Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?

M Nurhadi

Senin, 26 Januari 2026 | 20:17 WIB
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]
  • Harga aset kripto XRP turun drastis di bawah US$2 akibat perpindahan aset besar ke bursa dan sentimen pasar global.
  • Total cadangan XRP di bursa utama seperti Binance dan Upbit naik signifikan, mengindikasikan potensi tekanan jual lanjutan.
  • Arus keluar ETF Spot XRP terjadi pada Januari 2026, dipicu oleh isu geopolitik yang memengaruhi pasar Amerika Serikat.

Suara.com - Bursa kripto diguncang ketidakpastian setelah aset digital Ripple, XRP, mengalami penurunan harga hingga di bawah level psikologis US$2.

Koreksi tajam ini hampir menghapus seluruh keuntungan yang sempat diraih sejak awal tahun 2026.

Fenomena ini diperparah oleh data on-chain yang menunjukkan perpindahan aset XRP dalam jumlah besar ke berbagai bursa (exchange) utama, yang memicu kekhawatiran akan adanya tekanan jual lanjutan.

Pelemahan ini sejalan dengan kondisi pasar global yang sedang dalam posisi risk-off akibat meningkatnya tensi geopolitik, memaksa investor untuk keluar dari aset berisiko.

Lonjakan Cadangan XRP di Exchange: Sinyal Bahaya?

Berdasarkan data terbaru dari CryptoQuant, terdapat peningkatan drastis pada saldo XRP di platform besar seperti Binance dan Upbit selama Januari 2026.

Saat ini, total cadangan XRP di bursa telah mencapai hampir 10% dari seluruh suplai yang beredar.

Beberapa poin penting dari aktivitas bursa meliputi:

  • Binance: Saldo tercatat mencapai 2,72 miliar XRP.
  • Upbit: Menyimpan hampir 6,3 miliar XRP. Terlihat korelasi terbalik yang kuat di sini; ketika cadangan di Upbit naik, harga XRP justru merosot dari US$2,40 ke US$1,83, menunjukkan besarnya pengaruh trader asal Korea Selatan.
  • Aktivitas Whale: Indikator Whale Exchange Transactions menunjukkan bahwa pemegang skala besar (whale) aktif memindahkan koin mereka ke bursa, yang biasanya menjadi indikasi persiapan untuk melakukan penjualan.

Setelah sempat mencatat performa gemilang sejak peluncurannya di November 2025, instrumen ETF Spot XRP mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Untuk pertama kalinya, tercatat arus keluar (outflow) yang signifikan pada Januari 2026.

Penarikan dana terbesar terjadi pada 20 Januari dengan nilai mencapai US$53,32 juta, didominasi oleh produk GXRP milik Grayscale.

Aksi jual institusional ini ditengarai merupakan reaksi atas kebijakan tarif Presiden Trump terhadap negara-negara NATO, yang memicu guncangan pada pasar keuangan Amerika Serikat.

Meski demikian, secara akumulatif, arus masuk bersih ETF XRP masih bertahan di angka US$1,23 miliar per 23 Januari.

Meski dibayangi risiko jatuh ke bawah US$1 jika level *support* US$1,88 tertembus, masih ada optimisme bagi masa depan XRP.

Laporan dari Token Relations mencatat adanya fenomena unik di akhir tahun 2025 dan awal 2026, di mana terjadi rotasi modal institusional dari Bitcoin ke XRP.

Proyeksi Harga: Bertahan atau Tumbang?

Saat ini, fokus utama para analis tertuju pada level ambang batas US$1,88.

  • Skenario Bullish: Jika XRP mampu bertahan di atas level ini dan arus masuk ETF kembali positif, potensi untuk menguji kembali level US$2,40 tetap terbuka lebar.
  • Skenario Bearish: Sebaliknya, jika harga menembus di bawah support tersebut, XRP berisiko terseret lebih dalam menuju level US$1,25 atau bahkan di bawah US$1.


Desclaimer: Investasi pada aset kripto seperti XRP memiliki volatilitas harga yang sangat tinggi. Pergerakan pasar dipengaruhi secara drastis oleh berita geopolitik, regulasi, dan aktivitas teknis on-chain. Artikel ini disusun sebagai referensi berita dan bukan merupakan saran investasi atau instruksi jual-beli. Harap lakukan riset mendalam dan gunakan manajemen risiko yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?

Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:50 WIB

Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu

Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:39 WIB

Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian

Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian

Video | Kamis, 22 Januari 2026 | 12:22 WIB

OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald

OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:18 WIB

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB

CFX Optimistis Industri Kripto Tumbuh Positif di 2026

CFX Optimistis Industri Kripto Tumbuh Positif di 2026

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 20:41 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB