Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB
Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar
Ilustrasi pembuatan emas (jresources.com)
  • Pasar modal Indonesia mengalami aksi beli masif pada sektor pertambangan logam mulia pada Senin, 26 Januari 2026.
  • Kenaikan saham emiten emas dipicu rekor harga emas dunia yang melampaui US$ 5.000 per troy ons.
  • Dampak kenaikan global menyebabkan harga emas fisik Antam di dalam negeri naik menjadi Rp 2,917 juta per gram.

Suara.com - Pasar modal Indonesia diramaikan oleh aksi beli masif pada sektor pertambangan logam mulia pada sesi I perdagangan, Senin (26/1/2026).

Sejumlah saham emiten emas mencatatkan kenaikan signifikan, menyusul pecahnya rekor sejarah harga emas dunia yang berhasil melampaui level psikologis US$ 5.000 per troy ons pada pagi ini.

Berdasarkan data pasar dari Stockbit, euforia investor terlihat jelas pada beberapa emiten unggulan yang mencatatkan pertumbuhan dua digit hanya dalam waktu setengah hari perdagangan.

Daftar Saham Emas yang Melambung Tinggi

Kenaikan harga komoditas global menjadi angin segar bagi performa saham-saham berikut, berdasarkan pantauan via Stockbit pukul 11.00 WIB.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Menjadi pemimpin penguatan dengan lonjakan drastis sebesar 16%, membawa harga sahamnya ke level Rp 7.200.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Emiten pelat merah ini melejit 13,52% dan parkir di posisi Rp 4.870 per lembar saham.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Saham ini melambung di harga Rp 1.320.

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI): Turut menanjak 5,43% ke level Rp 2.040.

Pemicu utama reli saham dalam negeri adalah pergerakan harga emas di pasar spot dunia yang terus mendaki hingga menyentuh angka US$ 5.087 per troy ons. Lompatan harga ini merupakan kelanjutan dari tren bullish masif yang terjadi sejak tahun lalu.

Ketidakpastian geopolitik menjadi faktor dominan yang memaksa investor mengalihkan aset mereka ke instrumen safe-haven.

Salah satu isu yang paling menyita perhatian pasar saat ini adalah memanasnya gesekan diplomatik antara Amerika Serikat dan NATO terkait sengketa wilayah Greenland.

Kondisi ini memperburuk sentimen risiko global, sehingga emas menjadi pilihan utama untuk melindungi nilai aset.

Pada perdagangan hari ini, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga terpantau menguat di level US$ 5.024,60 per ons, menandakan ekspektasi pasar akan harga yang masih tetap tinggi dalam jangka menengah.

Dampak ke Pasar Lokal: Emas Antam dan Pegadaian Ikut Naik

Lonjakan harga di pasar global langsung berdampak pada harga emas fisik di dalam negeri. Tercatat, harga emas batangan produksi Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 30.000, sehingga kini dibanderol di angka Rp 2,917 juta per gram.

Kondisi serupa juga terlihat pada produk emas lainnya di pasar domestik. Harga emas cetakan Galeri 24 yang dipasarkan di Pegadaian serta emas UBS kompak menunjukkan tren serupa, mengikuti jejak kenaikan harga emas dunia yang kian tak terbendung.


DISCLAIMER: Pergerakan harga saham dan komoditas emas memiliki volatilitas yang tinggi dan dipengaruhi oleh sentimen geopolitik global yang dinamis. Kenaikan harga emas dunia dan saham emiten terkait di masa lalu tidak menjamin hasil yang sama di waktu mendatang. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berita dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya

Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:42 WIB

Tahun 2026 Belum Ada Sebulan, Harga Emas Sudah Naik 16 Persen

Tahun 2026 Belum Ada Sebulan, Harga Emas Sudah Naik 16 Persen

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:11 WIB

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB