Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 11:39 WIB
Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kiri) didampingi Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar (kedua kiri). [Antara]
  • Kementerian PU mempercepat penanganan pascabencana Aceh secara terpadu lintas sektor sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Sektor Sumber Daya Air fokus pembenahan bendung, penguatan sungai, dan penyediaan air sementara melalui sumur bor.
  • Pembersihan sarana publik serta pembangunan puskesmas darurat dan hunian terpadu dilakukan untuk layanan dasar.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan pascabencana di Provinsi Aceh secara terpadu. Langkah ini dilakukan lintas sektor mulai dari Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, hingga Prasarana Strategis guna mempercepat pemulihan layanan dasar pascabencana Sumatera.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan penanganan infrastruktur pascabencana dilakukan secara simultan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Penanganan ini harus segera kita kerjakan bersama-sama dan serentak supaya pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hal ini sesuai dengan dengan arahan Presiden Prabowo, tidak boleh ada satu pun kabupaten dan kota yang terisolir,” kata Dody dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Pada sektor Sumber Daya Air, Kementerian PU memfokuskan penanganan pada pembenahan bendung, pengamanan sungai, serta pengendalian sedimen.

Sejumlah bendung dilaporkan terdampak akibat sungai yang melebar dan mendangkal, sehingga berpotensi mengganggu suplai air irigasi.

Selain itu, pengendalian sungai dilakukan melalui pembangunan dan penguatan sabo dam di wilayah hulu.

Proteksi tanggul juga dilakukan untuk mencegah pelebaran sungai yang dapat mengancam permukiman maupun infrastruktur di sekitarnya.

“Sementara waktu kita akan menggunakan sumur bor untuk mengalirkan air secara temporary bagi kebutuhan masyarakat. Tetapi di waktu bersamaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan mempercepat proses pembenahan bendung yang terdampak bencana, termasuk dengan intake SPAM," jelas Dody.

Kementerrian PU lakukan normalisasi sedimenta pascabencana di Sumut. [Pu.go.id]
Kementerrian PU lakukan normalisasi sedimenta pascabencana di Sumut. [Pu.go.id]

Pihaknya menyatakan, dikerjakan secara simultan supaya tidak saling menunggu dan harapannya dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya bisa selesai semua.

Sementara di sektor Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Kementerian PU juga telah melakukan pembersihan sarana fasilitas umum yang terdampak. Mulai dari tempat ibadah, sarana kesehatan, sekolah, hingga fasilitas publik lainnya.

Tak hanya itu, Kementerian PU juga membangun fasilitas pelayanan publik berupa puskesmas darurat dan kawasan rumah hunian terpadu untuk masyarakat terdampak.

Puskesmas darurat tersebut dibangun secara modular dan dilengkapi fasilitas pelayanan kesehatan dasar hingga rawat inap. Dengan begitu, fasilitas ini bisa segera difungsikan untuk melayani warga terdampak bencana.

Sedangkan kawasan hunian terpadu dilengkapi fasilitas pendukung, seperti ruang komunal dan area bermain. Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang aktivitas sosial masyarakat selama masa pemulihan.

Dody menyebut seluruh penanganan infrastruktur pascabencana dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak boleh ada wilayah yang terisolir dan tidak boleh ada layanan dasar masyarakat yang terhenti. Kita bangun kembali Aceh dengan lebih baik, lebih aman, dan lebih tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Penanganan Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Arie Setiadi Moerwanto menambahkan, Kementerian PU telah siap memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menurut Arie, tahapan tersebut akan dilakukan dengan mengintegrasikan infrastruktur dasar di bidang konektivitas, sumber daya air, hingga sarana prasarana strategis.

Dia menambahkan, Direktorat Jenderal Bina Marga menerapkan design and build, sementara Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menerapkan desain cepat. Sementara Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Prasarana Strategis menerapkan sesuai kebutuhan.

"Seluruh direktorat jenderal telah mengumpulkan data dalam 3 bulan terakhir dan kami akan mengintegrasikan kesiapan kami dalam mencapai build back better,” pungkas Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:53 WIB

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 12:41 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:51 WIB

Tangani Bencana di Sumatera, Kementerian PU Sudah Kerahkan 1.709 Alat Berat

Tangani Bencana di Sumatera, Kementerian PU Sudah Kerahkan 1.709 Alat Berat

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:31 WIB

Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih

Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:51 WIB

Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau

Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:59 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB