Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

OJK Minta Perbankan Antisipasi Imbas Rupiah Anjlok

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 20 Januari 2026 | 07:57 WIB
OJK Minta Perbankan Antisipasi Imbas Rupiah Anjlok
Petugas memberikan pelayanan kepada warga usai di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK. [ANTARA FOTO/Hasrul Said/bar]
baca 10 detik
  • OJK mengantisipasi pelemahan rupiah yang telah mencapai Rp16.950 per dolar AS, turun 0,40 persen.
  • Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK meminta industri perbankan melakukan asesmen risiko pasar serius.
  • OJK telah berkomunikasi dengan bank swasta mengenai fluktuasi nilai tukar demi stabilitas sistem keuangan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal mengantisipasi pelemahan rupiah yang terus terjadi. 

Hal ini dikarenakan mata uang garuda sudah anjlok 0,40 persen ke level Rp16.950 per dolar Amerika Serikat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merupakan risiko pasar yang harus diantisipasi secara serius oleh industri perbankan.

"Kita lihat ya, itu kan masuk salah satu risiko pasar yang harus kita hadapi. Jadi saya kira itu harus di-assess individual bank seperti apa," katanya di Gedung DPR, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar AS merupakan salah satu risiko pasar yang melekat pada aktivitas perbankan. 

Dian menekankan, setiap bank bersama otoritas perlu melakukan asesmen menyeluruh atas tantangan tersebut.

"Tentu ada semacam stresnya di mana masing-masing bank juga akan melakukan itu," katanya.

OJK juga sudah berkomunikasi dengan bank-bank termasuk swasta dalam memperketa agar fluktuasi nilai tukar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional.

" Sudah, sudah swasta udah berkomunikasi," tandasnya.

baca juga

Sebagai informasi, nilai tukar terus menunjukkan pelemahan pada hari ini. 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Senin (19/1/2026) ditutup pada level Rp16.955 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk. Alhasil, rupiah melemah 0,40 persen persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp l16.896 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.880 per dolar AS.  

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia rupiah yang mengalami pelemahan terdalam.

Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]

Disusul peso Filipina yang melemah 0,19 persen, won Korea melemah 0,13 persen. Lalu diikuti rupee India melemah 0,12 persen dan dolar Taiwan melemah 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini. Baht Thailand mencatat kenaikan terbesar yakni 0,55 persen. 

Disusul dolar Singapura yang menguat 0,22 persen, yuan China menguat 0,10 persen.

Lalu, yen Jepang menguat 0,05 persen ringgit Malaysia menguat 0,02% dan dolar Hong Kong menguat 0,003 persen terhadap dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 09:46 WIB

Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan

Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 16:25 WIB

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 16:09 WIB

Rupiah Terancam Tembus Rp17.000

Rupiah Terancam Tembus Rp17.000

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 15:53 WIB

Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026

Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

×