Eropa Balas Trump Imbas Konflik Greenland, Perdagangan Produk AS Dibatasi Ketat

M Nurhadi Suara.Com
Minggu, 18 Januari 2026 | 07:39 WIB
Eropa Balas Trump Imbas Konflik Greenland, Perdagangan Produk AS Dibatasi Ketat
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyapa wartawan setibanya di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd/foc]
Baca 10 detik
  • Presiden Trump mengancam tarif 10% pada Februari 2026 terhadap delapan negara Eropa jika Greenland tidak disetujui untuk dijual ke Amerika Serikat.
  • Para pemimpin Uni Eropa menyatakan sikap bersatu menolak intimidasi AS, menegaskan kedaulatan wilayah mereka tanpa terpengaruh ancaman ekonomi.
  • Parlemen Eropa mempertimbangkan penggunaan instrumen anti-pemaksaan perdagangan untuk membatasi akses pasar produk Amerika Serikat sebagai respons konkret.

Alat yang diadopsi pada tahun 2023 ini dirancang khusus untuk melawan upaya pemerasan politik melalui jalur perdagangan.

Jika instrumen ini diaktifkan, Uni Eropa memiliki wewenang untuk:

  • Membatasi partisipasi AS dalam tender pengadaan publik di Eropa.
  • Membatasi izin perdagangan bagi perusahaan-perusahaan Amerika.
  • Menutup akses pasar tunggal Eropa bagi produk-produk tertentu dari AS.

Bernd Lange, Ketua Komite Perdagangan Parlemen Eropa, menegaskan bahwa kebijakan Trump yang menggunakan perdagangan sebagai instrumen paksaan politik telah melewati batas.

Sementara itu, Manfred Weber dari Partai Rakyat Eropa (EPP) mendesak agar seluruh kesepakatan tarif nol bagi produk AS segera dibekukan sebagai bentuk protes atas klaim sepihak terhadap Greenland.

Krisis ini menandai babak baru yang berbahaya dalam hubungan internasional, di mana perdagangan tidak lagi menjadi alat kemakmuran bersama, melainkan menjadi senjata untuk ambisi teritorial dan geopolitik.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI