Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:39 WIB
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Gizi dan pendidikan adalah kesatuan hak yang tidak boleh diadu domba.
  • Nutrisi seimbang terbukti secara ilmiah meningkatkan konsentrasi dan prestasi anak.
  • Program MBG berpotensi besar menggerakkan ekonomi petani lokal dan UMKM.

Suara.com - Alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menjadi sorotan hangat. Meski muncul kekhawatiran bahwa program ini akan membebani sektor pendidikan, sejumlah pakar justru melihatnya sebagai investasi strategis yang saling berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB, Prof. Ahmad Sulaeman, MS, menegaskan bahwa MBG tidak seharusnya diadu domba dengan anggaran pendidikan. Menurutnya, pemenuhan gizi adalah bagian integral dari proses belajar-mengajar.

"Justru ini bagian dari pendidikan. MBG itu bagian dari pendidikan, juga untuk membangun nasionalisme bagaimana mengentaskan kemiskinan," ujar Prof. Ahmad. Ia menambahkan bahwa secara ilmiah, asupan gizi seimbang terbukti meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan performa akademik siswa secara stabil.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus, mengkritik narasi yang memisahkan antara pemenuhan gizi dan pendidikan. Ia menilai anak tidak akan bisa menyerap pelajaran dengan optimal jika perutnya kosong.

"Negara wajib melihat nutrisi dan pendidikan sebagai satu kesatuan hak konstitusional yang tidak dapat dipisahkan. Kalau pondasinya rapuh, hasil pendidikannya juga akan rapuh," tegas Iskandar.

Program serupa sebenarnya telah lama sukses dijalankan di negara maju seperti Amerika Serikat melalui School Breakfast Program. Selain mendukung kesehatan siswa, program MBG diyakini akan menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal.

Sektor UMKM, petani, dan produsen pangan lokal dapat terlibat langsung dalam rantai pasok, sehingga intervensi gizi ini tidak hanya mencetak generasi pintar, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025

Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:30 WIB

Dilema Peran Guru: Antara Profesionalitas dan Kedekatan Emosional

Dilema Peran Guru: Antara Profesionalitas dan Kedekatan Emosional

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:15 WIB

Program Makan Bergizi Gratis dan Negara yang Terlalu Cepat Merasa Menolong

Program Makan Bergizi Gratis dan Negara yang Terlalu Cepat Merasa Menolong

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB