Banyak Butuh Uang, Pengajuan Pinjol Mulai Marak Terjadi Jelang Ramadan

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 19 Januari 2026 | 12:40 WIB
Banyak Butuh Uang, Pengajuan Pinjol Mulai Marak Terjadi Jelang Ramadan
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol
baca 10 detik
  • Otoritas Jasa Keuangan mencatat peningkatan signifikan dalam penyaluran pinjaman daring menjelang periode Ramadan.
  • Penyaluran pendanaan pinjaman daring periode Ramadan menunjukkan tren pertumbuhan historis positif setiap tahunnya.
  • Pinjaman konsumtif mendominasi pembiayaan pinjol per November 2025, sementara TWP90 meningkat menjadi 4,33 persen.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) menjelang bulan ramadan meningkat. Adapun, tren pembiayaan di industri fintech peer-to-peer lending terus meningkat setiap tahun. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), Agusman, mengatakan pada periode ramadan, penyaluran pendanaan pindar cenderung menunjukkan peningkatan. 

Secara historis, pada periode Ramadan tahun 2024 (Maret 2024), penyaluran pendanaan tumbuh 8,90 persen secara bulanan, sementara periode Ramadan tahun 2025 (Maret 2025) penyaluran pendanaan meningkat 3,80 persen secara bulanan.  

"Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat," ujarnya dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Ilustrasi pinjaman online atau pinjol
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol

Kata dia, penyaluran pendanaan pindar saat ini masih didominasi pendanaan konsumtif. Pada November 2025, jumlah pendanaan konsumtif mencapai Rp 63,63 triliun dengan porsi 67,09 persen dari total pembiyaan industri pindar. 

"Dengan demikian, sektor produktif mencakup 32,91 persen dari total outstanding industri Pindar," jelasnya.

Sementara itu, secara keseluruhan total pinjaman daring per November 2025 tumbuh 25,45 persen, Pada bulan sebelumnya tumbuh 23,86 persen yoy.

Tingkat risiko kredit secara agregat atau yang dikenal dengan Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) melonjak dari sebelumnya 2,76 persen menjadi 4,33 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:32 WIB

Alasan Proof of Reserve (PoR) Penting dalam Bursa Kripto, Ini Penjelasannya

Alasan Proof of Reserve (PoR) Penting dalam Bursa Kripto, Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 19:11 WIB

Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan

Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 13:48 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×