Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

IHSG Menguat Tipis, Emiten Tambang Emas Berjaya

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 17:15 WIB
IHSG Menguat Tipis, Emiten Tambang Emas Berjaya
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG ditutup menguat tipis 0,27 persen mencapai level 8.975 pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026.
  • Sektor basic materials menopang penguatan indeks, sementara sektor energi menjadi pemberat utama karena koreksi.
  • Rupiah menguat terhadap dolar AS ke Rp16.782, didukung pelemahan indeks dolar menjelang pertemuan The Fed.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menguat tipis pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, setelah sempat bergerak di dua arah sepanjang sesi perdagangan. IHSG ditutup menguat tipis 0,27 persen ke level 8.975.

Seperti dilansir riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG terutama ditopang oleh kinerja saham sektor basic materials yang mencatatkan kenaikan terbesar seperti emiten ANTM, ARCI, dan EMAS, seiring terdongkraknya harga sejumlah komoditas global

Di sisi lain, sektor energi justru menjadi pemberat indeks setelah mencatatkan koreksi terdalam.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pelemahan sektor energi dipicu oleh tekanan pada saham-saham seperti BUMI, PTRO, dan DEWA.

Koreksi ini disinyalir berkaitan dengan langkah pelaku pasar yang mengantisipasi pengumuman metodologi perhitungan free-float saham di Indonesia oleh MSCI.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi. Indikator Stochastic RSI tercatat berada di area oversold, namun belum menunjukkan sinyal pembalikan arah (reversal).

Sementara itu, histogram negatif pada indikator MACD terlihat melebar, mengindikasikan tekanan yang masih membayangi pergerakan indeks.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan masih akan bergerak terbatas dalam rentang support di level 8.850 dan resistance di area 9.100, dengan pivot di level 8.950.

Dari pasar mata uang, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat ke level Rp16.782 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS menjelang pertemuan The Fed pekan ini, serta meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dengan sejumlah negara.

Sementara itu, harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi baru dan diperdagangkan mendekati USD 5.100 per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian politik dan perdagangan global.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 52,90 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 36,46 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,73 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 282 saham bergerak naik, sedangkan 448 saham mengalami penurunan, dan 228 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, JAST, MPIX, BBRM, ALKA, LMPI, GTRA, ELPI, KICI, ELSA, EMAS, AMAG, ANTM.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AMAN, ESTI, INET, MINA, PUDP, KIOS, KRYA, TRIN, UANG, GTSI, PSKT.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boy Thohir Mau Cari Cuan di Bursa Hong Kong Lewat Rencana IPO EMAS

Boy Thohir Mau Cari Cuan di Bursa Hong Kong Lewat Rencana IPO EMAS

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 16:05 WIB

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 14:26 WIB

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB