Dolar Masih Kuat, Rupiah Melemah Tipis ke Level Rp16.963

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:46 WIB
Dolar Masih Kuat, Rupiah Melemah Tipis ke Level Rp16.963
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah pada Selasa (20/1/2026) di level Rp16.963 per dolar AS, terpuruk 0,04% dari penutupan sebelumnya.
  • Mata uang Asia lainnya bervariasi; Won Korea Selatan menguat terbesar 0,51% dibandingkan mata uang regional lain.
  • Analis memprediksi pelemahan rupiah terbatas karena investor menanti hasil RDGBI serta mencermati isu domestik.

Suara.com - Nilai tukar masih betah di zona merah pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (20/1/2026) dibuka pada level Rp16.963 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk. Alhasil, rupiah melemah 0,04 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp16.956 dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.981 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,51 persen.

Selanjutnya, ada baht Thailand yang melesat 0,43 persen dan peso Filipina yang menanjak 0,23 persen.

Disusul, yen Jepang yang terkerek 0,11 persen. Berikutnya, dolar Hongkong yang naik 0,02 persen dan dolar Singapura terlihat menguat tipis 0,008 persen di pagi ini.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah akan bersifat terbatas.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi melemah terbatas, investor menantikan hasil RDGBI sore ini," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, walau dolar AS sendiri masih tertekan, namun rupiah juga terbebani banyak hal. Salah satunya kekuatiran defisit anggaran dan prospek pemangkasan suku bunga BI.

"Kekuatiran independensi BI juga kembali muncul setelah pencalonan keponakan Prabowo sebagai deputi gubernur BI. Range 16.900-17.000," bebernya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terancam Tembus Rp17.000

Rupiah Terancam Tembus Rp17.000

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 15:53 WIB

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 10:48 WIB

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:55 WIB

Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832

Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:15 WIB

Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798

Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:52 WIB

PTPP Baru Bisa Lunasi Utang Bank Rp13,3 Triliun Hingga 2041

PTPP Baru Bisa Lunasi Utang Bank Rp13,3 Triliun Hingga 2041

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:51 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:47 WIB

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:46 WIB

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:45 WIB

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 15:40 WIB

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:39 WIB

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:36 WIB

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:34 WIB

×