XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?

M Nurhadi

Senin, 26 Januari 2026 | 20:17 WIB
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]
baca 10 detik
  • Harga aset kripto XRP turun drastis di bawah US$2 akibat perpindahan aset besar ke bursa dan sentimen pasar global.
  • Total cadangan XRP di bursa utama seperti Binance dan Upbit naik signifikan, mengindikasikan potensi tekanan jual lanjutan.
  • Arus keluar ETF Spot XRP terjadi pada Januari 2026, dipicu oleh isu geopolitik yang memengaruhi pasar Amerika Serikat.

Suara.com - Bursa kripto diguncang ketidakpastian setelah aset digital Ripple, XRP, mengalami penurunan harga hingga di bawah level psikologis US$2.

Koreksi tajam ini hampir menghapus seluruh keuntungan yang sempat diraih sejak awal tahun 2026.

Fenomena ini diperparah oleh data on-chain yang menunjukkan perpindahan aset XRP dalam jumlah besar ke berbagai bursa (exchange) utama, yang memicu kekhawatiran akan adanya tekanan jual lanjutan.

Pelemahan ini sejalan dengan kondisi pasar global yang sedang dalam posisi risk-off akibat meningkatnya tensi geopolitik, memaksa investor untuk keluar dari aset berisiko.

Lonjakan Cadangan XRP di Exchange: Sinyal Bahaya?

Berdasarkan data terbaru dari CryptoQuant, terdapat peningkatan drastis pada saldo XRP di platform besar seperti Binance dan Upbit selama Januari 2026.

Saat ini, total cadangan XRP di bursa telah mencapai hampir 10% dari seluruh suplai yang beredar.

Beberapa poin penting dari aktivitas bursa meliputi:

  • Binance: Saldo tercatat mencapai 2,72 miliar XRP.
  • Upbit: Menyimpan hampir 6,3 miliar XRP. Terlihat korelasi terbalik yang kuat di sini; ketika cadangan di Upbit naik, harga XRP justru merosot dari US$2,40 ke US$1,83, menunjukkan besarnya pengaruh trader asal Korea Selatan.
  • Aktivitas Whale: Indikator Whale Exchange Transactions menunjukkan bahwa pemegang skala besar (whale) aktif memindahkan koin mereka ke bursa, yang biasanya menjadi indikasi persiapan untuk melakukan penjualan.

Setelah sempat mencatat performa gemilang sejak peluncurannya di November 2025, instrumen ETF Spot XRP mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

baca juga

Untuk pertama kalinya, tercatat arus keluar (outflow) yang signifikan pada Januari 2026.

Penarikan dana terbesar terjadi pada 20 Januari dengan nilai mencapai US$53,32 juta, didominasi oleh produk GXRP milik Grayscale.

Aksi jual institusional ini ditengarai merupakan reaksi atas kebijakan tarif Presiden Trump terhadap negara-negara NATO, yang memicu guncangan pada pasar keuangan Amerika Serikat.

Meski demikian, secara akumulatif, arus masuk bersih ETF XRP masih bertahan di angka US$1,23 miliar per 23 Januari.

Meski dibayangi risiko jatuh ke bawah US$1 jika level *support* US$1,88 tertembus, masih ada optimisme bagi masa depan XRP.

Laporan dari Token Relations mencatat adanya fenomena unik di akhir tahun 2025 dan awal 2026, di mana terjadi rotasi modal institusional dari Bitcoin ke XRP.

Proyeksi Harga: Bertahan atau Tumbang?

Saat ini, fokus utama para analis tertuju pada level ambang batas US$1,88.

  • Skenario Bullish: Jika XRP mampu bertahan di atas level ini dan arus masuk ETF kembali positif, potensi untuk menguji kembali level US$2,40 tetap terbuka lebar.
  • Skenario Bearish: Sebaliknya, jika harga menembus di bawah support tersebut, XRP berisiko terseret lebih dalam menuju level US$1,25 atau bahkan di bawah US$1.


Desclaimer: Investasi pada aset kripto seperti XRP memiliki volatilitas harga yang sangat tinggi. Pergerakan pasar dipengaruhi secara drastis oleh berita geopolitik, regulasi, dan aktivitas teknis on-chain. Artikel ini disusun sebagai referensi berita dan bukan merupakan saran investasi atau instruksi jual-beli. Harap lakukan riset mendalam dan gunakan manajemen risiko yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?

Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:50 WIB

Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu

Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:39 WIB

Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian

Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian

Video | Kamis, 22 Januari 2026 | 12:22 WIB

OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald

OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:18 WIB

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB

CFX Optimistis Industri Kripto Tumbuh Positif di 2026

CFX Optimistis Industri Kripto Tumbuh Positif di 2026

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 20:41 WIB

Terkini

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:42 WIB

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 18:41 WIB

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Video | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 18:37 WIB

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:34 WIB

Melodi yang Terlambat Didengar

Melodi yang Terlambat Didengar

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:33 WIB

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

×