Sahamnya Melesat 5.078 Persen, Kapan RLCO Lepas Suspend BEI?

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 13:16 WIB
Sahamnya Melesat 5.078 Persen, Kapan RLCO Lepas Suspend BEI?
Ilustrasi PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) [Suara.com]
baca 10 detik
  • BEI menghentikan sementara perdagangan 10 instrumen (8 saham dan 2 waran) pada 20 Januari 2026 sebagai proteksi investor.
  • Saham RLCO masuk klaster suspensi ketiga, diperkirakan baru dibuka perdagangannya setelah sekitar satu bulan evaluasi.
  • Pasca-suspensi, saham seperti RLCO akan masuk papan pemantauan khusus dengan skema perdagangan Full Call Auction (FCA).

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi memberlakukan mekanisme cooling down dengan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan delapan saham dan dua waran pada Selasa (20/1/2026).

Langkah ini diambil otoritas bursa sebagai bentuk proteksi terhadap investor menyusul terjadinya lonjakan harga yang sangat signifikan secara terus-menerus.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO).

Sebelum digembok, RLCO mencatatkan kenaikan fantastis hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) di level Rp8.700, atau melesat 20% dalam sehari.

Jika diakumulasikan sejak pertama kali IPO, harga saham RLCO sudah naik 5.078%.

Selain RLCO, emiten lain yang turut disuspensi adalah MGNA, IBOS, HOPE, VISI, INDS, BAIK, dan ZATA.

Kapan Suspensi Saham RLCO Dibuka?

Bagi para pemegang saham atau pelaku pasar yang bertanya mengenai kapan perdagangan RLCO akan kembali aktif, perlu dipahami bahwa RLCO telah memasuki klaster suspensi ketiga.

Berdasarkan pola pengawasan transaksi BEI dan preseden kasus serupa, berikut adalah estimasi jadwal pembukaannya:

baca juga
  • Status Suspensi: Ini merupakan penghentian perdagangan ketiga bagi RLCO setelah sebelumnya sempat disuspensi pada pertengahan hingga akhir Desember 2025.
  • Estimasi Waktu: Berbeda dengan saham yang baru terkena suspensi pertama (yang biasanya dibuka keesokan harinya), suspensi ketiga seperti pada RLCO berpotensi memakan waktu lebih lama. Secara historis, durasi penghentian ini bisa mencapai satu bulan tergantung hasil evaluasi bursa terhadap volatilitas transaksi emiten tersebut.

Mekanisme Perdagangan Pasca-Suspensi: Begitu gembok dibuka, saham RLCO dipastikan akan masuk ke dalam papan pemantauan khusus dengan skema perdagangan Full Call Auction (FCA).

Untuk diketahui, otoritas bursa membagi estimasi pembukaan suspensi ke dalam tiga kategori berdasarkan rekam jejak pengawasan:

Klaster Suspensi Pertama (Estimasi Buka: H+1): Saham ZATA, BAIK, VISI, HOPE, dan IBOS diprediksi akan diperdagangkan kembali secara normal pada sesi berikutnya karena baru pertama kali terkena mekanisme cooling down.

Klaster Suspensi Kedua (Estimasi Buka: ±1 Pekan): Saham INDS (Indospring) yang sudah dua kali disuspensi dalam sebulan terakhir diperkirakan akan parkir selama sekitar satu minggu dan akan langsung masuk skema FCA saat dibuka.

Klaster Suspensi Ketiga (Estimasi Buka: ±1 Bulan): Saham RLCO dan MGNA menjalani masa hukuman terlama. Mengingat intensitas lonjakan harga yang dianggap tidak wajar secara berulang, bursa memerlukan waktu evaluasi yang lebih mendalam sebelum melepas status suspensi.

Dampak Bagi Investor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua

Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:13 WIB

BKSL Hadapi Gugatan Pembatalan Perdamaian, Manajemen Bantah Lalai

BKSL Hadapi Gugatan Pembatalan Perdamaian, Manajemen Bantah Lalai

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:25 WIB

Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!

Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×