Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:41 WIB
Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
  • Pada Rabu 28 Januari 2026, harga Brent turun tipis, sedangkan WTI AS naik karena gangguan pasokan akibat badai musim dingin.
  • Badai hebat AS melumpuhkan energi, menyebabkan produksi minyak nasional turun 15 persen serta menghentikan ekspor wilayah Teluk Minggu lalu.
  • Kekhawatiran pasokan didukung ketegangan Timur Tengah; OPEC+ diprediksi mempertahankan produksi minyak tidak naik pada Maret mendatang.

Suara.com - Harga minyak bergerak variatif pada Rabu 28 Januari 2026. Brent mengalami sedikit penurunan, sementara minyak mentah AS (WTI) justru merangkak naik.

Gejolak harga ini dipicu oleh kekhawatiran pasokan setelah badai musim dingin mengganggu produksi minyak mentah dan menghentikan aktivitas ekspor di kawasan Teluk (Gulf Coast) akhir pekan lalu.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 6 sen, atau 0,1 persen menjadi 67,51 dolar AS per barel pada pukul 01.22 GMT (08.22 WIB).

Namun sebaliknya, minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 4 sen, atau 0,1 persen, menjadi 62,43 dolar AS per barel. Kedua indeks acuan tersebut melonjak sekitar 3 persen pada hari Selasa.

Badai hebat yang menerjang Amerika Serikat dilaporkan telah melumpuhkan sektor energi, menyebabkan produksi minyak nasional anjlok sekitar 15 persen atau setara 2 juta barel per hari.

Kerusakan pada infrastruktur energi dan jaringan listrik tersebut bahkan menghentikan total seluruh aktivitas ekspor minyak mentah maupun LNG dari wilayah pantai Teluk AS pada hari Minggu lalu.

Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)

"Dampak gelombang dingin di AS dan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Kazakhstan mendukung harga, tetapi begitu kekhawatiran pasokan mereda, tekanan jual kemungkinan akan kembali," kata Toshitaka Tazawa, seorang analis di Fujitomi Securities.

Menurutnya, harga minyak WTI diprediksi akan stabil di angka 60 dolar AS per barel. Hal ini disebabkan oleh adanya keseimbangan antara perkiraan kelebihan stok global tahun ini dengan risiko konflik geopolitik di Timur Tengah.

Sementara itu, pemulihan operasional di ladang minyak Tengiz, Kazakhstan, diperkirakan berjalan lamban pascainsiden kebakaran dan gangguan listrik; produksi normal diprediksi belum akan mencapai 50 persen hingga awal Februari mendatang.

Terminal Laut Hitam milik CPC kini telah beroperasi normal kembali dengan kapasitas penuh setelah proses perbaikan fasilitas tambat selesai dilakukan.

Namun demikian, ketegangan di Timur Tengah memanas seiring tibanya kapal induk AS di kawasan tersebut.

Kehadiran militer ini memberikan ruang bagi pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan pertahanan atau memulai aksi militer terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan global.

Aliansi OPEC+ dilaporkan akan mempertahankan kebijakan untuk tidak menaikkan produksi minyak pada bulan Maret mendatang. Keputusan ini rencananya akan diresmikan dalam pertemuan awal Februari.

Terdapat perbedaan data mengenai cadangan energi Amerika Serikat. Survei Reuters memprediksi adanya kenaikan stok minyak dan bensin, namun data terbaru dari American Petroleum Institute justru menunjukkan hasil sebaliknya; stok minyak mentah dan bensin mengalami penurunan, sementara produk sulingan justru meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 11:49 WIB

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 18:03 WIB

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB

Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai

Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 07:39 WIB

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:27 WIB

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:53 WIB

Terkini

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:33 WIB

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB