Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:43 WIB
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangg Hartarto. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Menteri Koordinator Perekonomian menanggapi Fitch Ratings memangkas outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
  • Kondisi tersebut dikaitkan dengan ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik yang sedang berlangsung di dunia.
  • Pemerintah akan mengevaluasi peringatan Fitch guna memperkuat fundamental ekonomi, khususnya penerimaan negara melalui Core Tax.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menanggapi keputusan lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang memangkas outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak lepas dari situasi ekonomi global yang sedang diliputi ketidakpastian akibat konflik geopolitik.

Airlangga mengatakan, tekanan terhadap perekonomian global saat ini tidak hanya dipicu oleh penilaian lembaga pemeringkat, tetapi juga oleh eskalasi konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia.

"Pertama, ekonomi dunia semuanya terpengaruh, bukan hanya oleh Fitch, tetapi oleh perang," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (5/3/2026).

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)

Menurut dia, perkembangan konflik global, termasuk yang terjadi di kawasan Timur Tengah, membuat prospek ekonomi dunia saat ini diperkirakan akan mengalami berbagai perubahan.

"Jadi memang dunia ini outlook-nya lagi diperkirakan akan banyak perubahan dengan perkembangan di Timur Tengah," ujarnya.

Meski demikian, Airlangga menyebut posisi kredit Indonesia masih berada pada level layak investasi atau investment grade, sehingga kondisi tersebut dinilai masih relatif terjaga.

"Tetapi yang penting kan Indonesia tetap investment grade," ucapnya.

Ia menambahkan, sejumlah catatan atau peringatan yang disampaikan oleh Fitch akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional.

"Nah, ke depan tentu apa yang menjadi warning Fitch, itu kita pelajari. Itu untuk mengingatkan Indonesia apa yang harus kita pelajari ke depan," kata Airlangga.

Salah satu aspek yang dinilai perlu diperkuat adalah sisi penerimaan negara, terutama melalui peningkatan rasio pajak.

Airlangga mengatakan pemerintah saat ini telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat penerimaan negara, termasuk melalui implementasi sistem administrasi perpajakan baru atau Core Tax.

"Dan tentu beberapa hal yang kita lihat perlu kita perkuat adalah di segi penerimaan," jelasnya.

Menurut dia, sistem Core Tax yang dikembangkan Kementerian Keuangan diharapkan dapat meningkatkan rasio pajak Indonesia dalam jangka menengah.

"Dan oleh karena itu salah satunya adalah dengan Core Tax yang kemarin sudah didorong di Kementerian Keuangan," kata Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB