- Harga emas Antam 1 gram pada Kamis, 15 Januari 2026, ditetapkan Rp 2.675.000, naik Rp 10.000 dari hari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp 8.000, mencapai Rp 2.521.000 per gram pada hari tersebut.
- Emas dunia menguat mendekati USD 4.615 akibat ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran independensi Federal Reserve.
Meski demikian, penguatan harga emas berpotensi tertahan oleh ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil dalam beberapa bulan ke depan. Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung kurang menarik di tengah suku bunga tinggi.
Data ekonomi AS juga memberikan sinyal campuran. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan tingkat pengangguran AS sedikit menurun menjadi 4,4 persen pada Desember.
Selain itu, data terbaru menunjukkan harga produsen AS mengalami kenaikan tipis pada November, sementara penjualan ritel tumbuh lebih tinggi dari perkiraan pada periode yang sama.
Kombinasi ketegangan geopolitik dan dinamika kebijakan moneter global membuat pergerakan harga emas ke depan diperkirakan tetap volatil, dengan peluang melanjutkan penguatan selama sentimen ketidakpastian masih membayangi pasar global.