- Otoritas Jasa Keuangan mencatat peningkatan signifikan dalam penyaluran pinjaman daring menjelang periode Ramadan.
- Penyaluran pendanaan pinjaman daring periode Ramadan menunjukkan tren pertumbuhan historis positif setiap tahunnya.
- Pinjaman konsumtif mendominasi pembiayaan pinjol per November 2025, sementara TWP90 meningkat menjadi 4,33 persen.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) menjelang bulan ramadan meningkat. Adapun, tren pembiayaan di industri fintech peer-to-peer lending terus meningkat setiap tahun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), Agusman, mengatakan pada periode ramadan, penyaluran pendanaan pindar cenderung menunjukkan peningkatan.
Secara historis, pada periode Ramadan tahun 2024 (Maret 2024), penyaluran pendanaan tumbuh 8,90 persen secara bulanan, sementara periode Ramadan tahun 2025 (Maret 2025) penyaluran pendanaan meningkat 3,80 persen secara bulanan.
"Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat," ujarnya dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Kata dia, penyaluran pendanaan pindar saat ini masih didominasi pendanaan konsumtif. Pada November 2025, jumlah pendanaan konsumtif mencapai Rp 63,63 triliun dengan porsi 67,09 persen dari total pembiyaan industri pindar.
"Dengan demikian, sektor produktif mencakup 32,91 persen dari total outstanding industri Pindar," jelasnya.
Sementara itu, secara keseluruhan total pinjaman daring per November 2025 tumbuh 25,45 persen, Pada bulan sebelumnya tumbuh 23,86 persen yoy.
Tingkat risiko kredit secara agregat atau yang dikenal dengan Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) melonjak dari sebelumnya 2,76 persen menjadi 4,33 persen.
Baca Juga: Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks