saat ini mengacu dulu ke 40 persen," kata Eniya kepada Suara.com di Jakarta pada Rabu (14/1/2026).

Sebelumnya Eniya pada awal Januari ini bilang alokasi dana insentif B40 tahun ini akan berada di kisaran Rp51 triliun, hampir sama dengan 2025. Sementara alokasi B40 untuk sektor public service obligation sebesar 7.454.600 kl dan alokasi non-PSO sebesar 8.191.772 kl.

Pada Selasa kemarin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan batal menerapkan mandatory B50 yang sedianya diterapkan pada Semester II 2026.

Airlangga menerangkan mandatory B50 memerlukan kajian berkelanjutan dengan mempertimbangkan selisih harga fuel oil, bahan bakar minyak (BBM), serta harga kelapa sawit domestik dan pasar internasional.

Menurut Airlangga, pemerintah terus menghitung selisih (delta) harga biodiesel, BBM, dan kelapa sawit untuk memastikan kebijakan campuran bahan bakar berjalan seimbang, menjaga pasokan energi, serta stabilitas ekonomi nasional, termasuk industri otomotif, fiskal, dan daya saing nasional.

“Kita akan selalu melihat perbedaan harga antara harga fuel oil, harga BBM, dengan harga kelapa sawit, deltanya berapa. Kajian B50 diteruskan, uji coba otomotif juga lanjut. Jadi kita tergantung pada dinamika harga,” ujarnya.

B50 Terus Dikaji

baca juga

Eniaya menegaskan pemerintah masih terus mengkaji dan melakukan uji coba B50.

"B50 tetap disiapkan seiring dengan roadtest yang sekarang on going," kata Eniaya.

Dia menyebut keputusan akhir apakah mandatori B50 akan tetap diberlakukan atau tidak, akan dipertimbangkan dari hasil uji coba yang dilakukan.

"Jadi keputusan setelah hasil test itu, baru dipertimbangkan apakah akan dimandatorikan atau tidak," kata Eniya.

Keterangan Eniaya itu sejalan dengan penjelasan Airlangga yang menegaskan kebijakan B50 tidak dibatalkan, karena kajian teknis dan uji coba di sektor otomotif tetap dilanjutkan sambil memantau pergerakan harga serta kesiapan industri nasional dari hulu hingga hilir.

Airlangga menyebut persiapan menuju B50 terus dilakukan, namun implementasinya bergantung pada skenario harga yang berkembang, dengan arahan Presiden saat ini tetap menjalankan kebijakan B40.

“Ya, kita siapkan menuju semester kedua, tetapi saat sekarang, dengan skenario harga yang ada, arahan Bapak Presiden tetap B40, namun siap untuk B50,” imbuh Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bertemu KPK, Wamen ESDM Akui Diminta Tetapkan Standar Produk Impor

Usai Bertemu KPK, Wamen ESDM Akui Diminta Tetapkan Standar Produk Impor

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:48 WIB

Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026

Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:17 WIB

Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat

Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 13:22 WIB

Lewat Mandatori B50 dan RDMP Kilang Balikpapan, Bahlil Optimis Indonesia Surplus 4 juta Ton Solar!

Lewat Mandatori B50 dan RDMP Kilang Balikpapan, Bahlil Optimis Indonesia Surplus 4 juta Ton Solar!

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:46 WIB

Bencana Sumatera Jadi Pertimbangan ESDM Terapkan Mandatori B50 di 2026

Bencana Sumatera Jadi Pertimbangan ESDM Terapkan Mandatori B50 di 2026

Bisnis | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:42 WIB

Terkini

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×