Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih

Kamis, 08 Januari 2026 | 13:51 WIB
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Ist)
Baca 10 detik
  • Kementerian PU menangani banjir bandang susulan di Kabupaten Agam pada Rabu (31/12/2025) yang memutus jalur utama.
  • Penanganan difokuskan pada pemulihan konektivitas jalan, sumber daya air, serta penyediaan sanitasi bagi masyarakat terdampak.
  • Sejak 1 Januari 2026, alat berat dikerahkan bersama Pemkab Agam, TNI-Polri, serta fasilitas pendukung logistik telah dimobilisasi.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan bencana banjir bandang susulan yang melanda Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Banjir bandang kembali terjadi pada Rabu (31/12/2025) dan menerjang Jorong Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Peristiwa tersebut berdampak pada jalur penghubung Pasar Maninjau–Lubuk Alung yang sempat terputus akibat longsor susulan di kawasan Kelok 28.

Material longsoran menutup badan jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat setempat.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan kementeriannya bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung penanganan bencana di Kabupaten Agam, terutama pada sektor jalan dan jembatan, sumber daya air, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian terpenuhi,” kata Dody dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Sejak Kamis (1/1/2026), alat berat dan personel tanggap darurat Kementerian PU bersama Pemerintah Kabupaten Agam serta TNI-Polri telah bekerja di lokasi terdampak.

Upaya difokuskan pada pembukaan jalur yang tertutup material longsoran agar dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menjelaskan potensi longsor susulan masih cukup tinggi, khususnya di kawasan Kelok 28 yang masih menyimpan banyak material longsoran.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Marak, Ancaman Banjir Bandang Datang

Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Agam serta aparat di lapangan guna memastikan proses penanganan berjalan aman dan efektif.

“Saat ini, dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit alat dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten,dan rencana BWS akan menambah 2 alat berat di rencanakan 1unit akan datang pada tgl 3 januari 2026 satunya lagi 6 januari 2026” kata Naryo.

Selain penanganan akses jalan, masyarakat terdampak di Kecamatan Tanjung Raya juga telah dipindahkan ke hunian sementara atau huntara di Palembayan, Kabupaten Agam.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dari ancaman bencana lanjutan.

Kementerian PU turut memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTA) serta 5 unit hidran umum guna mendukung kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan dan sanitasi warga terdampak.

Dukungan penanganan banjir bandang susulan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian upaya Kementerian PU dalam menangani bencana di Kabupaten Agam.

Sejak akhir November 2025, kementerian tersebut terus memperkuat penanganan bencana di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatra Barat.

Kementerian PU tangani banjir bandang susulan di Kabupaten Agam, Sumbar. [Pu.go.id]
Kementerian PU tangani banjir bandang susulan di Kabupaten Agam, Sumbar. [Pu.go.id]

Secara keseluruhan, hingga 30 Desember 2025, Kementerian PU telah menyiagakan 341 unit alat berat dalam penanganan kebencanaan di Sumatra Barat.

Jumlah tersebut terdiri dari 114 unit alat PU dan 227 unit alat dari mitra BUMN.

Selain itu, sebanyak 7 unit Jembatan Bailey juga telah dimobilisasi, dengan rincian 6 unit telah terpasang dan 1 unit lainnya masih dalam proses pemasangan.

Pada sektor air bersih dan sanitasi, Kementerian PU menyiagakan 1 unit IPA Mobile, 18 unit mobil tangki air, 8 unit biority, 105 unit hidran umum, serta 14 unit toilet portable.

Dukungan bahan kebencanaan turut diperkuat melalui penyediaan 2.050 unit material yang terdiri dari 1.240 unit geobag dan 810 unit bronjong kawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI